Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Pemerintah Terapkan SVLK Setelah Dapat Sertifikasi Ekspor Kayu

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 12 Mei 2016 | 16:54 WIB
Pemerintah Terapkan SVLK Setelah Dapat Sertifikasi Ekspor Kayu
Menteri Perdagangan Thomas Lembong (suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Akhirnya, setelah penantian selama 15 tahun, Indonesia mendapatkan lisensi Forest Law Enforcement, Governance and Trade (FLEGT) pertama di dunia. Dengan adanya sertifikasi tersebut, maka Indonesia akan dengan mudah melakukan ekspor kayu ke Uni Eropa.

Menteri Perdagangan, Thomas Lembong mengatakan, dengan dikantonginya FLEGT tersebut, maka dalam waktu dekat pemerintah akan menerapkan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) secara penuh baik untuk produk hulu dan produk hilir, yang artinya setiap ekspor produk industri kehutanan wajib memiliki Sertifikat Legalitas Kayu (S-LK).

"Jadi sertifikasi ini sifat wajib, ekspor dari hulu ke hilir harus mengantongi sertifikasi ini," kata Tom saat ditemui di Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Jakarta, Kamis (12/5/2016).

Dia optimis akan meningkatkan ekspor produksi industri kehutanan khususnya ke Uni Eropa. Sebab sudah mengantungi FLEGT.

“FLEGT ini merupakan catatan historis karena menjadi contoh kerja sama internasional dan mengangkat perdagangan kita ke standar yang lebih tinggi,” kata Tom.

Nilai ekspor untuk produk kayu tercatat sebesar 10,6 miliar dolar AS di tahun 2015 atau mencapai delapan persen dari total ekspor non migas Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Sertifikasi Kayu, Indonesia Langsung Ekspor Ke Eropa

Dapat Sertifikasi Kayu, Indonesia Langsung Ekspor Ke Eropa

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 15:45 WIB

Walau Ekonomi Loyo, Mendag Optimis Ekspor RI Tahun Ini Bisa Naik

Walau Ekonomi Loyo, Mendag Optimis Ekspor RI Tahun Ini Bisa Naik

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:41 WIB

Tahun Ini Pemerintah Revitalisasi 1000 Pasar Tradisional

Tahun Ini Pemerintah Revitalisasi 1000 Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 03 Mei 2016 | 13:32 WIB

Mendag: Konsumen Jepang, Korea, dan Jerman Paling Cerewet

Mendag: Konsumen Jepang, Korea, dan Jerman Paling Cerewet

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 12:41 WIB

Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi

Mendag: Konsumen Indonesia Rentan Dieksploitasi

Bisnis | Selasa, 26 April 2016 | 12:04 WIB

Temui Mendag, Ahok Pastikan Bahan Pangan di Jakarta Aman

Temui Mendag, Ahok Pastikan Bahan Pangan di Jakarta Aman

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 19:17 WIB

WTO Akui Posisi Indonesia Strategis di Sistem Perdagangan Dunia

WTO Akui Posisi Indonesia Strategis di Sistem Perdagangan Dunia

Bisnis | Rabu, 13 April 2016 | 14:49 WIB

Perubahan Status Batam Menjadi KEK Tingkatkan Daya Saing

Perubahan Status Batam Menjadi KEK Tingkatkan Daya Saing

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 18:58 WIB

Mendag Optimis Kesepakatan TPP Masih Bisa Dinegoisasi

Mendag Optimis Kesepakatan TPP Masih Bisa Dinegoisasi

Bisnis | Selasa, 16 Februari 2016 | 07:10 WIB

Potensi Investasi Industri Kehutanan Bisa Capai Rp1.778 Triliun

Potensi Investasi Industri Kehutanan Bisa Capai Rp1.778 Triliun

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 04:48 WIB

Terkini

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Ada Apa? Prabowo Paparkan APBN 2027 Besok Pagi, Bukan 16 Agustus

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:06 WIB

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB