Darmin Beberkan Penyebab Melambatnya Ekonomi Indonesia

Ardi Mandiri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 18 Desember 2015 | 09:14 WIB
Darmin Beberkan Penyebab Melambatnya Ekonomi Indonesia
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan, perlambatan ekonomi yang menimpa Indonesia sepanjang 2015 akibat rangkaian panjang yang berlangsung lama.

Semua ini dimulai ketika Darmin menjabat sebagai Dirjen pajak sampai kini menjabat sebagai Menko Perekonomian. "Apa yang kita hadapi sekarang ini adalah gabungan dari dinamika global dengan apa yang kita kembangkan dan bangun selama beberapa belas tahun terakhir saat krisis yang melanda ASIA pada 1998," kata Darmin saat berbincang dengan media dalam sosialisasi paket kebijakan ekonomi di Hotel Aryaduta, Tangerang, Jumat (17/12/2015) malam.

Ia mengatakan, tak berapa lama Indonesia sudah bisa bangkit dari dampak krisis tersebut. Namun, pada awal 2006 saat diminta menjadi Dirjen pajak, terjadi beberapa krisis, seperti krisis Yunani, kebijakan moneter di Amerika Serikat, hingga situasi dalam negeri, yang menjadi penyebab berbagai persoalan saat ini.

Kondisi Yunani kala itu menyebar ke beberapa negara Eropa dan Asia. Dan Indonesia pun terkena dampaknya, meskipun kecil. Dampak bagi Indonesia dapat dilihat dari penurunan ekspor hasil Sumber Daya Alam (SDA) yang sebelumnya menopang perekonomian cukup besar.

"Waktu itu andalan eskpor kita SDA, tiba-tiba mulai merosot dengan cepat, itu satu perkembangan yang terjadi secara global. Dia tidak terlalu drasris, hanya karena ekonomi Cina belum kena waktu itu," ungkapnya.

Ekspor yang merosot tersebut juga berpengaruh terhadap transaksi berjalan (current account), dengan defisit yang semakin melebar. Defisit transaksi berjalan merangkak naik ke posisi 3 persen terhadap PDB. Kondisi semakin memburuk setelah akhir 2012, realisasi pertumbuhan ekonomi Cina tidak sesuai dengan ekspektasi.

"Situasi semakin buruk dalam persolannya ketika perlambatan ekonomi Cina juga terkena dampaknya. Pemerintahan baru kemudian mencoba menjawab itu," katanya.

Guna mengatasi permasalahan tersebut, presiden kala itu mengambil beberapa langkah seperti mempercepat investasi masuk dan mendorong realisasi belanja dari APBN lebih cepat dari biasanya.

"Tapi terkendala kalau investasi. Kenapa, ekonomi kan sedang melambat, bagaimana mau narik investasi. Ya salah satunya dengan mendorong belanja pemerintah," ungakpnya.

Permasalahan tidak hanya berhenti samapai di situ. Pada 2013 muncul masalah baru dimana Amerika Serikat yang memberikan sinyal penghentian stimulus dan berlanjut kepada kenaikan suku bunga acuan.

"AS waktu itu ada sinyal-sinyal mau menaikkan suku bunga. Terus kurs kembali bergejolak," ujar Darmin.

Untungnya, lanjut Darmin, pemerintah saat itu mampu menjaga inflasi meskipun pertengahan 2013 pemerintah menaikkan harga BBM, inflasi tidak lebih dari 8 persen.

"Inilah makanya mengapa perekonomian saat ini melambat, karena kejadian-kejadian dan persolan dimasa lalu," tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016

Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 03:02 WIB

Kebakaran Hutan Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kebakaran Hutan Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 Desember 2015 | 15:57 WIB

Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Industri 2016 Diprediksi 20 Persen

Pertumbuhan Ekonomi di Sektor Industri 2016 Diprediksi 20 Persen

Bisnis | Senin, 14 Desember 2015 | 18:44 WIB

APINDO Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Hanya 5,5 Persen

APINDO Prediksi Pertumbuhan Ekonomi 2016 Hanya 5,5 Persen

Bisnis | Senin, 14 Desember 2015 | 14:11 WIB

Terkini

Buku Besar Peminum Kopi: Kepahitan Hidup dalam Secangkir Kopi dan Papan Catur

Buku Besar Peminum Kopi: Kepahitan Hidup dalam Secangkir Kopi dan Papan Catur

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 15:30 WIB

Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

News | Rabu, 09 September 2026 | 15:29 WIB

Bea Cukai Sita 10,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp8,05 Miliar

Bea Cukai Sita 10,7 Juta Batang Rokok Ilegal, Negara Rugi Rp8,05 Miliar

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:28 WIB

Punya Dapur Menyatu dengan Ruang Tamu? Perhatikan Aturan Feng Shui Ini agar Rezeki Tetap Lancar!

Punya Dapur Menyatu dengan Ruang Tamu? Perhatikan Aturan Feng Shui Ini agar Rezeki Tetap Lancar!

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:24 WIB

Mending HP Bekas Flagship atau HP Baru Rp4 Jutaan? Ini Pilihannya

Mending HP Bekas Flagship atau HP Baru Rp4 Jutaan? Ini Pilihannya

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 15:24 WIB

Pelayanan JKN Bikin Tenang, Siti Lewati Persalinan Setelah Sempat Cemas

Pelayanan JKN Bikin Tenang, Siti Lewati Persalinan Setelah Sempat Cemas

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:23 WIB

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:22 WIB

Sardjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Sardjito Resmi Dilantik Jadi Kepala Eksekutif Pengawas BMKS 2026-2031

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:21 WIB

Rahasia Makeup Natural ala Lady Gaga, Cukup dengan 3 Produk!

Rahasia Makeup Natural ala Lady Gaga, Cukup dengan 3 Produk!

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 15:20 WIB

8 Tips Memilih Produk Dekorasi Feng Shui yang Cocok untuk Rumah

8 Tips Memilih Produk Dekorasi Feng Shui yang Cocok untuk Rumah

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 15:15 WIB

×