BI Klaim Pembentukan Klaster Pangan Efektif Tekan Inflasi

Adhitya Himawan

Senin, 25 April 2016 | 12:04 WIB
BI Klaim Pembentukan Klaster Pangan Efektif Tekan Inflasi
Gubernur BI Agus Martowardojo. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pembentukkan klaster yang mengembangkan produksi hulu ke hilir, terutama untuk komoditas pangan, cukup efektif untuk meningkatkan produksi dan meminimalisir faktor kelangkaan, sehingga laju inflasi dapat terjaga, kata Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo.

"Contohnya untuk bawang putih selama ini kita kan impor. Ternyata dari kalser 1 hektare itu bisa membuat produksi 22 ton. Dengan begitu, artinya kita tidak perlu tergantung pada impor kalau kita bisa menjaga produksi nasional," kata Agus di Jakarta, Senin (25/4/2016), saat memberikan penghargaan kepada 13 klaster terbaik yang dinilai telah membantu pengendalian inflasi.

Pembentukkan klaster merupakan pengembangan produksi dari hulu ke hilir yang mencakup industri pendukung, jasa penunjang, infrastruktur ekonomi, penelitian, pelatihan, dan sektor pendukung lainnya.

Agus mengatakan pendekatan produksi dengan mengedepankan sinergis antara hulu ke hilir ini sebaiknya diadaptasi di berbagai wilayah Indonesia.

Misalnya di Pontianak, kata Agus, dimana metode yang mengikuti fisiologi tanaman, yakni hazton telah dikembangkan dan terbukti telah meningkatkan produksi beras hingga dua kali lipat.

"Menggunakan sistem hazton itu yang tadinya 1 hektare bisa menghasilkan 4 ton jadi bisa meningkat menjadi 8 ton. Jadi ini harus dikembangkan dengan kerja sama pemerintah daerah dan pemerintah pusat," kata dia.

Agus mengatakan saat ini Bank Sentral melihat ancaman peningkatan laju inflasi paling besar dari harga bahan makanan bergejolak (Volatile food), karena untuk harga yang diatur pemerintah (administered prices) sudah dijaga oleh kebijakan pemerintah, seperti penurunan harga Bahan Bakar Minyak pada April ini dan Tarif Dasar Listrik.

"Misalnya bahwa inflasi Maret 0,19 persen (inflasi bulanan), 0,16 persen itu sumbangsih dari bawang merah. Kenapa? Karena kalau harganya naik sampai 30 persen itu langsung menjadi sumber tekanan inflasi," ujarnya.

BI ingin menjaga inflasi tahunan pada 2016 sebesar 4 persen plus minus 1 persen. Hingga Maret 2016, inflasi tahunan berada di 4,45 persen. Adapun untuk April, BI memprediksi akan terjadi deflasi sekitar 0,33 persen.

Sedangkan dalam pemberian penghargaan itu, Agus mengapresiasi 13 klaster terbaik. Klaser terbaik peringkat pertama adalah klaster padi organik binaan Pemda Kabupaten Ngawi, yang menjadi mitra Kantor Perwakilan BI Kediri.

Secara keseluruhan, BI membina 167 klaster yang menghasilkan 13 komoditas.

"Klaster komoditas penyumbang, beras, bawang merah dan cabai merah telah mencapai 113 klaster. Klaster-klaser ini tersebar di Pulau Jawa sebanyak 35 klaster, Sumatera 24 klaster, Kalimantan 13 klaster, Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara sebanyak 41 klaster," kata Agus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Cadev RI Tembus Rp2.583 Triliun, Tapi Bos BI Anyar Kasih Sinyal Bahaya

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:42 WIB

BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan

BI Siapkan Jurus Suntik Likuiditas, Dana Asing Rp930 Triliun Balik ke Sistem Keuangan

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 15:01 WIB

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI 2026-2031

Video | Rabu, 02 September 2026 | 17:00 WIB

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Destry Damayanti Dilantik Jadi Gubernur BI, Perempuan Pertama Jadi Bos Bank Sentral

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 19:09 WIB

Sah! Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031

Sah! Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI 2026-2031

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 18:59 WIB

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

DPR Sahkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI Periode 2026-2030

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:19 WIB

Dilantik Besok Jadi Gubernur BI, Destry Pastikan Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas

Dilantik Besok Jadi Gubernur BI, Destry Pastikan Stabilitas Ekonomi Jadi Prioritas

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 19:38 WIB

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Turun Gunung, BI Mau Ikut Atasi Kelangkaan Stok Cabai dan Bawang Merah

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:02 WIB

Suara Setuju Bergema di Senayan, Ini Daftar 'Bos' Baru BI yang Disahkan dalam Rapat Paripurna DPR

Suara Setuju Bergema di Senayan, Ini Daftar 'Bos' Baru BI yang Disahkan dalam Rapat Paripurna DPR

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:17 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Gentle Cleanser Low pH untuk Jaga Skin Barrier, Kulit Lembap Tanpa Sensasi Ketarik

4 Rekomendasi Gentle Cleanser Low pH untuk Jaga Skin Barrier, Kulit Lembap Tanpa Sensasi Ketarik

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 17:12 WIB

5 Cara Memilih AC Hemat Listrik dengan Teknologi Inverter, Bebas Tagihan Membengkak

5 Cara Memilih AC Hemat Listrik dengan Teknologi Inverter, Bebas Tagihan Membengkak

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 17:07 WIB

Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah

Tiba di Lombok, Putri Mahkota Swedia Langsung Disuguhi Minuman Racikan 11 Rempah

Bali | Sabtu, 05 September 2026 | 17:07 WIB

Shin Tae-yong Sesumbar Jelang Debut di Super League Yakin Persija Sikat Borneo FC

Shin Tae-yong Sesumbar Jelang Debut di Super League Yakin Persija Sikat Borneo FC

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 17:05 WIB

Menteri Pigai Geram Vonis Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dipangkas Desak Pengacara Ajukan Kasasi

Menteri Pigai Geram Vonis Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dipangkas Desak Pengacara Ajukan Kasasi

News | Sabtu, 05 September 2026 | 17:00 WIB

Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya

Erupsi Anak Krakatau Diduga Picu Dentuman hingga Bandung Raya

Jabar | Sabtu, 05 September 2026 | 17:00 WIB

Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba

Tokoh Adat Badui Jaro Saidi Putra Wafat, Sosok Penting di Balik Ritual Seba

Banten | Sabtu, 05 September 2026 | 16:57 WIB

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Saddil Ramdani Pamit dari Persib Bandung, Igor Tolic Buka Suara: Dia Tidak Senang

Bola | Sabtu, 05 September 2026 | 16:55 WIB

42 Gol dari Tiga Uji Coba, Kendal Tornado FC Makin Pede Jelang Kompetisi

42 Gol dari Tiga Uji Coba, Kendal Tornado FC Makin Pede Jelang Kompetisi

Jawa Tengah | Sabtu, 05 September 2026 | 16:52 WIB

Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!

Jelang Pengesahan Warga Baru Pagar Nusa, Kapolres Bojonegoro: Tak Ada Konvoi!

Jatim | Sabtu, 05 September 2026 | 16:45 WIB

×