Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Indonesia Pantau Fed untuk Tentukan Kebijakan Ekonomi

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 21 Desember 2015 | 17:56 WIB
Indonesia Pantau Fed untuk Tentukan Kebijakan Ekonomi
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengaku belum melemahkan kewaspadaannya meski Bank Senteral Amerika Serikat sudah menaikan suku bunganya sebesar 0,25 persen bps beberapa hari lalu. Pasalnya, pemerintah masih mewaspadai adanya kebijakan negara lain yang akan dikeluarkan guna mendongkrak perekonomian negara tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan meski pascapenaikan suku bunga The Fed beberapa hari lalu membuat nilai tukar rupiah pada sesi perdagangan hari ini mengalami penguatan ke level 24 poin atau di level Rp13.893 per dolar AS, pemerintah akan terus memonitoring pergerakan dampak kenaikan suku bunga The Fed tersebut.

 "Ini belum selesai, masih ada perkembangan kebijakan ke depan dari The Fed. Jadi kita masih mencoba mengkalkulasikan seperti apa kira-kira perkembangan si dia (The Fed) ini. Kita juga akan terus mengeluarkan dan merumuskan paket kebijakan agar pertumbuhan ekonomi kita terus membaik, makanya kita terus pantau ini untuk mengakselerasi kebijakan kita," kata Darmin saat ditemui di kantornya, Senin (21/12/2015).

Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya memantau pergerakan penyesuaian tingkat suku bunga saja, melainkan yang terpenting harus diwaspadai dari kenaikkan suku bunga The Fed ini adalah suplai mata uang asing ini aman, tidak berlebih atau kekurangan.

 "Kita sedang mempelajari lagi soal suplai valas. Kurs itu volatile sekali, jadi ada banyak hal yang harus dibicarakan dan dipersiapkan sekarang ini, mungkin ada perubahan aturan. Tapi masih perlu waktu untuk itu," tegasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Bloomberg, Senin (21/12/2015) sore, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.808. Menguat 109,50 poin atau bertambah 0,79 persen. Rupiah sempat menyentuh level tertinggi di kisaran Rp 13.718,80 per dolar AS sedangkan level terendah yang dicapai rupiah Senin ini berada di kisaran Rp 13.910 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Ini Pemerintah Tunda Pengumuman Paket Ekonomi Jilid VIII

Hari Ini Pemerintah Tunda Pengumuman Paket Ekonomi Jilid VIII

Bisnis | Senin, 21 Desember 2015 | 12:01 WIB

Pemerintah Kembali Hidupkan Program Converter Kit

Pemerintah Kembali Hidupkan Program Converter Kit

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 15:58 WIB

Darmin Bocorkan 2 Paket Kebijakan Ekonomi 2016

Darmin Bocorkan 2 Paket Kebijakan Ekonomi 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 15:32 WIB

Inilah Kisi-Kisi Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah 2016

Inilah Kisi-Kisi Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 14:35 WIB

Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016

Ini Sasaran Paket Kebijakan Ekonomi di 2016

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 03:02 WIB

IHSG Kamis Sore Ini Ditutup Menguat 72 Poin

IHSG Kamis Sore Ini Ditutup Menguat 72 Poin

Bisnis | Kamis, 17 Desember 2015 | 18:10 WIB

The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade

The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade

Bisnis | Kamis, 17 Desember 2015 | 15:14 WIB

BI Rate Diprediksi Tetap Bertahan di Level 7,5 Persen

BI Rate Diprediksi Tetap Bertahan di Level 7,5 Persen

Bisnis | Selasa, 08 Desember 2015 | 21:25 WIB

Pelaku Pasar Optimis IHSG 2016 Akan Membaik

Pelaku Pasar Optimis IHSG 2016 Akan Membaik

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 22:22 WIB

Jokowi Belum Sempat Bahas Paket Kebijakan Ekonomi VII

Jokowi Belum Sempat Bahas Paket Kebijakan Ekonomi VII

Bisnis | Jum'at, 04 Desember 2015 | 14:35 WIB

Terkini

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

Kemendagri Bekali Pranata Humas di Era AI, Strategi Komunikasi Pemerintahan Lawan Disinformasi

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:04 WIB

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Novel Spammer, Berawal dari Teror Digital Berubah Menjadi Teror Fisik Nyata

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

Prabowo Singgung Peluang Destry Jadi Gubernur BI: Terserah DPR Nanti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:58 WIB

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

Komisi II DPR Usul Skema Gaji Baru untuk Kepala Daerah, Ada Reward dan Punishment

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:52 WIB

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jangan Asal Foto! Pemkot Jogja Bongkar Masalah di Balik Plang Malioboro Portable

Jogja | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Daftar Lengkap 90 Kajari Baru Pilihan Jaksa Agung, Cek Siapa Nahkoda Baru di Daerahmu

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:51 WIB

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

Masif OTT Bupati di Berbagai Daerah, KPK Tegaskan Tak Punya Target Khusus

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:49 WIB

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Senjakala Traffic: Selamat Datang Era GEO dan Ambisi Invisible Media 5.0

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:47 WIB

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa

Riau | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:45 WIB

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

Jokowi Kunjungi NTT Besok, PSI Singgung Soal Legacy Indonesia Sentris

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:42 WIB

×