Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Yuan Menguat Terhadap Dolar, Saham Hongkong Melemah

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 20 November 2015 | 09:18 WIB
Yuan Menguat Terhadap Dolar, Saham Hongkong Melemah
Ilustrasi Yuan Tiongkok. (Shutterstock)

Suara.com - Yuan Cina kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam pembukaan pasar, Jumat (20/11/2015). Meski naik tipis, penguatan ini bisa dikatakan sebagai 'prestasi'.

Yuan diperdagangkan di perdagangan valuta asing senilai 6,3780 yuan perdolar AS. Di pasar spot valuta asing Cina, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Tingkat paritas tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank setiap hari kerja.

Namun penguatan yuan ini tidak dialami oleh bursa saham negara persemakmurannya, Hongkong. Bursa saham Hong Kong melemah pada awal perdagangan. Ini disebabkan reli hari sebelumnya yang dipicu oleh prospek positif Federal Reserve atas ekonomi AS memberi jalan untuk ambil untung.

Indeks acuan Hang Seng melemah 0,30 persen atau 66,74 poin menjadi diperdagangkan pada 22.433,48.

Tetapi di Shanghai, indeks komposit naik tipis 0,10 persen atau 3,73 poin menjadi diperdagangkan pada 3.620,79, sedangkan indeks komposit Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, bertambah 0,41 persen atau 9,32 poin menjadi 2.266,53. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurs Rupiah Menguat 63 Poin Kamis Sore Tadi

Kurs Rupiah Menguat 63 Poin Kamis Sore Tadi

Bisnis | Kamis, 19 November 2015 | 18:08 WIB

Rupiah Selasa Pagi Ini Menguat 53 Poin

Rupiah Selasa Pagi Ini Menguat 53 Poin

Bisnis | Selasa, 17 November 2015 | 10:43 WIB

Dolar As Menguat Didukung Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Dolar As Menguat Didukung Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Selasa, 17 November 2015 | 08:20 WIB

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Melemah 47 Poin

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Melemah 47 Poin

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 10:41 WIB

Kurs Dolar AS Menurun Terhadap Sebagian Besar Mata Uang Dunia

Kurs Dolar AS Menurun Terhadap Sebagian Besar Mata Uang Dunia

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 06:49 WIB

Dolar Kembali Turun karena Proses Ambil Untung

Dolar Kembali Turun karena Proses Ambil Untung

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 05:30 WIB

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 18 Poin

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 18 Poin

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 11:45 WIB

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 06:28 WIB

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 10:05 WIB

Selasa Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis 10 Poin

Selasa Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis 10 Poin

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 11:19 WIB

Terkini

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

×