Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 18 Desember 2015 | 03:02 WIB
Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016
Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution. [Antara/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution memberi kisi-kisi terkait paket kebijakan ekonomi yang akan dikeluarkan pemerintah pada tahun 2016.

"Paket kebijakan ekonomi selama ini telah memberikan kepercayaan kepada pasar terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. Untuk itu, pemerintah akan mengeluarkan kembali berbagai paket kebijakan deregulasi yang saat ini belum terjamah oleh pada tahun 2016," kata Darmin saat press gathering di Tangerang, Banten, Kamis (18/12/2015) malam.

Pada 2016, Darmin menjelaskan akan ada dua kebijakan yang kembali dikeluarkan untuk memberikan stimulus perkembangan industri dalam negeri. Pertama adalah terkait dengab kebijakan dalam perizinan di daerah yang selama ini dianggap rumit. Ini dinilai menjadi hambatan investor masuk ke daerah akan dideregulasi oleh pemerintah.

"Salah satu yang belum disentuh oleh deregulasi adalah perizinan daerah, mau tidak mau kita masuk ke situ untuk stimulus, namun ada tantangan karena kita akan berhadapan dengan pemerintahan otonom," ucap Darmin.

Kebijakan kedua adalah proteksi sektor farmasi domestik. Kebijakan ini dinilai sangat penting karena selama ini sektor farmasi, petrokimia dan alat-alat kesehatan masih melalukan impor bahan baku sebesar 90 persen.

"Bahan baku kebutuhan farmasi dan alat kesehatan itu 90 persen impor. Jadi tahun depan pemerintah akan melakukan deregulasi agar industri dalam negeri menggunakan bahan baku dasar dalam negeri," ujar Darmin.

Kebijakan-kebijakan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah karena menjadi penopang sektor makro dalam negeri, yang efeknya pertumbuhan ekonomi nasional dapat tumbuh di atas lima persen dengan mengandalkan bahan baku modal yang berasal dari dalam negeri.

Darmin menegaskan pemerintah akan kembali melanjutkan paket kebijakan ekonomi, karena hal ini akan berdampak baik pada perekonomian Indonesia dan sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional.

"Saat awal, pemerintah mengeluarkan paket kebijakan, pasar hanya melihat ini kebijakan biasa. Tapi begitu ada pekat kebijakan ketiga, masyarakat dan pasar baru melihat bahwa pemerintah serius meningkatkan ekonomi nasional," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Belum Sempat Bahas Paket Kebijakan Ekonomi VII

Jokowi Belum Sempat Bahas Paket Kebijakan Ekonomi VII

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2015 | 14:35 WIB

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid Enam

Paket Kebijakan Ekonomi Jilid Enam

Foto | Kamis, 05 November 2015 | 18:37 WIB

Kapan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VI Diumumkan?

Kapan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid VI Diumumkan?

Bisnis | Rabu, 04 November 2015 | 16:26 WIB

Pemerintah Keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Kelima

Pemerintah Keluarkan Paket Kebijakan Ekonomi Kelima

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2015 | 23:04 WIB

Jokowi Bahas Langkah Lanjutan Kebijakan Ekonomi I-IV

Jokowi Bahas Langkah Lanjutan Kebijakan Ekonomi I-IV

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2015 | 17:01 WIB

BKPM Optimistis dengan Dampak Paket Kebijakan Ekonomi IV

BKPM Optimistis dengan Dampak Paket Kebijakan Ekonomi IV

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2015 | 12:20 WIB

Paket Ekonomi Jilid IV Dinilai Belum Sentuh Sektor Informal

Paket Ekonomi Jilid IV Dinilai Belum Sentuh Sektor Informal

News | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 23:58 WIB

Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi  Jilid V

Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 06:00 WIB

Ini Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah dari INDEF

Ini Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah dari INDEF

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2015 | 01:30 WIB

Kebijakan Ekonomi Jilid Empat Atasi Masalah Ketenagakerjaan

Kebijakan Ekonomi Jilid Empat Atasi Masalah Ketenagakerjaan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2015 | 01:32 WIB

Terkini

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

×