Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.720.000
Beli Rp2.590.000
IHSG 6.254,966
LQ45 624,682
Srikehati 305,457
JII 377,425
USD/IDR 17.715

Minyak Dunia Anjlok karena "Oversold"

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 15 Januari 2016 | 04:58 WIB
Minyak Dunia Anjlok karena "Oversold"
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik dari terendah 12-tahun, Jumat (15/1/2016) pagi. Ini karena kebangkitan teknikal setelah jatuh di bawah 30 dolar AS per barel pekan ini di tengah kelebihan pasokan global yang sedang berlangsung.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari, naik 72 sen menjadi berakhir di 31,20 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari juga naik 72 sen. Ditutup pada 31,03 dolar AS per barel di perdagangan London.

"Apa yang telah kita lihat, jika ada, adalah sedikit dari kebangkitan teknikal," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

"Mungkin untuk saat ini pasar telah sedikit kelebihan jual (oversold). Jadi saya tidak akan mengatakan bahwa sesuatu yang fundamental terjadi hari ini," katanya.

Dua minggu memasuki 2016, harga minyak telah merosot lebih dari 15 persen akibat para investor khawatir tentang kondisi global yang terus kelebihan pasokan minyak mentah dan ketidakpastian prospek permintaan, terutama di Tiongkok.

WTI turun di bawah 30 dolar AS per barel pada Selasa dan giliran Brent pada Rabu, membawa kontrak-kontark acuan ke tingkat terendah dalam sekitar 12 tahun.

"Kami mulai melihat beberapa bagian terbawah di Amerika Serikat, mungkin kita melihat posisi terbawah pada 30 dolar AS, tidak jauh lebih banyak," kata Carl Larry di Frost & Sullivan.

"Ada beberapa konsolidasi terjadi." Namun demikian, sebagian besar analis memperkirakan keuntungan akan berumur pendek.

"Pasar yang lebih luas masih di bawah tekanan jual yang moderat ... surplus pasokan/permintaan secara fisik yang sedang berlangsung masih menambah persediaan global," Tim Evans dari Citi Futures mengatakan dalam sebuah catatan kepada klien.

"Iran juga terus membuat kemajuan menuju 'hari pelaksanaan' pada kesepakatan nuklirnya dengan kekuatan internasional, dengan sanksi kemungkinan dicabut dalam beberapa hari dan minyak tambahan mengalir segera setelah itu," tambah Evans.

Iran mengatakan pada Kamis, pihaknya telah menghapus inti reaktor air berat Arak dan mengisi bagian itu dengan semen, langkah penting di bawah perjanjian nuklir yang segera dilaksanakan dengan enam kekuatan dunia.

Sementara harga minyak dunia turun, justru negara yang kaya energi Qatar memutuskan untuk menaikkan harga bensin sebesar sepertiga atau lebih mulai Jumat ini.

Kenaikan mengejutkan itu mulai berlaku dari tengah malam (21.00 GMT) dan telah segera menyebabkan antrian di beberapa SPBU di Qatar, menurut media sosial. Kenaikan harga bensin diumumkan oleh Woqod, perusahaan bahan bakar minyak milik negara, dalam sebuah memo yang dikirim kepada para manajer stasiun bahan bakar minyak pada Kamis.

Harga untuk bensin reguler meningkat menjadi 1,30 riyal Qatar (35 sen AS) per liter dari 1,00 riyal. Produk lainnya akan meningkat bahkan lebih tajam, dengan salah satunya bensin premium, meningkat sekitar 35 persen menjadi 1,15 riyal.

Musim panas lalu Qatar mengumumkan akan menghadapi defisit anggaran pertama dalam 15 tahun pada 2016, karena penurunan harga energi. Pada Desember, Qatar memperkirakan bahwa harga energi yang lebih rendah akan meninggalkan Qatar dengan lubang defisit sekitar 12 miliar dolar AS pada anggaran 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Turun di Bawah 30 Barrel Perdolar AS

Harga Minyak Turun di Bawah 30 Barrel Perdolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Januari 2016 | 05:44 WIB

Ini Dalih Menkeu Soal PNBP 2015 Gagal Capai Target

Ini Dalih Menkeu Soal PNBP 2015 Gagal Capai Target

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:26 WIB

Pertamina Kembali Turunkan Harga Avtur

Pertamina Kembali Turunkan Harga Avtur

Bisnis | Senin, 11 Januari 2016 | 20:46 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot ke Titik Terendah dalam 12 Tahun

Harga Minyak Dunia Merosot ke Titik Terendah dalam 12 Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Januari 2016 | 07:55 WIB

Harga Minyak Dunia Merosot 6 Persen Pagi Ini

Harga Minyak Dunia Merosot 6 Persen Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 05:58 WIB

Dibayangi Konflik Arab Saudi vs Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Dibayangi Konflik Arab Saudi vs Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 05:42 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Investasi Sektor Hulu Migas Jadi Lesu

Harga Minyak Dunia Anjlok, Investasi Sektor Hulu Migas Jadi Lesu

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 00:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Harga Minyak Dunia Turun Akibat Ketegangan Arab Saudi vs Iran

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 06:00 WIB

Kurangi Subsidi, Arab Saudi Naikkan Harga Bensin 50 Persen Lebih

Kurangi Subsidi, Arab Saudi Naikkan Harga Bensin 50 Persen Lebih

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 10:07 WIB

Harga Minyak Dunia Pagi Ini Naik

Harga Minyak Dunia Pagi Ini Naik

Bisnis | Jum'at, 25 Desember 2015 | 07:10 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB