The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade

Adhitya Himawan

Kamis, 17 Desember 2015 | 15:14 WIB
The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade
The Fed

Suara.com - Kurs dolar AS memperpanjang kenaikannya di perdagangan Asia pada Kamis, setelah keputusan bersejarah Federal Reserve AS mengangkat suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Langkah ini mengakhiri ketidakpastian pasar berbulan-bulan dan mencerminkan meningkatnya kepercayaan bank sentral atas ekonomi terbesar di dunia itu.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga acuan federal funds seperempat poin menjadi 0,25-0,50 persen dan secara moderat meningkatkan pandangannya tentang perekonomian.

Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan keputusan itu "mengakui cukup kemajuan yang telah dibuat ke arah pemulihan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kesulitan ekonomi jutaan orang Amerika".

Suku bunga dipangkas mendekati nol pada 2008 oleh The Fed sebagai bagian dari upaya untuk menangkis kerusakan akibat krisis keuangan global, karena mencabik ekonomi AS, mengurangi lapangan pekerjaan dan mengirim pasar saham dunia menjadi terjun bebas.

Bank sentral AS sekarang memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS meningkat jadi 2,4 persen pada tahun depan, meskipun terjadi pelambatan di sebagian besar perekonomian dunia lainnya, terutama Cina dan juga menekankan kenaikan suku bunga mendatang akan dilakukan secara "bertahap", memproyeksikan kenaikan 100 basis poin selama 2016.

Dolar telah meningkat selama berbulan-bulan didorong harapan langkah terbaru, karena suku bunga yang lebih tinggi menawarkan para investor prospek imbal hasil yang lebih baik pada aset-aset berdenominasi dolar.

Di Tokyo, greenback menguat menjadi 122,50 yen dari 122,26 yen pada Rabu di New York setelah pengumuman Fed, dan 121,86 yen pada awal perdagangan di Asia.

Euro melemah menjadi 1,0855 dolar dari 1,0911 dolar di New York dan 1,0936 dolar di Tokyo sebelum pengumuman.

Pound Inggris, Franc Swiss dan dolar Australia lebih rendah terhadap unit AS.

Mata uang negara-negara berkembang termasuk dolar Singapura, won Korea Selatan, ringgit Malaysia dan baht Thailand juga melemah dan para analis mengatakan greenback mungkin masih memiliki ruang untuk naik karena laju kenaikan suku bunga The Fed berikutnya pada tahun depan belum sepenuhnya dihargakan.

Harapan untuk langkah-langkah pelonggaran moneter lebih lanjut oleh bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ), dan Bank Sentral Eropa (ECB), juga cenderung menekan euro dan yen, kata mereka.

"Dolar akan terus memperoleh dukungan, terutama terhadap mata uang komoditas, mata uang negara berkembang Asia dan euro," Mansoor Mohi-uddin, seorang analis pasar senior di Royal Bank of Scotland Group di Singapura. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:27 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

The Fed Tahan Suku Bunga, Investor Mendadak Malah Panik dan Bingung!

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 07:13 WIB

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Harga Emas Anjlok Parah, Rekor Terburuk Sejak 2008

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 14:17 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:48 WIB

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:35 WIB

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

3 Cara Cek Kurs Rupiah ke Dolar, Bisa Dipantau Setiap Hari dari HP

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:15 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Terkini

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Kembali Sentuh Rp18.000 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:31 WIB

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Lipatan iPhone Duo Nyaris Tak Terlihat, Apple Ungkap Rahasianya

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 09:27 WIB

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

Apa Saja Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong yang Sedang Viral?

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

IHSG Dibuka Makin Merosot ke Level 6.100, Pantau MEDC

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 09:19 WIB

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Harman Hapus 500 Ribu Tautan Produk Ilegal, 300 Ribu di Antaranya Barang Palsu JBL

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:16 WIB

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

LRT Jabodebek Terganggu Saat Jam Sibuk, Rem Mendadak hingga Penumpang Menumpuk di Cawang

News | Selasa, 29 September 2026 | 09:11 WIB

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Calon Komisaris-Direksi BRK Syariah Ditetapkan, Plt Gubri: Tunggu Hasil OJK

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 09:08 WIB

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Sinyal 5G Makin Diperluas, Pemerintah Kini Kejar Kualitas dan Harga Murah

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 09:02 WIB

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Kementerian PU Operasikan Tiga Pompa Atasi Kekeringan Sawah di Bekasi

Bekaci | Selasa, 29 September 2026 | 08:59 WIB

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Didampingi Istri, Oknum 'Abah' Mantan Pimpinan Ponpes Jalani Pemeriksaan Kasus Pelecehan Seksual

Bali | Selasa, 29 September 2026 | 08:51 WIB

×