Bank Sentral Australia Pertahankan Suku Bunga Acuan

Adhitya Himawan

Selasa, 01 Maret 2016 | 17:09 WIB
Bank Sentral Australia Pertahankan Suku Bunga Acuan
Bank Sentral Australia. [Shutterstock]

Suara.com - Para bankir bank sentral Australia telah mempertahankan sikap optimis mereka terhadap perekonomian lokal meskipun pasar keuangan bergejolak. Ini terlihat dari keputusan mereka mempertahankan suku bunga utama (official cash rate) di rekor terendah dua persen untuk bulan ke-11 berturut-turut.

Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Glenn Stevens, dalam sebuah pernyataannya pada Selasa (1/3/2016) yang sebagian besar tidak berubah dari pertemuan kebijakan 2 Februari, mengatakan ada prospek yang wajar untuk pertumbuhan dalam ekonomi Australia, sekalipun inflasi rendah tetapi "dekat dengan target." "Oleh karena itu dewan memutuskan bahwa pengaturan kebijakan moneter saat ini tetap tepat," kata Stevens. Dewan dipertahankan pelonggaran bias bersyaratnya "yang akan sesuai untuk memberikan dukungan terhadap permintaan" jika inflasi tetap rendah.

Namun kepala ekonom Commonwealth Bank of Australia Michael Blythe mengatakan, ada berbagai pengaruh yang menunjukkan rintangan bagi RBA menurunkan suku bunga masih cukup tinggi.

"Pandangan bank tentang ekonomi global tidak diturunkan, bank mengkarakterisasi volatilitas pasar keuangan tidak berubah dan bank masih melihat penguatan ekonomi non-pertambangan serta kondisi pasar tenaga kerja membaik," kata Blythe dalam catatan penelitian.

Pertumbuhan ekonomi global terjadi pada "kecepatan yang sedikit lebih rendah dari yang diharapkan" dan pasar keuangan baru-baru ini memamerkan "volatilitas tinggi" dengan selera risiko berkurang dari "pengaturan kebijakan yang berbesa di antara yurisdiksi utama," kata Stevens.

Pasar uang akan terus mempertimbangkan peluang penurunan suku bunga, lindung nilai terhadap pelonggaran bias, namun RBA memiliki preferensi yang jelas untuk stimulus tambahan melalui belanja dolar dan belanja infrastruktur Australia rendah.

Blythe mengatakan ada juga kekhawatiran tentang "ketidakseimbangan dari periode pengaturan kebijakan ekstrim" dan pertanyaan apakah penurunan suku bunga bekerja dari tingkat rendah.

"Rumah tangga sekarang khawatir bahwa penurunan suku bunga dari rekor terendah adalah indikator memburuknya prospek ekonomi," kata Blythe, menambahkan RBA telah secara eksplisit menyatakan penurunan suku bunga juga tidak membantu belanja modal.

"Perusahaan menggunakan diskon suku bunga yang tinggi dan lengket untuk mengevaluasi peluang belanja modal. Dan ada risiko bahwa para pemegang saham menanggapi penurunan suku bunga dengan meminta dividen lebih tinggi yang perusahaan-perusahaan bayar dengan memotong belanja modal," tutup Blythe. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Antisipasi Dampak Ekonomi Global, Menkeu Suahasil Beberkan Strategi APBN ke Prabowo

Antisipasi Dampak Ekonomi Global, Menkeu Suahasil Beberkan Strategi APBN ke Prabowo

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Wajah Baru Dunia Keuangan, Menyatunya TradFi dan Kripto di BBW 2026

Wajah Baru Dunia Keuangan, Menyatunya TradFi dan Kripto di BBW 2026

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:10 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×