Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20

Tomi Tresnady

Selasa, 01 Maret 2016 | 07:44 WIB
Emas Naik Didorong Hasil Mengecewakan Pertemuan G20
Ilustrasi emas batang [Shutterstock]

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik pada Senin (29/2/2016) waktu setempat atau Selasa (1/3) waktu Indonesia, setelah pertemuan G20 berakhir tanpa rencana nyata untuk meningkatkan pertumbuhan, memberikan dukungan untuk logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April naik 14 dolar AS atau 1,15 persen, menjadi menetap di 1.234,40 dolar AS per ounce.

Para pedagang mengawasi dengan cermat pertemuan G20, yang diadakan selama akhir pekan, untuk tanda-tanda kekuatan atau kelemahan dalam ekonomi global. Karena tidak ada rencana konkret disepakati, pedagang memindahkan aset-aset mereka ke emas sebagai "safe haven", kata para analis.

Pasar ekuitas Eropa juga jatuh. Indeks DAX 30 Jerman turun 92 poin atau hampir satu persen, dan indeks FTSE 100 Inggris merosot 10 poin atau 0,18 persen. Ketika ekuitas membukukan kerugian, logam mulia biasanya naik, karena investor mencari tempat yang aman.

Kemunduran dalam ekuitas euro dan kegelisahan atas situasi ekonomi global telah mengimbangi tekanan pada logam mulia dari keuntungan dalam indeks dolar AS, yang naik sebesar 0,09 persen menjadi 98,25 pada pukul 17.50 GMT.

Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah.

Pedagang juga menunggu rilis data ekonomi minggu ini. Indeks manufaktur Institute for Supply Management (ISM) akan dirilis pada Selasa, dan laporan ketenagakerjaan besar akan keluar pada Jumat, bersama dengan laporan perdagangan internasional.

Sementara itu, perak untuk pengiriman Mei ditambah 20,4 sen, atau 1,39 persen, menjadi ditutup pada 14,918 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 19,2 dolar AS atau 2,1 persen menjadi ditutup pada 934,3 dolar per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Harga Emas Melemah Akibat Penguatan Kurs Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 27 Februari 2016 | 11:32 WIB

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Harga Emas yang Diperdagangkan Pagi Ini Tidak Berubah

Bisnis | Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:12 WIB

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Berakhir Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Sabtu, 20 Februari 2016 | 06:17 WIB

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Pasar Ekuitas AS Jatuh Lagi, Harga Emas Naik

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 06:03 WIB

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Haga Emas Naik Akibar Kurs Dolar AS Lebih Lemah

Bisnis | Kamis, 18 Februari 2016 | 06:32 WIB

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Kenaikan Ekuitas AS Bikin Harga Emas Jatuh Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 06:41 WIB

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2016 | 05:03 WIB

Harga Emas Turun Akibat Tekanan Pada Logam Mulia

Harga Emas Turun Akibat Tekanan Pada Logam Mulia

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 05:53 WIB

Harga Emas Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Naik Akibat Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Februari 2016 | 05:33 WIB

Terkini

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Inflasi Mei 2026 Naik Lagi, Harga Cabai hingga Bawang Merah Tekan Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:31 WIB

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:18 WIB

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Kenakan Fuel Surcharge hingga 50 Persen

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:08 WIB

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Keandalan Fasilitas Operasi dan Stabilitas Pasokan Energi di Bali

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:53 WIB

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB