Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Cara-cara Mengurangi Utang

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 13 Juni 2016 | 07:16 WIB
Cara-cara Mengurangi Utang
Ilustrasi mengelola keuangan. (Punsayaporn/Freedigitalphotos)

Suara.com - Utang yang Anda miliki tentu dapat membuat perasaan menjadi tidak enak, takut, dan gelisah. Tagihan kartu kredit, cicilan pinjaman bank, cicilan mobil, dan tagihan lainnya menunggu untuk dilunasi setiap bulannya.

Namun Anda juga perlu mengetahui bahwa memiliki utang tidak selalu buruk asalkan menguasai betul cara mengelolanya. Karena terkadang kita bisa saja memerlukan pinjaman dana untuk keperluan modal, pembelian rumah, atau barang-barang seperti barang elektronik dan kendaraan.

Keperluan yang tersebut bisa jadi memang mendesak untuk segera dipenuhi, dan salah satu cara alternatifnya dengan mengambil pinjaman atau kredit. Dengan demikian, sederhananya kita mengambil utang kepada pihak yang menyediakan dana seperti bank atau finance.

Tapi seperti halnya dalam pengelolaan uang, jika tidak cermat dan hati-hati, utang bisa terus membengkak dan merugikan Anda. Nah, agar Anda tidak salah langkah dalam mengelola utang, berikut cara meminimalisasi utang:

1. Buat Laporan Anggaran Rutin
Biasakan untuk membuat anggaran rutin setiap bulannya. Sikap seperti ini bisa menghindarkan Anda dari utang yang menumpuk. Anggaran yang dibuat juga akan membantu Anda dalam mengkalkulasikan berapa jumlah pemasukan dan pengeluaran setiap bulannya.

Dengan membuat anggaran rutin bulanan, lambat laun Anda membiasakan diri disiplin dan cermat dalam perhitungan dan perencanaan bulanan keuangan. Jika dari anggaran Anda ternyata masih memiliki utang, prioritaskan untuk melunasi utang-utang yang ada sebelum Anda mengambil kredit lagi. Selalu catat pengeluaran agar semuanya menjadi teratur dan terrencana.

2. Ukur Kemampuan Keuangan Sebelum Mengambil Pinjaman
Jika Anda memiliki keperluan untuk membeli sejumlah barang untuk melengkapi barang jualan Anda, namun belum memiliki modal yang cukup, maka alternatif solusinya adalah mengambil dana pinjaman dari bank. Namun perlu diingat, jangan memaksakan untuk mengambil pinjaman yang diluar batas kemampuan Anda.

Sesuaikan pinjaman dengan kemampuan keuangan yang Anda miliki. Bank Indonesia menyarankan agar nasabah tidak meminjam uang kepada bank dengan melampaui rasio yang ditetapkan tiap bank yang berkisar antara 30-40 persen.

Rasio tersebut dihitung sebagai semua kewajiban pembayaran utang anda dibagi dengan penghasilan Anda. Jika Anda tetap nekat, alih-alih mendapatkan untung dari modal yang dipinjam, Anda malah makin disulitkan karena jaminan pinjaman mau tidak mau harus disita.

3. Pembayaran Otomatis Akan Dapat Membantu
Jika Anda pelupa, satu cara ini bisa dirasa ampuh yang dapat membuat Anda tidak pernah telat membayar tagihan. Keterlambatan pembayaran sangat merugikan Anda, karena bank akan mengenakan denda pada tagihan Anda.

Satu cara yang bisa membebaskan dari denda dengan cara pembayaran otomatis yang Anda ajukan kepada pihak bank. Dengan cara demikian, saldo tabungan di rekening Anda akan terpotong otomatis setiap bulannya secara tepat waktu.

Namun perlu diingat, selalu periksa ada cukup jumlah saldo dalam tabungan Anda agar dapat di autodebet oleh pihak bank.

4. Kurangi atau Hindari Pemakaian Kartu Kredit
Sebagai sebuah produk dari sebuah bank, kartu kredit menawarkan fasilitas kemudahan bagi nasabah untuk dapat menggunakannya sebagai alat tukar ketika belanja. Mudah, tinggal gesek saja.

Namun tunggu dulu, uang yang dipakai untuk membayar belanjaan dengan kartu kredit bukan bersumber dari uang kita, melainkan merupakan dana pinjaman dari bank yang perlu kita bayar setiap bulan.

Walaupun banyak tawaran manis untuk memakai kartu kredit, perhatikan dulu diri Anda. Jika Anda mudah kalap ketika belanja, sebaiknya tahan dulu untuk memilikinya.

Namun jika sudah terlanjur memiliki kartu kredit, padahal di lain pihak Anda masih memiliki utang dan tagihan untuk dibayar, langkah yang paling bijak adalah dengan mengurangi pemakaian atau lebih baik hentikan dulu sejenak sampai tagihan dan utang Anda lunas.

Memakai kartu kredit ketika Anda memiliki utang sama halnya menambah beban utang setiap bulannya. Bila pun Anda punya dana berlebih, lebih baik dialokasikan untuk hal lain yang bisa menambah pemasukan Anda setiap bulan, seperti investasi.

Baca juga artikel Cermati lainnya:
6 Langkah Belanja Murah Saat Ada di Bazar

Mau Mudik Gratis tahun Ini? Berikut Cara Daftar dan Memanfaatkannya

Takut KTA Konvensional Haram? Pakai KTA Syariah Saja!


Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB