Kota Vertikal, Solusi Hadapi Lonjakan Populasi

Ririn Indriani

Jum'at, 20 Mei 2016 | 04:28 WIB
Kota Vertikal, Solusi Hadapi Lonjakan Populasi
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Membludaknya jumlah populasi di sebuah negara tentu menimbulkan berbagai macam masalah. Salah satunya adalah meningkatnya kebutuhan hunian.

Menanggapi hal ini, sekarang banyak ilmuwan dan arsitek yang berusaha membuat terobosan baru dengan membuat konsep kota vertikal, atau kota yang dibuat sejumlah bangunan tinggi dengan ratusan lantai.

Kali ini, portal global Lamudi mengamati kosep kota vertikal ini, dan apakah benar konsep ini merupakan solusi terbaik untuk menanggulangi masalah populasi?

Kota vertikal adalah sebuah kota yang lengkap dan mandiri di dalam sebuah gedung pencakar langit. Di kota itu, orang-orang dapat hidup, bekerja, sekolah dan berbisnis dari ketinggian. Bahkan konsep ini pun dinilai dapat mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan.

Tentu, untuk membangun konsep kota ini tidak semudah yang dibayangkan, setidaknya ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya, di antaranya:   

Modal Menjadi Kendala
Saat ini, ide tentang kota vertikal masih sebatas konsep, dan penghalang terbesar untuk mengubah konsep menjadi kenyataan adalah urusan modal. Untuk menciptakan dan merawat kota seperti itu akan membutuhkan dana dan waktu yang sangat banyak. Pengembang dan pemerintah nantinya harus saling bersinergi membuat konsep ini menjadi hemat biaya.

Tidak Dekat dengan Lingkungan
Biasanya, orang akan merasa nyaman jika berada di luar ruangan atau lingkungan yang alami. Namun bagaimana hal ini bisa dilakukan di kota vertikal?
Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjawab pertanyaan ini, salah satunya dengan cara membuat langit-langit transparan atau menggunakan kaca tembus pada bagian eksterior. Hal ini dimaksudkan agar orang yang berada di dalam gedung dapat leluasa melihat pemandangan sekitar dari dalam gedung.

Desain
Salah satu hal terpenting pembangunan kota vertikal adalah, desain gedung, contohnya seperti memisahkan area kerja dan residensial. Transportasi internal akan banyak menggunakan lift serta monorel.
Kenyamanan sangat dibutuhkan dan patut untuk dipertimbangkan terlebih dahulu, menghindari segala hal buruk yang akan terjadi bila tidak didesain secara benar.

Sky City (Changsha)
Cina berencana membangun gedung tertinggi di dunia, bangunan ini direncanakan akan dibuat setinggi 838 meter. Mereka mengestimasikan 90 hari untuk pembangunan gedung. Bangunan setinggi 202 lantai tersebut, nantinya akan terdapat hotel, rumah sakit, kantor, juga toko di dalamnya.

Untuk masalah transportasi mereka memiliki 104 lift dengan kecepatan tinggi. Hari ini, gedung tertinggi di dunia masih dipegang oleh Burj Khalifa di Dubai yang memiliki tinggi 828 meter.

Namun hal itu akan segera disusul oleh Kingdom Tower di Jeddah yang diestimasikan tingginya mencapai lebih dari 1,000 meter.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta, Provinsi dengan Perencanaan Terbaik di Indonesia

Jakarta, Provinsi dengan Perencanaan Terbaik di Indonesia

Bisnis | Sabtu, 14 Mei 2016 | 00:11 WIB

PT Pembangunan Perumahan Raih Kontrak Baru Rp6 Triliun

PT Pembangunan Perumahan Raih Kontrak Baru Rp6 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 13:01 WIB

Tangcity Mall Selenggarakan Pameran Properti

Tangcity Mall Selenggarakan Pameran Properti

Bisnis | Rabu, 04 Mei 2016 | 10:34 WIB

Proyeksi Reklamasi, Bencana atau Berkah?

Proyeksi Reklamasi, Bencana atau Berkah?

Bisnis | Sabtu, 30 April 2016 | 14:19 WIB

Terkini

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Mobil Bekas 7 Seater dengan AC Double Blower, Harga 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Erick Thohir Pasang Target Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Vietnam Ancaman Nyata

Bola | Senin, 14 September 2026 | 13:31 WIB

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

Kabut Asap Karhutla Lintas Negara, Seberapa Siap ASEAN Mengatasinya?

News | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Manga Shojo In the Clear Moonlit Dusk Akan Tamat di Volume ke-12 pada 2027

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:30 WIB

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Daftar Harga HP vivo Terbaru September 2026, Lengkap dengan iQOO

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 13:29 WIB

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Harga Pangan Melonjak, BPS Kirim Peringatan: Perlu Dapat Perhatian!

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:27 WIB

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

Pantau Satwa Terdampak Karhutla, Aksi Gibran Bisa Dorong Lahirnya SOP Khusus Saat Force Majeure

News | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

5 Shio yang Paling Rentan Stres dan Masalah Kesehatan Mental

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 13:25 WIB

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Belanja Pakai QRIS BRImo Bisa Dapat Sembako Gratis, Begini Caranya

Bri | Senin, 14 September 2026 | 13:23 WIB

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

Bayi di Gaza Palestina Lahir Prematur, Diperparah dengan Krisis Inkubator di Rumah Sakit

News | Senin, 14 September 2026 | 13:22 WIB

×