Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Ingin Kontrol Keuangan dengan Baik? Ikuti Tips Ini

Angelina Donna

Jum'at, 29 April 2016 | 10:49 WIB
Ingin Kontrol Keuangan dengan Baik? Ikuti Tips Ini
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Salah satu cara yang membuat kita bisa mengendalikan pengeluaran dengan pemasukan yang kita miliki adalah membuat catatan belanja yang kita lakukan. Meski menjadi cara yang terlihat sederhana dan mudah, namun tidak semua orang mau melakukan-nya.

Beberapa orang menganggap cara ini terlalu sederhana dan tidak berdampak apa-apa. Sehingga mereka memilih untuk sekadar mencatat total jumlah pengeluaran.

Akan tetapi, ketika sudah menjumlahkan semuanya dan Anda merasa ada selisih antara rencana anggaran dengan realita belanja, kemungkinan yang Anda lakukan hanyalah sekadar mengingat kapan Anda berbelanja paling banyak dan untuk apa.

Beruntung bila pengeluaran tersebut jelas untuk satu kebutuhan yang memang menuntut biaya banyak sehingga Anda bisa lebih mengontrol penggunaan barang tersebut dan menghemat pengeluaran di periode selanjutnya. Masalahnya, bagaimana jika uang yang Anda belanjakan tersebut ternyata tidak hanya untuk mendapatkan satu macam barang? Apakah lantas Anda harus mengurangi penggunaan semua barang belanjaan yang menghabiskan cukup banyak dana tersebut?

Maka, untuk membantu Anda menumbuhkan kedisiplinan dalam membuat catatan pengeluaran, kami akan memaparkan beberapa cara mudah yang bisa Anda terapkan. Fungsi dari membuat catatan belanja ini adalah untuk menelusuri secara pasti alokasi dana masuk yang Anda miliki sehingga ketika mengetahui adanya kelebihan alokasi dana pada suatu kebutuhan bisa segera tampak dan ditindaklanjuti.

1. Sisihkan 1/3 Gaji untuk Ditabung

Ketika Anda menerima pendapatan hasil kerja Anda, selalu biasakan untuk menyisihkan setidaknya sepertiga bagian dari gaji Anda untuk dimasukkan dalam tabungan atau dianggarkan sebagai dana investasi. Jangan membiasakan diri untuk membelanjakan dulu uang Anda sehingga mendapatkan kebutuhan lantas sisa dari gaji tersebut baru ditabung. Hal ini sangat tidak efektif. Anda akan terbiasa untuk hidup benar-benar mengandalkan 100% uang pendapatan Anda.

Ketika terjadi hal tak terduga yang menuntut biaya lebih, bisa jadi Anda tidak bisa menanggungnya. Selain itu, perlu diketahui bahwa di masa depan Anda membutuhkan sejumlah dana untuk biaya hidup ketika Anda sudah tidak produktif bekerja. Apakah sanggup hanya dengan mengandalkan uang pensiun tanpa memiliki tabungan atau investasi apapun?

2. Penuhi Kebutuhan Harian Anda

Kebutuhan sehari-hari harus menjadi prioritas setelah tabungan atau investasi. Selalu beri bagian yang mencukupi untuk hal ini mulai dari kebutuhan makan hingga tagihan air dan listrik. Jangan pernah memotong anggaran untuk kebutuhan hidup sehari-hari karena bisa jadi aktivitas Anda akan sangat terganggu.

Misalkan Anda memotong anggaran untuk makan hingga sehari hanya dua kali makan, atau Anda memotong anggaran listrik padahal Anda sangat membutuhkan komputer untuk bekerja. Jika hal ini benar-benar terjadi, Anda tidak bisa beraktivitas seperti biasanya karena terlalu lemas akibat kurang gizi atau pekerjaan menjadi tidak selesai karena Anda sudah terlalu lama menggunakan komputer.

3. Perhatikan Kebutuhan Makanan Keluarga

Khusus untuk kebutuhan makan, Anda harus bisa menentukan besaran-nya secara pasti. Untuk mengetahui hal tersebut, Anda harus bisa merencanakan kebutuhan makan Anda akan menghabiskan berapa banyak. Setidaknya sisihkan sepertiga bagian dari biaya kehidupan sehari-hari untuk kebutuhan makan.

Makan adalah kebutuhan primer yang tidak bisa Anda hindari, usahakan untuk tidak mengganggu alokasi dana yang sudah ditetapkan. Jika alokasi dana ini berkurang untuk kebutuhan yang lain hingga Anda sampai mengorban-kan kebutuhan makan, bisa jadi Anda justru sakit dan pada akhirnya mengeluarkan dana lebih banyak untuk berobat.

4. Perhatikan Anggaran Kebutuhan Lainnya

Sisa dari gaji yang sudah Anda alokasi-kan untuk kebutuhan prioritas di atas adalah alokasi dana yang bisa Anda gunakan untuk memenuhi kebutuhan transportasi dan kebutuhan pendukung seperti belanja keperluan mandi dan cuci baju, keperluan pulsa, kesehatan, dan kecantikan terutama untuk perempuan. Meski berhemat, Anda harus pintar menyiasati agar semua kebutuhan pokok Anda terpenuhi.

Jaga Kondisi Finansial Anda dengan Baik

Itulah beberapa tips jitu yang bisa Anda terapkan guna membuat catatan belanja yang Anda perlukan setiap bulan. Jangan malas ya untuk mencatat pengeluaran Anda guna mengontrol kebutuhan mana yang sebaiknya mendapatkan perhatian lebih atau bagian mana yang harus dikurangi agar kondisi finansial Anda tetap terjaga. Meskipun sederhana, hal ini juga bisa membantu Anda terhindar dari utang yang justru banyak menimbulkan masalah daripada memberikan solusi.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

8 Dasar Keuangan Pribadi yang Anda Wajib Ketahui

 7 Tempat Jual Beli Emas yang Paling Aman

 Kelebihan Kartu Kredit Syariah dan Perhitungan Tagihannya

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Cara Aman Hindari Penipuan Belanja Online

6 Cara Aman Hindari Penipuan Belanja Online

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 14:29 WIB

3 Hal yang Harus Dilakukan dalam Hal Keuangan di Usia 40-an

3 Hal yang Harus Dilakukan dalam Hal Keuangan di Usia 40-an

Bisnis | Rabu, 27 April 2016 | 14:20 WIB

7 Tips Sukses Menabung Tanpa Pusing

7 Tips Sukses Menabung Tanpa Pusing

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 08:40 WIB

5 Jurus Belanja Online Anti Boros

5 Jurus Belanja Online Anti Boros

Bisnis | Senin, 25 April 2016 | 10:31 WIB

8 Tips Barang Bekas yang Bisa Dibeli

8 Tips Barang Bekas yang Bisa Dibeli

Bisnis | Jum'at, 22 April 2016 | 14:32 WIB

4 Hal Penting Agar Bisnis Online Sukses dan Banyak Pelanggan

4 Hal Penting Agar Bisnis Online Sukses dan Banyak Pelanggan

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 08:57 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×