Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

Rizal Ramli Ajak Belanda Bangun Kapal Serbaguna di Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 24 Maret 2016 | 18:11 WIB
Rizal Ramli Ajak Belanda Bangun Kapal Serbaguna di Indonesia
Menko Maritim Rizal Ramli memberikan konferensi pers usai bertemu Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders, di Jakarta, Kamis (24/3/2016). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menawarkan Belanda untuk membangun kapal serbaguna yang bisa difungsikan membawa penumpang dan kontainer.

"Kami membuka peluang dan partisipasi asing untuk membangun pelabuhan dan bandara. Tapi kami juga butuh kapal karena rata-rata umur kapal kami itu 20-30 tahun. Beli dari Jerman dan Belanda dulu sekali. Ini saatnya memperbaruinya," kata Rizal saat menjadi pembicara kunci dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Belanda Bert Koenders di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (24/3/2016).

Kendati membutuhkan kapal baru, mantan Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu mengatakan perlu ada perubahan desain kapal yang dapat berfungsi ganda.

Hal itu dilakukan guna mengikuti perkembangan zaman serta mendukung sektor pariwisata nasional yang saat ini tengah gencar digalakkan.

"Jadi kita sekarang harus bangun atau membeli kapal yang tidak hanya buat penumpang tapi fungsinya ganda. Bagian atas dibuat sebagai 'budget hotel' untuk turis, bawahnya bisa untuk muat kontainer," tuturnya.

Lebih lanjut, Rizal mengajak Belanda untuk bekerjasama dengan pola di mana teknisi Indonesia bisa bekerja dan menimba ilmu di Negeri Kincir Angin lalu kembali ke Tanah Air untuk mengembangkan perkapalan nasional.

Pola kerja sama seperti itu, menurut dia, bagus dilakukan karena selain bekerja sama, pada saat yang sama Belanda juga membantuk mendorong kapasitas domestik di Tanah Air.

Pola tersebut sendiri pernah diterapkan kepada teknisi PT. PAL yang kini telah berhasil mengekspor kapal perang buatan Indonesia ke Filipina.

"Ini kerja sama yang seharusnya dilakukan. Karena kalau Belanda hanya mencoba jual barang, kapal atau lainnya, menurut saya, Belanda akan kalah kompetitif dibanding China dan Korea," ujarnya.

Rizal menambahkan, dengan menggandeng perusahaan Indonesia, baik itu BUMN maupun swasta, Belanda dapat menekan biaya produksi sehingga bisa lebih kompetitif dengan pesaingnya di Asia.

"Tentu saja, saya harap pemerintah Belanda juga bisa bantu perusahaan swastanya dengan pembiayaan, difasilitasi dengan asuransi dan sebagainya agar bisa lebih kompetitif lagi," ucapnya.

Rizal menekankan, Indonesia yang terampil dan merek Belanda akan teknologinya diyakini dapat menjadi kombinasi tepat dan jika diterapkan, akan membuat penetrasi ke pasar ASEAN menjadi lebih mudah.

"Belanda harus melihat Indonesia tidak hanya sebagai Indonesia, tapi Belanda harus melihat Indonesia sebagai jendela dari 10 negara ASEAN lainnya. Kalau kita kombinasikan, kita bisa melakukan penetrasi ke 10 negara ASEAN lain untuk galangan kapal, pesawat terbang, teknologi dan lainnya," katanya mempromosikan Indonesia.

Selama ini industri galangan kapal di Indonesia memang masih lemah. Analis industri matirim, Kaharuddin Djenod menegaskan penyebab lemahnya industri perkapalan atau galangan kapal di Indonesia akibat dari aturan pemerintah yang salah. Selama ini, pemerintah pengeluarkan aturan yang salah dengan menggrtiskan bea masuk atau pajak impor kapal laut. Sementara impor komponen untuk membuat kapal di dalam negeri mendapatkan pajak berlapis. Mulai dari bea masuk sampai pajak penambahan nilai. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Persaingan Sengit Empat Raksasa dari 3 Benua

Peta Kekuatan Grup F Piala Dunia 2026, Persaingan Sengit Empat Raksasa dari 3 Benua

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:39 WIB

Frenkie de Jong Tetap Tenang usai Belanda Tumbang dari Aljazair Jelang Piala Dunia 2026

Frenkie de Jong Tetap Tenang usai Belanda Tumbang dari Aljazair Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59 WIB

Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026

Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:01 WIB

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:47 WIB

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:11 WIB

Mantan Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum Tinggalkan Al-Ettifaq

Mantan Gelandang Liverpool Georginio Wijnaldum Tinggalkan Al-Ettifaq

Bola | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:35 WIB

Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026

Prediksinya 3 Kali Benar Semua, Ekonom Jerman Ramal Belanda Sabet Gelar Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 01 Juni 2026 | 14:30 WIB

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

Viral! Gegara Hal Ini Polisi Banting dan Seret Wanita Hamil, Suami Korban Ikut Dipukuli

News | Senin, 01 Juni 2026 | 07:45 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB

Merasa Betah, Memphis Depay Tegaskan Ingin Bertahan di Corinthians

Merasa Betah, Memphis Depay Tegaskan Ingin Bertahan di Corinthians

Bola | Jum'at, 29 Mei 2026 | 10:46 WIB

Terkini

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Ekonomi Indonesia Tidak Sedang Mengulang Krisis 1998, Purbaya Optimistis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:44 WIB

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB