Array

Pembangunan Kereta Api Kalimantan Terganjal Kurangnya Konsultan

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 10 Februari 2016 | 18:29 WIB
Pembangunan Kereta Api Kalimantan Terganjal Kurangnya Konsultan
Sejumlah pekerja bekerja sama melakukan perawatan rel kereta api [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pembangunan jalur kereta api di Kalimantan masih terbentur kurangnya konsultan, kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko.

Seusai peluncuran Asosiasi Penunjang Perkeretaapian Indonesia di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Rabu (10/2/2016), ia mengatakan saat ini konsultan yang ada tidak mencukupi.

"Konsultannya tidak sampai 10 orang, karena ini ada ketentuannya dan yang ahli mengenai desain ini sangat terbatas," ucapnya.

Presiden Jokowi sendirit telah melakukan groundbreaking proyek pembangunan jalur Kereta Api Kalimantan bernama Kereta Api Borneo pada Kamis (19/11/2015).Untuk itu, dia mengaku telah melakukan kerja sama dengan rektor di Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera untuk menyediakan mata kuliah khusus untuk perkeretaapian.

"Ke depannya akan dibuat kursus singkat spesifikasi, enam bulan atau satu tahun agar memiliki keahlian di bidang perkeretapian karena selama ini kurang diminati," ujarnya.

Terlebih, lanjut dia, kondisi geografis di Kalimantan sangat berbeda dengan di Pulau Jawa karena banyaknya lahan gambut.

"Pertama anggarannya, kedua kondisi geografisnya sangat berat karena lahan gambut, kalau dijawa kan tinggal ditimbun saja," tuturnya.

Hermanto menyebutkan kebutuhan investasi untuk pembangunan kereta api Kalimantan dalam jangka waktu lima tahun ke depan, yakni Rp40 triliun.

Dalam dokumen Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terdapat 10 jalur kereta api yang masuk dalam "draft" rencana pembangunan jalur perkeretaapian di Kalimantan periode 2015-2019.

Jalur-jalut tersebut, di antaranya jalur Pontianak-Batas Negara 268 kilometer, Pontianak-Sanggau 143 kilometer, Sanggau-Palangkaraya 587 kilometer, Banjarmasin-Palangkaraya 194 kilometer, Banjarmasin-Tanjung 196 kilometer dan Tanjung-Balikpapan 234 kilometer.

Selanjutnya, Balikpapan-Samarinda 89 kilometer, Samarinda-Lubuk Tutung 145 kilometer, Tanjung Redep-Lubuk Tutung 293 kilometer dan Batas Negara-Tanjung Redep 279 kilometer.


Kereta Api Borneo akan menghubungkan Pelabuhan Buluminung dengan BHP Billiton's Indomet Coal Project sepanjang 352 kilometer untuk lintas selatan. 

Kemudian untuk lintas utara akan menghubungkan BHP Billiton's Indomet Coal Project dengan Pelabuhan Bayan sepanjang 223 kilometer. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI