Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Pemerintah Berencana Merevisi Target di APBN 2016

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 28 Januari 2016 | 10:57 WIB
Pemerintah Berencana Merevisi Target di APBN 2016
Pengumuman paket kebijakan untuk mengatasi pelemahan ekonomi global di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (9/9). (Antara)

Suara.com - Pemerintah memprediksikan perlambatan ekonomi global masih akan berlanjut, bahkan belum pulih sepenuhnya di tahun 2016 ini.

Melihat tren perlambatan ekonomi global tersebut, pemerintah berencana akan melakukan revisi target-target yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Hal tersebut dilakukan agar postur anggaran APBN 2016 sesuai dengan kondisi perekonomian yang ada saat ini. Baik disisi penerimaan dan pengeluaran harus seimbang.

"Memang ada arahan dari Pak Jusuf Kalla kalau APBN 2016 ini direvisi. Jadi semua harus jalan berimbang. Kalau penerimaannya naik, pengeluarannya juga kalau bisa dinaikkan, belanjanya dikurangin. Kalau nggak, masa nanti penerimaannya nggak ada, mau belanja pakai apa, masa kita mau ngutang-ngutang. Ini memang tujuannya agar postur anggarannya pas. Kondisi perekonomian sampai saat ini masih belum stabil, makanya perlu ada revisi," kata Staf Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi saat berbincang dengan suara.com di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2016) malam.

Salah satu indikator yang akan direvisi dari target APBN 2016 adalah dari sektor belanja, penerimaan terkecuali anggaran belanja pembangunan. Sofjan mengatakan, revisi APBN kali ini tidak hanya dikarenakan harga minyak dunia tang terus menunjukkan tren penurunan atau perlambatan ekonomi Cina atau isu yang sedang beredar saat ini. Melainkan, revisi ini dilakukan berdasarkan realisasi di 2015 yang masih belum maksimal.

"Ini berdasarkan realisasi di 2015. Makanya ini harus dicari jalan keluarnya agar tahun ini postur APBN-nya lebih baik lagi dari sisi pengeluaran dan penerimaannya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Nasution: Pemerintah Masih Kaji Perubahan APBN 2016

Darmin Nasution: Pemerintah Masih Kaji Perubahan APBN 2016

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 11:46 WIB

Kemenkeu Dapat Pre-Funding Rp63,4Triliun di Januari 2016

Kemenkeu Dapat Pre-Funding Rp63,4Triliun di Januari 2016

Bisnis | Senin, 04 Januari 2016 | 22:17 WIB

Target Penerimaan Pajak Tahun 2016 Harus Direvisi

Target Penerimaan Pajak Tahun 2016 Harus Direvisi

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 13:38 WIB

Revisi Penerimaan Pajak 2016 Masih Dikaji

Revisi Penerimaan Pajak 2016 Masih Dikaji

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 14:06 WIB

4 Bank BUMN Salurkan Dana APBN 2016

4 Bank BUMN Salurkan Dana APBN 2016

Bisnis | Kamis, 17 Desember 2015 | 18:57 WIB

Terkini

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:40 WIB

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:27 WIB

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif

Bekaci | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Bedah Plastik Thailand Kian Diminati, Ini Alasan Standar Internasional Jadi Magnet Pasien Indonesia

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×