- Bursa Efek Indonesia menyesuaikan kalender operasional dengan menghentikan perdagangan saham pada empat tanggal di bulan Mei 2026.
- Penutupan sementara dilakukan untuk merayakan hari libur nasional serta cuti bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus dan Iduladha.
- Seluruh aktivitas perdagangan saham di lantai bursa akan kembali dibuka secara normal pada hari Jumat, 29 Mei 2026.
Suara.com - Para pelaku pasar modal dan investor domestik perlu mencermati penyesuaian kalender operasional Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang bulan Mei 2026.
Otoritas bursa telah menerbitkan panduan resmi mengenai hari-hari penutupan aktivitas perdagangan saham, yang disesuaikan dengan ketetapan pemerintah pusat terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 1447 Hijriah.
Berdasarkan kalender kerja tersebut, indeks acuan maupun aktivitas transaksi di lantai bursa akan mengalami masa rehat atau suspensi operasional sementara waktu pada pertengahan dan akhir bulan.
Penangguhan aktivitas pasar ini bertepatan dengan momen perayaan keagamaan besar, yakni Hari Kenaikan Yesus Kristus serta Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Hari Libur Bursa Efek Indonesia
Merujuk pada surat edaran yang diterbitkan oleh manajemen otoritas bursa, terdapat empat tanggal krusial di bulan Mei 2026 yang menghentikan jalannya transaksi perdagangan saham:
Kamis, 14 Mei 2026: Libur Nasional memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Jumat, 15 Mei 2026: Cuti Bersama Hari Kenaikan Yesus Kristus.
Rabu, 27 Mei 2026: Libur Nasional Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Kamis, 28 Mei 2026: Cuti Bersama Hari Raya Iduladha.
Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026?
Bagi para investor yang ingin menyusun strategi portofolio atau bersiap melakukan transaksi pasca-libur panjang, fokus utama tentu tertuju pada jadwal operasional normal lantai bursa.
Setelah melewati rangkaian libur keagamaan dan cuti bersama di akhir bulan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dijadwalkan akan kembali dibuka dan aktif melakukan perdagangan normal pada hari Jumat, 29 Mei 2026.
Sementara itu, untuk siklus libur pertama di pertengahan bulan (Kenaikan Yesus Kristus), pasar saham diketahui sudah kembali beroperasi lebih awal sejak Senin, 18 Mei 2026 lalu.