Fuad Bawazier: Tidak Ada PHK Massif di Indonesia

Adhitya Himawan

Jum'at, 12 Februari 2016 | 14:19 WIB
Fuad Bawazier: Tidak Ada PHK Massif di Indonesia
Ratusan massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Indonesia (GBI) melakukan aksi unjuk rasa [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier berpendapat bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) di Tanah Air tidak seperti yang dibayangkan berbagai pihak, karena tidak terjasi secara masif atau besar-besaran yang dilakukan sejumlah perusahaan.

Fuad di Jakarta, Jumat pagi (12/2/2016), melalui pesan tertulisnya mengakui memang ada kesan telah terjadi PHK besar-besaran di berbagai perusahaan di Tanah Air terkait adanya penutupan pabrik elektronik Panasonic, Toshiba dan perusahaan otomotif Ford yang asal Amerika Serikat (AS).

Padahal, menurut Fuad, Toshiba dan Panasonic konteksnya lain. Dua perusahaan ini ditutup karena mereka kalah bersaing dengan perusahaan elektronik lainnya dari Korea Selatan di Indonesia. Sehingga, lanjut dia, kedua perusahaan itu melakukan relokasi dan reorganisasi di tubuh perusahaannya agar lebih efisien.

Langkah serupa juga dilakukan Ford yang relokasi pabriknya di Thailand.

"Kondisi seperti itu akhirnya terjadi PHK. Namun di Indonesia sekarang ini tidak ada PHK yang disebabkan iklim usaha yang sudah tidak kondusif sehingga mengharuskan perusahaan melakukan PHK," ungkap Fuad yang juga mantan Dirjen Pajak.

Faktanya, menurut Fuad, masih banyak perusahaan di Indonesia yang melakukan penerimaan karyawan baru.

"Jadi sebenarnya berusaha di Indonesia ini masih kondusif," papar Fuad.

Selain itu, lanjut Fuad, kondisi perekenomian di Indonesia masih bagus. Hal itu ditunjukkan dengan indikator ekonomi Indonesia yang relatif lebih baik seperti nilai mata uang rupiah atas dolar AS masih kuat, cadangan devisa Indonesia masih di atas 100 miliar dolar AS.

"Indikator ekonomi seperti ini bisa memberikan kenyaman untuk iklim usaha di Indonesia. Selain itu, situasi keamanan juga masih baik, buktinya kita tidak terpengaruh oleh kasus teror yang terjadi di Thamrin baru-baru ini," papar Fuad.

Namun demikian, papar Fuad, Indonesia memang menghadapi persoalan khususnya dengan adanya perdagangan bebas, di antaranya seperti MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). Bukan karena takut produk dalam negeri kalah bersaing dengan produk dari negara ASEAN.

"Kita mengkhawatirkan terjadi lagi relokasi dan reorganisasi pabrik-pabrik di Indonesia seperti yang dilakukan Panasonic, Toshiba dan perusahaan otomotif Ford dalam rangka efisiensi. Ini memang yang harus diantisipasi pemerintah karena kalau terjadi lagi maka PHK sulit dihindari," papar Fuad.

Dalam pasar bebas sekarang ini, ia menjelaskan, investor bisa melakukan efisiensi dengan membuat satu pabrik di negara ASEAN. Atau mereka merger dengan pabrik yang sudah ada di negara ASEAN, toh dengan pasar bebas sekarang ini produk mereka akan bisa dijual dimana pun di negara ASEAN karena adanya MEA itu.

Isu PHK berhembus kencang dalam 2 minggu terakhir. Peristiwa PHK yang menimpa Toshiba dan Panasonic menjadi awal mulanya. Bahkan menurut Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Said Iqbal, pihaknya mencatat ada 8 perusahaan yang melakukan PHK baru-baru ini. Antara lain PT Toshiba : 865 orang, PT Panasonic Pasuruan : 800 orang, PT Panasonic Bekasi : 480 orang, PT Samoin :1166 orang, PT Star Link: 452 orang, PT Philips Sidoarja :800 orang, Perusahaan minyak HarlaBurton :200 orang, dan Ford Indonesia yang berencana PHK 2000 orang. 

Selain itu,perusahaan-perusahaan komponen otomotif  (Yamaha,Kawasaki,Astra Honda) mem-PHK buruh kontraknya dengan tidak lagi memperpanjang kontrak kerjanya, di bidang perusahaan minyak sekitar 5000-an orang telah di phk. Beberapa perusahaan perbankan juga telah berencana akan mem-PHK karyawannya. 

Tak hanya itu, kabar gelombang PHK menurut Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga menimpa sektor industri farmasi. Iqbal mengatakan perusahaan farmasi multinasional yang melakukan PHK antara lain Pabrik PT Novartis di Kuningan, Jakarta Selatan mem-PHK 100 orang dari total 300 buruhnya, pabrik PT Sandoz di Pasar Rebo, Jakarta Timur mem-PHK 200 orang dari total 300 buruhnya dan PT Sanopi Aventis di Jalan A Yani, Jakarta Timur mem-PHK lima orang, tetapi kemungkinan bertambah menjadi 100 orang, dari total 300 buruhnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

Korban PHK Tabrak Porsche di Gading Serpong, Sikap Pemilik Mobil Mewah itu Bikin Shock

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:39 WIB

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

PHK Massal 8.000 Karyawan, Perusahaan Ini Beri Pesangon Rp13 Miliar

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Pabrik Sepatu di Banten PHK Massal dan Pindah ke Jateng, UMR Jadi Alasan?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:36 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Bikin Senang Buruh, PHK Massal Tak Akan Terjadi Lagi

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:12 WIB

HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran

HUT ke-45 Warkaban, BBPPVP Bekasi Siap Lanjutkan Pelatihan Kerja untuk Transmigran

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:09 WIB

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

PHK Tembus 53.490 Orang hingga Agustus 2026, Airlangga: Lapangan Kerja Masih Lebih Besar

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 14:47 WIB

Terkini

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

Kapolri Siapkan Program Poliran, Pengangguran Dilatih agar Tak Terjerumus Kriminalitas

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Birokrasi No Viral No Justice: Kenapa Pelayanan Publik Selalu Dipersulit?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Apakah Minyak Zaitun Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Begini Cara Pakai yang Efektif

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:15 WIB

×