Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 13 Juli 2026 | 13:41 WIB
Indonesia Bersiap Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Bisa Makin Melambung
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia memantau ketegangan geopolitik di Selat Hormuz karena wilayah tersebut merupakan episentrum penentu harga minyak dunia.
  • Konflik di Selat Hormuz menyebabkan harga minyak mentah Brent dan WTI kembali melonjak setelah sempat mengalami tren penurunan.
  • Iran memperluas tekanan militer dengan melarang kapal logistik komersial melintasi jalur perairan sekitar garis pantai Oman tersebut.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus memantau secara ketat eskalasi ketegangan geopolitik yang kembali mendidih di kawasan Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz.

Jalur pelayaran logistik strategis tersebut dinilai menjadi faktor krusial yang menentukan arah pergerakan harga minyak mentah dunia ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pergerakan situasi di perairan Teluk tersebut dipantau secara berkala dari waktu ke waktu karena dampaknya yang sensitif bagi perekonomian.

"Ya kan kita monitor saja kan, tiap minggu up and down," ujar Airlangga saat memberikan keterangan di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (13/7/2026).

Saat dimintai tanggapan mengenai seberapa besar pengaruh konflik di Selat Hormuz terhadap gejolak energi global, Airlangga secara lugas menyebut wilayah tersebut merupakan episentrum penentu harga. "Harga minyak tergantung Selat Hormuz," tegasnya.

Harga Minyak Berbalik Melonjak

Situasi memanas ini langsung memutus tren penurunan harga minyak bumi yang sempat terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Di pasar komoditas, harga minyak mentah jenis Brent dilaporkan terkerek naik ke level US$78,99 per barel, sementara minyak mentah standar AS, West Texas Intermediate (WTI), merangkak naik ke posisi US$73,87 per barel.

Sebelumnya, harga minyak sempat melunak berkat upaya Pemerintah Amerika Serikat yang meyakinkan pelaku pasar bahwa jalur distribusi energi global di kawasan tersebut masih berada dalam kondisi aman.

baca juga

Pendiri sekaligus Presiden Rapidan Energy Group, Bob McNally, menilai koreksi turunnya harga pada beberapa waktu lalu memang murni dipengaruhi oleh jaminan dari Presiden AS Donald Trump terkait kelancaran lalu lintas kapal-kapal tanker.

Namun, kekhawatiran pelaku pasar kembali mencuat setelah Iran dilaporkan memperluas tekanan militernya. Teheran secara terbuka memperingatkan industri pelayaran internasional agar tidak mencoba mencari celah melalui rute alternatif.

Bahkan, pihak Iran melarang keras kapal-kapal logistik komersial untuk melintasi jalur perairan luar yang berada di sepanjang garis pantai Oman, yang kian mempersempit ruang gerak distribusi logistik global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:46 WIB

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

AS Target 2 Kota Besar di Khuzestan, Jantung Minyak Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 08:33 WIB

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

Harga Minyak Dunia Meroket Menyusul Serangan Udara Beruntun Antara Militer AS dan Iran

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:57 WIB

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

Pangkalan Militer AS di Teluk Jadi Sasaran Serangan Rudal dari Pasukan Iran, Selat Hormuz Ditutup

News | Senin, 13 Juli 2026 | 07:29 WIB

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Harga Minyak Naik 3 Persen Imbas Perang Iran-AS Kembali Memanas

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:22 WIB

Terkini

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Pemerintah Kaji Harga Khusus BBM untuk Kapal Nelayan 30-200 GT

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:27 WIB

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Harga Minyak Naik Berkali-kali Sejak Kemarin, AS-Iran Sudah 'Panaskan Mesin' Perang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:22 WIB

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Distribusi BBM Kini Gunakan AI, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:20 WIB

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Asing Lepas BBCA hingga GOTO, Net Sell Rp274,81 Miliar di Sesi I

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:14 WIB

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

IHSG Bertahan di Level 5.900-an pada Sesi I, RATU dan BRPT Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 13:02 WIB

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Timnas Argentina Diguncang Skandal Pencucian Uang AFA, FBI Turun Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:38 WIB

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Purbaya Tolak Perpanjang Tenor Dana SAL Rp 200 Triliun Milik Pemerintah ke Himbara

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:28 WIB

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Harga Emas Antam Anjlok, Rupiah Ikutan Koreksi Tajam: Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:19 WIB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Purbaya Ramal Defisit APBN 2026 Bengkak Jadi Rp 734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 12:02 WIB

×