Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Pendapatan Lippo Cikarang Turun Akibat Kondisi Properti

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 02 Mei 2016 | 07:19 WIB
Pendapatan Lippo Cikarang Turun Akibat Kondisi Properti
Orange County milik Lippo Cikarang. [lippoland.com]

Suara.com - Pendapatan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) per 31 Maret 2016 terpengaruh kondisi properti yang belum membaik, sehingga pendapatan perseroan mengalami penurunan. Perseroan mencatatkan pendapatan Rp546 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp553 miliar.

"Strategi kami akan terus fokus mengembangkan kawasan Orange County seluas 322 hektare, sebagai proyek berkesinambungan untuk pertumbuhan masa depan perusahaan," kata Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk Toto Bartolomeus, di Jakarta, Minggu (1/5/2016).

 Dia berharap, pemerintah dapat segera menyampaikan rincian tentang kepemilikan properti Indonesia oleh orang asing dengan dikeluarkan Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN No. 13/2016 yang memberikan penjelasan lebih rinci, sehingga dapat meningkatkan permintaan terhadap properti.

Dia menyebutkan, di Orange County saat ini sudah tersedia berbagai fasilitas antara lain Hikari Japanese School, Cinemaxx, pusat belanja dan kuliner Hypermart, Maxx Coffee, serta sedang proses pembangunan lima menara apartemen.

LPCK, kata Toto lagi, merupakan pengembang kawasan perkotaan dengan luas sekitar 3.000 hektare dengan industri sebagai basis ekonominya.

LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk ("LPKR") dengna bisnis terdiri dari residensial/township, retail malls, hospitals, hotels dan asset management.

Secara keseluruhan kinerja LPCK memiliki laba bersih untuk kuartal pertama sebesar Rp223 miliar, dengan total aset tumbuh 1 persen menjadi Rp5,54 triliun dari Rp5,47 triliun pada tahun 2015. 

 Pendapatan dari hunian dan apartemen tumbuh 7% menjadi Rp194 miliar, dari Rp181 miliar dibanding periode yang sama tahun 2015 atau menyumbang 35% dari total pendapatan.

Sedangkan pendapatan recurring LPCK naik sebesar 9% menjadi Rp62 miliar, dan memberikan kontribusi sebesar 11% dari total pendapatan perseroan di kuartal I tahun 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lippo Cikarang dan KAJI Gelar Pertukaran Budaya "Japan Week"

Lippo Cikarang dan KAJI Gelar Pertukaran Budaya "Japan Week"

Press Release | Jum'at, 22 April 2016 | 08:09 WIB

Lippo Belum Tertarik Ikut Proyek Pembangunan 14 Kawasan Industri

Lippo Belum Tertarik Ikut Proyek Pembangunan 14 Kawasan Industri

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 13:41 WIB

Lippo Karawaci Makin Agresif Bisnis Properti di Indonesia Timur

Lippo Karawaci Makin Agresif Bisnis Properti di Indonesia Timur

Bisnis | Senin, 18 Januari 2016 | 09:28 WIB

Lippo Cikarang Bangun Apartemen Khusus Ekspatriat

Lippo Cikarang Bangun Apartemen Khusus Ekspatriat

Bisnis | Minggu, 22 Juni 2014 | 11:57 WIB

Terkini

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Investor Aset Kripto Terus Menjamur Tembus 21,37 Juta

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:03 WIB

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Rekening Warga Diblokir Gegara Masalah Pajak, saat Pejabat Pajak Diduga Korupsi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:49 WIB

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:48 WIB

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:39 WIB

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:29 WIB

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB