Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kurangi Subsidi, Arab Saudi Naikkan Harga Bensin 50 Persen Lebih

Arsito Hidayatullah

Selasa, 29 Desember 2015 | 10:07 WIB
Kurangi Subsidi, Arab Saudi Naikkan Harga Bensin 50 Persen Lebih
Ilustrasi harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Arab Saudi mengatakan pada Senin (28/12/2015) bahwa kerajaan itu menaikkan harga bensin lebih dari 50 persen untuk beberapa produk, mulai Selasa (hari ini). Alasannya adalah karena pemerintah mengurangi subsidi, setelah membukukan rekor defisit anggaran.

Harga juga disebut akan meningkat untuk listrik, air, solar dan minyak tanah. Seperti dilaporkan kantor berita resmi SPA, hal itu berdasarkan pemotongan yang diputuskan oleh dewan menteri yang dipimpin oleh Raja Salman.

Dewan memutuskan untuk menaikkan harga bensin tanpa timbal mutu lebih tinggi menjadi 0,90 riyal (0,24 dolar AS) per liter dari 0,60 riyal, dengan kenaikan 50 persen. Sedangkan untuk bensin mutu lebih rendah menjadi 0,75 riyal (0,20 dolar AS) dari 0,45 riyal per liter, atau naik 67 persen.

Harga bensin di Arab Saudi selama ini telah menjadi yang termurah di Teluk, bahkan merupakan salah satu dari yang terendah di dunia.

Konglomerat minyak nasional Aramco mengatakan di Twitter, pihaknya segera menutup SPBU sampai tengah malam pada Senin, sebelum kemudian melanjutkan penjualan di harga yang baru. Sementara, kabinet mengatakan bahwa kenaikan itu seiring pula dengan harga energi internasional.

Harga juga dipastikan akan naik untuk bahan bakar lainnya, termasuk gas alam, solar dan minyak tanah, serta untuk subsidi listrik dan air. Tetapi rincian mengenai itu belum segera tersedia.

Sebagaimana ditulis AFP, Arab Saudi dengan demikian mengikuti jejak dari tetangganya yakni Uni Emirat Arab (UEA), yang menjadi negara Teluk pertama yang meliberalisasi harga BBM awal tahun ini. Sementara Kuwait mencabut subsidi solar dan minyak tanah pada awal 2015, dan berencana melakukan pemotongan lainnya awal tahun depan, terutama pada listrik dan bensin.

Negara-negara Teluk lainnya pun kini diberitakan sedang mempertimbangkan langkah-langkah serupa. Sebelumnya, Dana Moneter Internasional (IMF) memperkirakan biaya langsung subsidi energi di negara-negara Teluk mencapai 60 miliar dolar AS. IMF mengatakan bahwa jika Arab Saudi menaikkan harga BBM-nya ke level Teluk, itu akan menghemat sekitar 17 miliar dolar AS per tahun. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebuah RS Terbakar di Arab Saudi, 25 Tewas dan 107 Cedera

Sebuah RS Terbakar di Arab Saudi, 25 Tewas dan 107 Cedera

News | Kamis, 24 Desember 2015 | 15:09 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia di Titik Terendah Dalam 11 Tahun

Harga Minyak Mentah Dunia di Titik Terendah Dalam 11 Tahun

Bisnis | Senin, 21 Desember 2015 | 15:27 WIB

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 05:17 WIB

Setelah 25 Tahun Beku, Arab Saudi Buka Kedutaan Besarnya di Irak

Setelah 25 Tahun Beku, Arab Saudi Buka Kedutaan Besarnya di Irak

News | Rabu, 16 Desember 2015 | 16:20 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×