Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kemenperin Beberkan Kondisi Panasonic dan Toshiba Saat Ini

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 05 Februari 2016 | 17:58 WIB
Kemenperin Beberkan Kondisi Panasonic dan Toshiba Saat Ini
Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan dalam jumpa pers [suara.com/Ummy Hadyah Saleh]

Suara.com - Kementerian Perindustrian menegaskan tidak ada pemutusan hubungan kerja secara massal terhadap buruh yang bekerja di dua perusahaan elektronik asal Jepang, PT .Panasonic Lighting dan PT. Toshiba.

"Bahwa industri elektronik yakni Panasonic dan Toshiba, sampai saat ini tidak melakukan PHK massal, yang dilakukan mereka adalah restrukturisasi daripada perusahaannya," ujar Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika I Gusti Putu Suryawirawan dalam jumpa pers di kantor Kementerian Industri, Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (5/2/2016.

Putu menjelaskan Panasonic Lighting merestrukturisasi dan melakukan rasionalisasi usaha karena tren teknologi yang terus berkembang. Dalam proses tersebut, kata Putu, perusahaan menyalurkan karyawan ke perusahaan Panasonic yang sudah direstrukturisasi.

Perusahaan yang sudah direstrukturisasi yakni PT. Panasonic Lighting Indonesia yang memproduksi lampu bohlam dan PT. Panasonic Gobel Eco Solution Manufacturing Indonesia yang memproduksi luminary light emitting diode untuk pasar domestik dan ekspor.

"Panasonic jelas bahwa mereka ikut perkembangan teknologi sehingga harus melakukan beberapa penutupan pabrik mereka dan tidak melakukan semena-mena kepada karyawannya. Tapi adanya pengurangan tenaga kerja, Panasonic melakukan penyaluran terhadap tenaga kerja yang dikurangi tersebut, sehingga tidak ada PHK," katanya.

Mengenai restrukturisasi karyawan di Toshiba, Putu belum mendapatkan informasi resmi.

"Untuk Toshiba, secara resmi belum ada informasi kepada kami, kami mengalami kesulitan, kami hormati masalah yang dihadapi Toshiba tentang kepemilikan. Dimana kita tahu kepemilikan Toshiba dipindahkan ke perusahaan yang baru yang akan melakukan restrukturisasi, dan sampai sekarang belum jelas dan kapan akan dilakukan (restrukturisasi)," kata Putu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panasonic-Toshiba Tutup Pabrik, Hafisz Tohir: Ini Tanda Buruk

Panasonic-Toshiba Tutup Pabrik, Hafisz Tohir: Ini Tanda Buruk

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 14:49 WIB

Keadaan Iklim Investasi Jika Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

Keadaan Iklim Investasi Jika Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 13:07 WIB

Istana Klaim Panasonic dan Toshiba Tak Pecat Buruh

Istana Klaim Panasonic dan Toshiba Tak Pecat Buruh

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:52 WIB

Pemerintah Belum Dapat Info Resmi Toshiba dan Panasonic Tutup

Pemerintah Belum Dapat Info Resmi Toshiba dan Panasonic Tutup

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:44 WIB

BKPM Klarifikasi Alasan Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

BKPM Klarifikasi Alasan Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:33 WIB

Terkini

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Kemeriahan Ngeropok, Saat Berkah Panjang Mulud Melimpah di Lopang Serang

Banten | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:03 WIB

×