Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Achmad Fauzi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB
Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia
ilustrasi perdagangan karbon (pexels/ Marcin Jozwiak )
baca 10 detik
  • PT Pertamina NRE mengedukasi mahasiswa ITB mengenai mekanisme perdagangan karbon pada 21 Mei 2026 untuk mendukung target nasional.
  • Sistem perdagangan karbon memungkinkan pihak yang berhasil menekan emisi menjual kredit karbon guna mendorong dekarbonisasi secara ekonomi.
  • Transisi energi menuju emisi nol bersih 2060 menciptakan peluang karier baru berbasis ekonomi hijau bagi generasi muda Indonesia.

Suara.com - PT Pertamina New & Renewable Energy (NRE) mulai gencar memperkenalkan konsep carbon trading atau perdagangan karbon kepada generasi muda di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu perubahan iklim dan transisi energi di Indonesia.

Melalui gelaran Pertamina Goes to Campus 2026 di Institut Teknologi Bandung pada 21 Mei 2026, Pertamina NRE mengedukasi mahasiswa mengenai mekanisme perdagangan karbon dan perannya dalam mendukung target pengurangan emisi nasional.

Dalam acara tersebut, Pertamina NRE menghadirkan booth interaktif yang memberikan edukasi mengenai carbon trading, proses pengurangan emisi melalui kredit karbon, hingga pengembangan proyek energi rendah karbon untuk mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060.

Carbon trading sendiri merupakan sistem yang mendorong pengurangan emisi karbon. Perusahaan atau pihak yang mampu menekan emisi lebih besar dapat menjual hasil pengurangan emisinya kepada pihak lain yang emisinya masih tinggi.

Ilustrasi Emisi Karbon ( freepik/freepik)
Ilustrasi perdagangan Karbon ( freepik/freepik)

Mekanisme tersebut dinilai dapat mendorong lebih banyak pihak melakukan pengurangan emisi karena memiliki nilai ekonomi.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, mengatakan pengenalan perdagangan karbon penting dilakukan agar generasi muda memahami perannya dalam mendukung dekarbonisasi nasional.

"Pengenalan carbon trading menjadi penting agar generasi muda memahami bagaimana mekanisme perdagangan karbon dapat berkontribusi dalam pengurangan emisi serta mendukung target dekarbonisasi di Indonesia," ujar Sri seperti dikutip, Minggu (24/2/2026).

Menurut dia, transisi energi saat ini juga membuka peluang besar bagi lahirnya green jobs atau pekerjaan berbasis ekonomi hijau yang semakin berkembang secara global.

Sri mengatakan tren energi bersih dan keberlanjutan bukan hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi anak muda Indonesia.

baca juga

"Hal tersebut menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya menghadirkan tantangan, tetapi juga membuka peluang karier dan pengembangan kompetensi baru bagi generasi muda," katanya.

Selain edukasi di kampus, Pertamina NRE sebelumnya juga aktif melakukan kampanye pengurangan emisi karbon melalui program carbon offset bersama aplikasi Livin' by Mandiri.

Melalui program tersebut, masyarakat diperkenalkan pada konsep carbon offset, yakni mekanisme kompensasi emisi karbon melalui pembelian kredit karbon untuk mendukung proyek-proyek penurunan emisi terverifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bank Indonesia Gunakan Kalkulator Hijau Versi 2 untuk Hitung Emisi Karbon

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 11:29 WIB

Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih

Dunia Usaha Kian Agresif Percepat Transisi Menuju Emisi Nol Bersih

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:10 WIB

Terkini

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

8 Bank Resmi Merger, OJK Ungkap Alasannya

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 15:22 WIB

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

OKX Masuk Bisnis AI, Bidik Ekonomi Agen Otonom Bernilai Triliunan Dolar

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:55 WIB

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:33 WIB

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:12 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:48 WIB

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:30 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

×