Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dipicu Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok

Suwarjono

Selasa, 26 Januari 2016 | 07:00 WIB
Dipicu Kelebihan Pasokan, Harga Minyak Dunia Kembali Anjlok
Ilustrasi Kebocoran Kilang Minyak [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia merosot kembali pada Senin (Selasa WIB), menyerahkan sekitar setengah dari keuntungan mereka di dua sesi sebelumnya, dengan sedikit perubahan dalam situasi kelebihan pasokan untuk mempertahankan penguatan.

Di perdagangan New York, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret merosot 1,85 dolar AS menjadi berakhir di 30,34 dolar AS per barel.

Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, menetap pada 30,50 dolar AS per barel, turun 1,68 dolar AS dari penutupan Jumat.

Para analis menjelaskan lonjakan 15 persen harga minyak mentah pada Kamis dan Jumat lalu, karena kombinasi langkah spekulatif dan ekspektasi bahwa badai salju yang melanda Pantai Timur AS akan mendorong tajam permintaan untuk minyak pemanas.

Gene McGillian dari Tradition Energy mengatakan lonjakan harga pekan lalu "sebagian besar penyesuaian posisi setelah jatuh ke posisi terendah 12-tahun." Tetapi tekanan kembali pada Senin, kata dia, akibat kekhawatiran lebih besar tentang pelambatan permintaan dan laporan Tiongkok bahwa Arab Saudi berencana untuk mendorong pekerjaan pembangunan energi tanpa mengurangi produksi.

"Pertanyaannya adalah, apakah kita akan bergerak terus lebih rendah dan menguji kembali terendah kami, dan sekarang, itu tidak tampak seperti ada sesuatu untuk menghentikan ini." Sementara itu James Williams dari WTRG Economics mengatakan bahwa sementara cuaca memberikan lonjakan singkat terhadap harga bahan bakar minyak di Amerika Serikat, ia tidak melihat ini akan berkelanjutan, sebagian karena suhu pasca badai diperkirakan akan menjadi sangat sejuk.

"Itu tidak begitu jauh lebih dingin dan, itu tidak berdampak pada minyak pemanas." Dia mengatakan, ia memperkirakan minyak mentah akan tenggelam kembali ke 30 dolar AS per barel atau "bahkan lebih rendah".

Pada Senin, ketua OPEC mengulangi kembali bahwa dia ingin para produsen minyak di luar Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk membantu mengurangi kelebihan pasokan global.

"Sangat penting pasar membahas masalah kelebihan persediaan," Sekretaris Jenderal OPEC Abdullah el-Badri mengatakan dalam sebuah konferensi di London.

"Ini harus dilihat sebagai sesuatu yang diatasi secaea bersama-sama OPEC dan non-OPEC." (Antara)

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Minyak Berhasil Naik dari Posisi Terendah Dalam 12 Tahun

Harga Minyak Berhasil Naik dari Posisi Terendah Dalam 12 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 06:21 WIB

Meningkatnya Jumlah Pembelian Dongkrak Harga Minyak Dunia

Meningkatnya Jumlah Pembelian Dongkrak Harga Minyak Dunia

Bisnis | Jum'at, 22 Januari 2016 | 06:13 WIB

Dibayangi Konflik Arab Saudi vs Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Dibayangi Konflik Arab Saudi vs Iran, Harga Minyak Dunia Turun

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 05:42 WIB

Harga Minyak Dunia Pagi Ini Naik

Harga Minyak Dunia Pagi Ini Naik

Bisnis | Jum'at, 25 Desember 2015 | 07:10 WIB

Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh Pagi Ini

Harga Minyak Dunia Kembali Jatuh Pagi Ini

Bisnis | Sabtu, 19 Desember 2015 | 12:25 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×