Pendapatan Rumah Sakit Siloam di 2015 Tumbuh 24 Persen

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 23 Maret 2016 | 18:02 WIB
Pendapatan Rumah Sakit Siloam di 2015 Tumbuh 24 Persen
Rumah sakit Siloam di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. [siloamhospitals.com]

Suara.com - PT Siloam Hospitals International Tbk, pengelola jaringan Rumah Sakit Siloam melaporkan pertumbuhan yang stabil atas Pendapatan Operasional Kotor (GOR) dan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) atas kinerja keuangan terkonsolidasi FY2015. Siloam masih mempu mencatatkan peningkatan pendapatan berkat naiknya permintaan terhadap layanan esehatan yang terus-menerus di seluruh Indonesia walaupun kondisi ekonomi sedang lesu di tahun 2015.

Presiden Direktur Siloam Romeo F. Lledo mengatakan bahwa GOR tumbuh sebanyak 24% menjadi Rp4.144 miliar pada FY2015 dari Rp3.341 miliar pada FY2014, sementara EBITDA naik sebanyak 23% menjadi Rp574 miliar dari Rp466 miliar pada FY2014, meskipun proyek-proyek pembangunan mengalami keterlambatan. Kenaikan GOR dipicu oleh peningkatan kapasitas sejumlah rumah sakit yang dibuka pada tahun 2012, 2013 dan 2014. Perbaikan yang solid atas biaya jasa (service cost) dan biaya material (material cost), yang diikuti dengan sistem pengendalian pengeluaran operasional rumah sakit yang lebih baik menguatkan peningkatan GOR. "Profit setelah pajak untuk FY2015 adalah Rp61,71 miliar," kata Romeo dalam keterangan resmi, Rabu (23/3/2016).

GOR terus bertumbuh stabil di mana 7 rumah sakit Siloam yang mature memberikan kontribusi Rp2.439 miliar atau 59% dari GOR, sementara 13 rumah sakit baru berkontribusi sebesar Rp1.699 miliar atau 41% dari GOR. Anak perusahaan Siloam lainnya berkontribusi sebesar  Rp6 miliar atau 0.15% dari GOR.

Penerimaan rawat inap naik 27% sedangkan kunjungan rawat jalan bertumbuh 25%.

Target Siloam untuk menambah rumah sakit dan kapasitas tempat tidur terus berjalan sesuai rencana. Pada tahun 2015, Siloam menyelesaikan konstruksi 2 rumah sakit, satu di Yogjakarta dan lainnya di Labuan Bajo. Keduanya akan beroperasi setelah memperoleh perizinan dari pemerintah.

Pada akhir 2015, Siloam mengoperasikan 20 rumah sakit di 14 kota di seluruh Indonesia, dengan total kapasitas tempat tidur lebih dari 4.800, didukung lebih dari 2.100 dokter spesialis dan dokter umum, serta 8.200 perawat dan staf pendukung, yang memberikan pelayanan kepada hampir dua juta pasien yang membutuhkan kenyamanan dan pelayanan di Siloam Hospitals.

Romeo mengatakan bahwa pertumbuhan di tahun 2015 tetap impresif. Ini dipicu oleh peningkatan kapasitas rumah sakit-rumah sakit yang kami buka pada tahun 2012, 2013, dan 2014. Meskipun di tahun 2015 Siloam tidak membuka rumah sakit baru untuk mencapai level pertumbuhan selanjutnya, namun konstruksi yang sedang berjalan di hampir seluruh proyek pembangunan berjalan sesuai rencana dan bersifat inisiatif, demi menambah Out Patient suites serta kapasitas tempat tidur di rumah sakit yang sudah ada. "Perkembangan-perkembangan ini memberikan kami keyakinan yang sama besar dalam memastikan pertumbuhan dan memberikan pelayanan kesehatan kelas dunia kepada lebih banyak masyarakat Indonesia di masa mendatang," tutup Romeo.

Siloam adalah salah satu anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk. (“LPKR”). LPKR sendiri merupakan salah satu perusahaan properti publik terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan MARK Catatkan Penjualan Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

CBDK Raup Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Laba Bersih Melonjak 48 Persen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:10 WIB

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:58 WIB

Emiten Klinik PRDA Raup Laba Bersih Rp 207 Miliar Sepanjang 2025

Emiten Klinik PRDA Raup Laba Bersih Rp 207 Miliar Sepanjang 2025

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 11:22 WIB

FIFGROUP Kantongi Laba Rp4,63 Triliun di 2025, Indra Gunawan Resmi Jadi Bos Baru

FIFGROUP Kantongi Laba Rp4,63 Triliun di 2025, Indra Gunawan Resmi Jadi Bos Baru

Bisnis | Kamis, 12 Maret 2026 | 14:36 WIB

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Transaksi Digital Melejit, Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,7 Persen di Awal 2026

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2026 | 12:16 WIB

Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta

Volume Transmisi Gas PGN Naik, EBITDA Tembus USD971,2 Juta

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:20 WIB

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

SMBC Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 506 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:54 WIB

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:49 WIB

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:26 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB