Jokowi Kunjungi Inggris, Hasilkan Kesepakatan Bisnis US$19 Miliar

Adhitya Himawan, Erick Tanjung

Kamis, 21 April 2016 | 13:54 WIB
Jokowi Kunjungi Inggris, Hasilkan Kesepakatan Bisnis US$19 Miliar
Presiden Jokowi bertemu sejumlah pengusaha di London, Rabu (20/4/2016). [Sekretariat Kepresidenan]

Suara.com - Kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Inggris berhasil mengantongi 12 kesepakatan bisnis senilai 19,02 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) (setara dengan Rp 237 triliun dengan kurs dolar AS Rp 12.500). Dari jumlah tersebut terdapat tiga existing investor yang memperluas bisnis mereka, lima perusahaan yang menandatangani komitmen investasi serta empat perusahaan yang menandatangani nota kesepahaman dengan mitra lokal mereka dari Indonesia.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani yang memberikan pengantar sebelum keynote speech Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Inggris merupakan negara yang telah lama menjadi sumber investasi bagi Indonesia. “Realisasi investasi dari Inggris tercatat 4,8 miliar Dolar AS sejak 2010 dan menyerap 214 ribu tenaga kerja di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (20/4/2016).

Franky mengemukakan bahwa pihaknya yakin bahwa semakin membaiknya iklim usaha di Indonesia, maka kerjasama investasi dan perdagangan antara kedua negara semakin meningkat. “Pemerintah telah menerbitkan 11 paket kebijakan ekonomi sejak September tahun lalu termasuk formula penetapan upah yang akan membuat biaya tenaga kerja akan lebih terprediksi,” jelasnya.

Lebih lanjut Kepala BKPM mengatakan bahwa berbagai kebijakan dilakukan pemerintah untuk memudahkan investor diantaranya pelayanan terpadu satu pintu, layanan investasi 3 jam, kemudahan investasi langsung konstruksi yang telah  diimplementasikan di 14 kawasan industri serta percepatan jalur hijau dan pembentukan pusat logistik berikat.

“Berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi investor. Saat ini pemerintah sedang mengkaji seluruh kebijakan baik di level pusat maupun daerah yang menghambat investasi,” sebutnya.

Kepala BKPM juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkenalkan perwakilan BKPM di London Nurul Ichwan dan Koordinator Marketing Officer wilayah Inggris Meyer Siburian yang siap memfasilitasi segala concern yang dimiliki oleh investor Inggris.

Dari sisi potensi, Franky menggarisbawahi potensi Indonesia sebagai produsen berbagai komoditas utama seperti kelapa sawit, kakao, karet, timah, nickel dan panas bumi. Di ekonomi digital, Indonesia juga memiliki prospek yang cemerlang dengan kurang lebih 88,1 juta populasi sebagai pengguna internet dan 79,1 juta penduduk sebagai pengguna media sosial.

Turut hadir dalam kegiatan forum bisnis yang dihadiri oleh 350 pengusaha Inggris tersebut Menteri Perdagangan dan Investasi Inggris Mark Ian Price, Utusan Khusus Perdana Menteri Inggris Bidang Perdagangan Richard Graham serta dari pihak Indonesia Menteri-menteri Kabinet Kerja, dan Dubes RI untuk Inggris Rizal Sukma.

Kunjungan Presiden Jokowi diharapkan meningkatkan keyakinan investor Inggris tentang reformasi kebijakan dan layanan investasi yang telah dilakukan pemerintah Indonesia. Franky menjelaskan bentuk reformasi layanan investasi yang dilakukan BKPM adalah menjadikan lembaga tersebut sebagai one stop shop untuk investasi.

Realisasi investasi dari Inggris selama pada tahun 2015 mencapai 503 juta Dolar AS atau naik 22,98 persen dari rata-rata investasi pada tahun 2010-2014 yang berada di posisi US$ 409 juta. Inggris masuk dalam tujuh negara Eropa yang menjadi prioritas pemasaran investasi BKPM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Media Inggris Ingatkan Kebakaran Hutan Bukan Cuma di Kalimantan, Papua Juga Parah

Media Inggris Ingatkan Kebakaran Hutan Bukan Cuma di Kalimantan, Papua Juga Parah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Prediksi Liverpool vs Manchester City: Duel di Tengah Bayang-Bayang Kontroversi

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Investor Tak Perlu Ribet, Urus KITAS Pekerja Asing Cukup di BKPM

Investor Tak Perlu Ribet, Urus KITAS Pekerja Asing Cukup di BKPM

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Terkini

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Ulasan Anak yang Memendam Amarah: Ketika Luka Batin Menjadi Misteri

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:30 WIB

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

iPhone Duo Bermasalah? Pembeli Lapor Kerusakan di Layar Bagian Dalam

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:22 WIB

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

BUMI Akuisisi Perusahan Australia USD22 Miliar, Masuk Bisnis Tambang Emas

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Persija Tantang Persik Kediri, Shin Tae-yong Akui Timnya Bakal Kesusahan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:16 WIB

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

IHSG Bertahan di Level 5.400, Pantau Saham ANTM

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

Pramono Anung Pastikan Penataan Taman Puring Tak Gusur Pedagang Kecil

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:14 WIB

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi

Bekaci | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:13 WIB

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Garudayaksa Tumbang dari Persib akibat Gol Menit Akhir, Milos Joksic Soroti Kartu Merah

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Daftar HP Lipat RAM 12 GB Performa Gahar, Ini Harga Terbarunya di Indonesia

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Ekonomi Kreatif Jadi Taruhan Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 09:03 WIB

×