Kenali Macam Karakter Orang Atur Uang

Angelina Donna | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2016 | 08:12 WIB
Kenali Macam Karakter Orang Atur Uang
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Karakter setiap orang menentukan sikap mereka dalam melakukan suatu hal. Sikap tersebut memang sudah melekat pada diri mereka sendiri sejak lahir dan mungkin sulit untuk dirubah. Banyak faktor yang membuat kebiasaan itu melekat, seperti faktor keturunan dan lingkungan. Faktor keturunan tidak akan pernah hilang dari diri mereka, tetapi bisa dirubah jika memang mau mencobanya.

Sedangkan faktor lingkungan bisa terwujud karena pengaruh orang-orang sekitar, entah itu teman atau keluarga.

Karakter setiap orang menunjukkan sikap mereka dalam menyelesaikan banyak hal, seperti karakter orang dalam mengatur uang. Mengapa di sini membahas mengenai karakter orang dalam mengatur keuangan? Karena sikap tersebut yang sering tampak pada diri mereka. Misalnya saja, banyak dari mereka yang memilih shopping untuk menghilangkan stres atau memilih untuk berinvestasi untuk merencanakan keuangan masa depan.

Cara-cara tersebut terlihat melalui karakter setiap orang, karena uang merupakan barang utama yang perlu diatur setiap harinya dan mempunyai kesensitifan yang tinggi. Agar Anda mengetahuinya, berikut mengenali karakter orang dalam mengatur keuangan. 

1.Karakter Konservatif

Seseorang yang mempunyai karakter konservatif merupakan orang yang kolot dan bersikap mempertahankan keadaan yang berlaku. Mereka lebih suka menimbun barang-barang yang mempunyai nilai tinggi, seperti emas dan barang-barang mahal lainnya.

Biasanya mereka menyimpan uang di lemari atau di bawah tempat tidur. Orang yang mempunyai karakter ini umumnya menyimpan uang mereka sendiri, karena tidak percaya dengan bank atau lembaga keuangan lainnya. Selain itu, orang-orang berkarakter konservatif umumnya tidak mau mengambil risiko dalam berinvestasi. 

2.Karakter B&B (Broke and Begin)

Orang berkarakter ini termasuk sulit mengatur keuangan. Mereka tidak peduli dengan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Biasanya mereka tidak mempunyai kebiasaan menabung. Ketika menerima gaji, terkadang gaji mereka langsung habis atau gaji hanya numpang lewat dan tidak mementingkan kebutuhan lainnya.

Selain itu, karakter B&B ini seringkali meminjam uang untuk kebutuhan sepele, seperti makan siang atau membeli suatu hal yang tidak penting. Hasrat mereka untuk memenuhi keinginan lebih dibanding memenuhi kebutuhan. Mereka juga tidak takut mengambil risiko meskipun dapat kehilangan uang dalam jumlah banyak.

3. Karakter Konsumtif

Karakter orang dengan sikap ini banyak ditemui, apalagi di kota besar seperti Jakarta. Mereka tergolong orang yang mengatur uang dengan meninggikan anggaran belanja. Orang konsumtif akan lebih mementingkan berbelanja dari pada kebutuhan lainnya. Biasanya mereka memilih shopping untuk menghilang stres.

Bisa dikatakan bahwa mereka tergolong orang-orang boros. Mereka bisa merencanakan keuangan dengan membuat tabungan tetapi harus ada anggaran yang lebih tinggi untuk belanja. Dan tipe orang ini tidak terlalu suka mengambil risiko. 

4.Karakter Gaya Hidup Tinggi

Orang yang mempunyai karakter ini cenderung materialis. Mereka memandang barang yang mempunyai harga tinggi. Orang berkarakter gaya hidup tinggi ini selalu berpikir bahwa kekayaan bisa didefinisikan melalui barang-barang mewah yang dimiliki. Mereka akan bercita-cita menjadi orang kaya dan terkenal. Mereka tidak takut mengambil risiko asalkan bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Mereka akan berpikir keras untuk mendapatkan kemewahan dan kekayaan lebih tinggi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Cara Hemat Membuat Anda Kaya

4 Cara Hemat Membuat Anda Kaya

Bisnis | Senin, 21 Maret 2016 | 08:40 WIB

4 Tips Jitu untuk Anda yang Ingin Ajukan Kredit Bank

4 Tips Jitu untuk Anda yang Ingin Ajukan Kredit Bank

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2016 | 09:04 WIB

Mau Terhindar dari Pencurian? Hindari Nomor-Nomor Pin Seperti Ini

Mau Terhindar dari Pencurian? Hindari Nomor-Nomor Pin Seperti Ini

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 08:47 WIB

7 Ide Bisnis Dengan Modal 500 Ribu Saja

7 Ide Bisnis Dengan Modal 500 Ribu Saja

Bisnis | Rabu, 16 Maret 2016 | 08:02 WIB

Lakukan 3 Langkah Ini Bila Anda Menerima Salah Transer dari Bank

Lakukan 3 Langkah Ini Bila Anda Menerima Salah Transer dari Bank

Bisnis | Selasa, 15 Maret 2016 | 07:04 WIB

Kiat Sukses Buka Cabang Kios Mie Ayam

Kiat Sukses Buka Cabang Kios Mie Ayam

Bisnis | Senin, 14 Maret 2016 | 07:57 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB