Jokowi: Harusnya Ramadan dan Lebaran Diskon Barang Besar-besaran

Siswanto, Erick Tanjung

Selasa, 07 Juni 2016 | 15:45 WIB
Jokowi: Harusnya Ramadan dan Lebaran Diskon Barang Besar-besaran
Presiden Joko Widodo memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla‎ memimpin sidang kabinet paripurna bersama seluruh menteri Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Selasa (7/6/2016).‎ Agenda sidang membahas dua topik, yaitu perkembangan pembahasan APBN Perubahan Tahun 2016 dan persiapan Hari Raya Idul Fitri.

"Siang hari ini kita akan berbicara yang berkaitan dengan pertama APBNP dan kedua berkaitan dengan Lebaran, kondisi pangan, ketiga berkaitan dengan revolusi mental," kata Jokowi ketika membuka sidang paripurna ‎kabinet.

Dia menjelaskan situasi perekonomian global sekarang ini belum stabil dan harus terus diwaspadai. Setiap Minggu, pergerakan ekonomi berubah.

"Tetapi, pada kuartal I tahun 2016 sedikit menurun jadi 4,92 persen. Ini sekali lagi, pada awal Januari dan akhir Desember (tahun lalu) sudah diberikan peringatan agar belanja kementerian dan lembaga didorong untuk bisa dipercepat. Tapi dalam praktek, angka-angka di Kementerian masih lambat. Hanya satu, dua, tiga kementerian yang bisa mempercepat, seperti kementerian PU empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya," ujar dia.

Jokowi menambahkan persoalan ekonomi tergantung dua hal, pertama, belanja pemerintah, kedua, investasi.

Menurut Kepala Negara jika belanja pemerintah tidak segera dilaksanakan, akan mengakibatkan pertumbuhan lebih lambat. Begitu pula dengan investasi, jika Badan Koordinasi Penanaman Modal tidak bisa mendorong cepat teralisasi investasi, juga tidak akan memberikan efek konkrit pada pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita juga harus sadar, investor juga jadi rebutan negara lain yang kondisinya jauh lebih jelek dari kita. Kalau sebuah proyek bisa dikerjakan swasta, investor, serahkan pada mereka. Jangan malah kebalik, investor berminat, tapi malah kita pakai APBN. Sehingga APBN bisa digiring untuk dipakai ke (program) yang lain," tutur dia.

Jokowi menekankan agar indikator ekonomi mengenai investasi langsung, inflasi, indeks gini ratio juga dijaga, terutama inflasi jelang Lebaran.

"Hati-hati ini jadi tanggungjawab kemendag, tapi kementerian lain juga berperan seperti kementan dan BUMN. Karena juga menyangkut hal yang berkaitan dengan inflasi, paling tidak harus di bawah empat persen untuk tahun ini inflasinya," kata dia.

Selain itu, Jokowi menuturkan kebiasaan setiap saat Ramadan dan jelang Lebaran harga barang-barang selalu naik, hal itu harus diubah. Meski demand atau permintaan di pasaran naik, tetapi supply (pasokan barang) juga harus tetap dikendalikan, sehingga harga-harga jadi tidak ikut naik. 


"Saya hanya bayangkan seperti negara lain, akhir tahun waktu Natal justru ada diskon besar-besaran. Saya bayangin, harusnya ada itu (diskon besar-besaran). Tempat lain bisa kenapa kita tidak. Ini malah cepat-cepatan naik. Ini yang harus dilakukan perubahan. Dan saya yakin kita mampu lakukan, asal terkonsep, terlaksana, dan implementasi di lapangan diikuti," ujar dia.

"Karena nanti dampak dari kenaikan harga, yang terkena adalah rakyat kecil, petani, buruh tani. Sebab 80 persen petani kita konsumen beras, meskipun petani," Jokowi menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mainkan Harga Daging Sapi, 32 Perusahaan Didenda Bayar Rp107 M

Mainkan Harga Daging Sapi, 32 Perusahaan Didenda Bayar Rp107 M

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2016 | 15:30 WIB

Daging Kerbau Lebak Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

Daging Kerbau Lebak Siap Penuhi Kebutuhan Lebaran

News | Selasa, 07 Juni 2016 | 15:13 WIB

Menteri Laporan ke Jokowi Sudah Turunkan Harga di Pasaran

Menteri Laporan ke Jokowi Sudah Turunkan Harga di Pasaran

Bisnis | Senin, 06 Juni 2016 | 18:46 WIB

Kapolri: Kami Siap Selidiki Harga Sembako yang Naik Tak Wajar

Kapolri: Kami Siap Selidiki Harga Sembako yang Naik Tak Wajar

News | Senin, 06 Juni 2016 | 17:20 WIB

Dari Pasar Cibitung, Rombongan Pimpinan DPR ke Pasar Tambun

Dari Pasar Cibitung, Rombongan Pimpinan DPR ke Pasar Tambun

DPR | Senin, 06 Juni 2016 | 16:19 WIB

Terkini

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Lubang Bekas Tambang Jadi Sumber Air Warga, Dicari Skema Aman

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 17:50 WIB

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Rebutan Lahan Lap Kaca Berujung Berdarah: Pengamen Kemoceng di Lamongan Tikam Rekan Sendiri

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 17:48 WIB

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Jule Ditangkap Polisi karena Kasus Apa? Begini Kronologi Penangkapannya

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Di Balik Kecanggihan AI: Ada Tagihan Listrik dan Air Bumi yang Membengkak

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Rakyat Harus Beradab, Mengapa Penguasa Bebas Berkata Kasar di Ruang Publik?

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 17:40 WIB

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Putus Candu Impor, Lampung Siapkan 870 Hektare Lahan Demi Target Swasembada Bawang Putih 2029

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 17:38 WIB

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie: Bakar Kalorinya Setara Lari 10 Kilometer!

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 17:21 WIB

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Parkir di Solo Mulai Go Digital, 85 QRIS Pocket Hadir di 4 Ruas Jalan

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 17:15 WIB

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Berkah Pameran di MTQ Nasional 2026, UMKM Jateng Raup Transaksi Tembus Rp2,4 Miliar

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 17:02 WIB

×