Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pengin Beli Emas Secara Kredit? Simak Dulu Untung Ruginya

Angelina Donna

Selasa, 12 Januari 2016 | 08:08 WIB
Pengin Beli Emas Secara Kredit? Simak Dulu Untung Ruginya
Ilustrasi (dollarphotoclub/duitpintar)

Suara.com - Banyak jalan menuju Roma. Di era sekarang, mungkin ini yang paling tepat untuk menggambarkan betapa makin banyak orang yang sadar berinvestasi. Investasi kini bukan hanya milik kalangan berduit, melainkan sudah makin ramah untuk yang punya tabungan seadanya.

Investasi emas misalnya! Sekarang gak sulit untuk siapa pun yang pengin menambah pundi-pundinya lewat produk yang gak pernah ada matinya ini. Kalau awalnya dahulu untuk bisa investasi emas dibutuhkan dana tunai, kini sudah tidak lagi.

Hal ini terbukti dengan makin maraknya lembaga pembiayaan untuk pembelian emas secara kredit. Nah, untuk kamu yang lagi kepikiran untuk investasi emas, coba simak dulu untung ruginya beli emas secara kredit:

Keuntungan

Dana nggak harus besar

Salah satu keuntungan menonjol dari investasi emas dengan sistem kredit adalah, gak harus punya dana besar. Hal ini membuka peluang untuk mereka yang ingin berinvestasi tanpa harus mengorbankan dana keperluan lainnya.

Emas tersimpan aman

Emas yang dibeli secara kredit memang belum dapat disimpan nasabah sampai lunas. Namun, dengan demikian nasabah bisa tenang. Paling gak emas tersimpan di tempat yang aman dengan sistem keamanan yang terpercaya.

 Bisa dijadikan jaminan

Suatu saat kita pasti membutuhkan dana mendesak. Nah, jika kita mengambil kredit emas di pegadaian, kita bisa kok menggadaikan emas tersebut. Loh kan belum lunas! Walau belum lunas, emas bisa digadaikan senilai total cicilan yang sudah kita bayar.

Selanjutnya, total sisa kredit emas dan cicilan gadai akan dihitung kembali oleh pegadaian. Hasil hitungan tersebut akan dibebankan kepada kita sebagai cicilan baru setiap bulannya.

Disiplin menabung emas

Dengan mengambil kredit emas, kita sudah berkomitmen untuk membayar sejumlah uang setiap bulan. Ini artinya kita diajarkan untuk disiplin memenuhi kewajiban mencicil emas setiap bulan. Walau ada sejumlah uang yang dikeluarkan setiap bulan, namun ingat, hasil yang akan kita peroleh ke depannya sebanding kok.

Kerugian

Biaya tambahan

Ada beban biaya bunga dan administrasi untuk pembelian emas secara kredit. Hal ini juga berlaku dengan prosedur kredit yang lain.

 So, siap-siap saja ya untuk kamu yang pengin membeli emas secara kredit. Total uang yang harus kamu keluarkan pasti lebih besar dibandingkan membeli secara tunai.

Emas ditahan

Peraturan membeli emas secara kredit adalah, emas tidak dapat dibawa pulang sampai cicilan lunas. Berbeda halnya dengan kredit barang lain. Dengan kata lain emas yang kita cicil ditahan oleh pihak bank atau pegadaian.

Risiko fluktuasi

Udah tahu dong kalau harga emas itu berubah-ubah, bisa naik-turun kapan saja. Jadi jangan heran kalau pas cicilan lunas harga emas tiba-tiba anjlok setelah sebelumnya tinggi.

Risiko gagal bayar

Kemungkinan buruk yang mungkin terjadi saat mencicil emas adalah gagal bayar. Hal ini bisa terjadi ketika kita gak bisa mengatur keuangan. Lalu nasib emas yang kita cicil gimana? Pihak kreditur bakalan menyita dan melelang emas tersebut supaya bisa melunasi cicilan kita yang belum terbayar.

So, gimana? Masih pengin beli emas secara kredit? Ada baiknya kamu memeriksa dan menghitung kembali kondisi keuangan. Jangan hanya modal nekat demi punya emas lalu mengambil keputusan tanpa memahami untung ruginya.

Alternatif yang disarankan pakar keuangan adalah, menabung lalu beli emas secara tunai dengan nilai dan berat yang tidak terlalu besar.

Baca Juga Artikel Duitpintar Lainnya:

Menabung Bisa Pakai Emas Mulai dari 5000 Perak, Cari Tahu Yuk!

Kesalahan Investasi Emas yang Biasanya Bikin Mimpimu Gagal

Pilih Investasi Emas Batangan atau Emas Koin?

Published by

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Perlu Panik Bila Dapat Kiriman Kartu Kredit Tak Diundang

Tak Perlu Panik Bila Dapat Kiriman Kartu Kredit Tak Diundang

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 07:20 WIB

Kenali Risiko dan Keuntungan Punya Simpanan Dolar AS

Kenali Risiko dan Keuntungan Punya Simpanan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 08 Januari 2016 | 09:31 WIB

Biar Hati Adem Punya Motor, Pertimbangkan untuk Diasuransikan

Biar Hati Adem Punya Motor, Pertimbangkan untuk Diasuransikan

Otomotif | Kamis, 31 Desember 2015 | 09:10 WIB

Bingung Mau Kredit Motor Baru atau Bekas? Pertimbangkan Hal Ini

Bingung Mau Kredit Motor Baru atau Bekas? Pertimbangkan Hal Ini

Otomotif | Rabu, 30 Desember 2015 | 07:06 WIB

Produk Asuransi Ada Banyak, Mana yang Sebaiknya Diutamakan?

Produk Asuransi Ada Banyak, Mana yang Sebaiknya Diutamakan?

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 07:05 WIB

Mau Cari Pinjaman, Apa Saja yang Bisa Diagunkan?

Mau Cari Pinjaman, Apa Saja yang Bisa Diagunkan?

Bisnis | Senin, 28 Desember 2015 | 07:26 WIB

Terkini

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:24 WIB

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 17:22 WIB

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:53 WIB

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:49 WIB

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Setor Ratusan Triliun ke Negara, Tapi Petani Tembakau Belum Dilindungi Hukum

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:45 WIB

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Gaji ke-13 ASN dan Pensiun Cair Mulai Besok, Taspen Ungkap Aturan hingga Penerima yang Tak Kebagian

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:22 WIB

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:11 WIB