Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.318,500
LQ45 630,677
Srikehati 317,136
JII 401,976
USD/IDR 17.600

BKPM Klarifikasi Alasan Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2016 | 12:33 WIB
BKPM Klarifikasi Alasan Panasonic dan Toshiba Tutup Pabrik
Kepala BKPM Franky Sibarani (tengah). (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal dalam waktu akan mengirimkan surat kepada Toshiba dan Panasonic. Mereka menutup pabriknya di Indonesia.

"Kita tentu mencermati permasalahn ini yang mengemuka di media. Kami daalam waktu dekat akan mengirim surat khususnya kepada dua perusahaan tersebut, yakni Toshiba dan Panasonic," kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (4/2/2016).

Dalam surat tersebut nantinya akan ada dua poin yang disampaikan. Ini untuk mencarikan solusi yang tepat kepada kedua peruasahaan tersebut.

"Pertama kami akan menanyakan apa yang bisa pemerintah lakukan agar mereka tetap membuka pabriknya di Indonesia. Kedua, memberikan alternatif pilihan terhadap karyawannya. Misalnya dengan menciptakan lapangan pekerjaan yang baru atau sebagainya. Jadi ini nanti akan kita satukan," ungkapnya.

Untuk poin alternatif pilihan kepada karyawan, Franky mencontohkan, melakukan pertukaran pekerja di pindah ke lokasi pabrik yang lainnya.

"Seperti pada waktu presiden menghadiri acara di Wonogiri. Ada satu pabrik korea. Disana kita berkomunikasi kepada para pekerja ternyata mereka merasa lebih nyaman kembali ke kampung yang sebelumnya mereka bekerja di Jawa Barat atau daerah lainnya. Tapi ini sekali lagi pilihan. Jadi ini bisa menjadi pilihan karyawannya itu sendiri," kata Franky.

Seperti diketahui, Dua perusahaan raksasa elektronik asal Jepang, Toshina dan Panasonic, memutuskan untuk menutup pabriknya di Indonesia. Pabrik yang ditutup berlokasi di Cikarang, Bekasi, dan di Pasuruan, Jawa Timur.

Hingga saat ini pemerintah belum mengetahui apa yang melatarbelakangi dua perusahaan tersebut menutup pabriknya di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buruh Panasonic dan Toshiba Dipindah ke Bogor

Buruh Panasonic dan Toshiba Dipindah ke Bogor

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:25 WIB

Istana Bantah Panasonic dan Toshiba Tutup karena Dendam Jepang

Istana Bantah Panasonic dan Toshiba Tutup karena Dendam Jepang

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:15 WIB

Serikat Pekerja Dunia Respon Rencana Panasonic dan Toshiba Tutup

Serikat Pekerja Dunia Respon Rencana Panasonic dan Toshiba Tutup

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 11:09 WIB

Pertumbuhan Panasonic di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

Pertumbuhan Panasonic di Indonesia Tertinggi di Asia Pasifik

Tekno | Rabu, 03 Februari 2016 | 23:14 WIB

Rachmat Gobel Bantah Pabrik Panasonic Indonesia Tutup

Rachmat Gobel Bantah Pabrik Panasonic Indonesia Tutup

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 20:29 WIB

Kemenperin Resmi Terima Laporan Panasonic Indonesia Tutup Pabrik

Kemenperin Resmi Terima Laporan Panasonic Indonesia Tutup Pabrik

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 15:38 WIB

BKPM: Panasonic dan Toshiba Belum Lapor Mau Tutup

BKPM: Panasonic dan Toshiba Belum Lapor Mau Tutup

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 15:27 WIB

2 Raksasa Industri Jepang Ambruk, Jadi Sinyal Negatif Ekonomi RI

2 Raksasa Industri Jepang Ambruk, Jadi Sinyal Negatif Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 21:32 WIB

Ribuan Buruh Terancam PHK, Menaker Segera Panggil Perusahaan

Ribuan Buruh Terancam PHK, Menaker Segera Panggil Perusahaan

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 21:26 WIB

Penjualan TV Anjlok, Panasonic Berpaling ke Mobil

Penjualan TV Anjlok, Panasonic Berpaling ke Mobil

Otomotif | Rabu, 20 Januari 2016 | 20:40 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:04 WIB

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:48 WIB

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:43 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:37 WIB

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:30 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Strategi Prabowo Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18 WIB

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bank Himbara hingga Bank Asing Kebanjiran Dana BI, Total Likuiditas Tembus Rp424,7 Triliun

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:16 WIB