Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB
Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak
Ilustrasi harga minyak dunia. [Suara.com/HD]
baca 10 detik
  • Presiden AS memberlakukan blokade laut di pelabuhan Iran pada 15 Juli 2026 yang memicu eskalasi militer kedua negara.
  • Konflik di Timur Tengah menyebabkan harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak akibat gangguan suplai di Selat Hormuz.
  • Ketegangan militer yang meluas ke berbagai negara memicu kekhawatiran rusaknya infrastruktur energi global dan potensi kenaikan harga minyak.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu 15 Juli 2026 setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberlakukan blokade laut di seluruh pelabuhan Iran. 

Langkah tersebut direspons Iran dengan melancarkan serangan balasan terhadap sejumlah infrastruktur AS di Timur Tengah.

Mengutip dari Reuters,  perdagangan awal Rabu, harga minyak mentah Brent naik 1,46 dolar AS atau 1,72 persen  menjadi 86,19 dolar AS per barel, mencatatkan level tertinggi sejak 12 Juni. 

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1,11 dolar AS atau 1,4 persen ke posisi 80,40 dolar AS per barel, posisi tertinggi sejak 15 Juni.

Lonjakan harga ini melanjutkan tren penguatan sebesar 2 persen pada hari sebelumnya akibat gangguan pasokan di Selat Hormuz. 

Jalur perdagangan vital tersebut, yang sebelumnya menyalurkan seperlima pasokan minyak dan gas alam cair (LNG) dunia, kembali ditutup oleh Teheran menyusul ketegangan yang kembali pecah sejak pekan lalu.

 Lonjakan harga energi dunia akibat memanasnya dinamika geopolitik global mulai memberikan tekanan serius terhadap sektor industri di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kondisi ini memunculkan tantangan besar bagi pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara harga energi yang terjangkau, kepastian pasokan, dan keberlanjutan investasi di sektor energi. Foto ist.
Ilustrasi LNG. [Ist]

Guna meredam kekuatan militer Iran, militer AS meluncurkan serangan udara baru untuk menargetkan kapasitas operasional yang digunakan Iran untuk menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

"Kami pada akhirnya akan mengenai target-target energi tersebut," ujar Donald Trump dalam wawancara televisi pada Selasa malam waktu setempat.

Ketegangan di lapangan dilaporkan terus meluas. Angkatan Darat Iran menyatakan telah meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) ke pangkalan militer AS di Azraq, Yordania. 

baca juga

Selain itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan fasilitas penyimpanan senjata di Bahrain dan Kuwait.

Eskalasi militer dalam beberapa hari terakhir ini memicu keraguan publik terhadap nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata yang disepakati bulan lalu.

Chief Market Analyst KCM Trade, Tim Waterer, menilai harga minyak dunia berpotensi bergerak kembali ke level 100 dolar AS per barel jika konflik terus memburuk hingga merusak infrastruktur energi di kawasan Teluk. 

Sebaliknya, premi risiko dapat mereda dan menahan harga Brent di kisaran 75 dolar AS hingga 80 dolar AS per barel jika jalur diplomatik berhasil membuka kembali Selat Hormuz

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:11 WIB

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Konflik AS-Iran Meletus Lagi, Harga Minyak Dunia Kembali Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 07:04 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:30 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Terkini

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Jual dan Buyback Emas Pegadaian per 15 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:07 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Nyontek Dubai, Bali Mau Jadi Pusat Keuangan Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:47 WIB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

KAEF Siapkan Produksi 500 Juta Tablet per Tahun Dukung Eliminasi TB

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:09 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Perkara Eks Jampidsus Dilimpahkan ke Kejagung, KPK Lacak 'LHKPN Palsu' Febrie Adriansyah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:55 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

×