Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
PLN Jelaskan mengapa tagihan listrik bisa melonjak meski tarif tidak naik. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • PT PLN menjelaskan bahwa total tagihan listrik pelanggan ditentukan oleh jumlah pemakaian energi serta regulasi pajak daerah setempat.
  • Executive Vice President PLN Gregorius Adi Trianto menyatakan tarif listrik tidak mengalami perubahan sejak bulan Juli tahun 2022.
  • Pelanggan dapat memantau penggunaan energi secara mandiri dan transparan melalui aplikasi PLN Mobile serta fitur pencatatan meteran Swacam.

Suara.com - PT PLN (Persero) menegaskan bahwa besaran pembayaran listrik pelanggan dipengaruhi oleh tingkat pemakaian energi dan sejumlah komponen biaya yang berlaku sesuai regulasi di masing-masing wilayah. 

Untuk itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto  menekankan penting bagi masyarakat memahami komponen yang mempengaruhi pembayaran listrik guna mempermudah pengelolaan konsumsi energi harian.

"PLN mendukung pelanggan memahami bahwa pembayaran listrik tidak hanya dipengaruhi tarif listrik, tetapi juga pola penggunaan energi serta komponen lain yang mengikuti ketentuan pemerintah daerah maupun regulasi yang berlaku. Dengan pemahaman tersebut, pelanggan dapat lebih mudah mengatur konsumsi listrik sesuai kebutuhan,” ujar Gregorius lewat keterangannya pada Jumat (15/5/2026). 

Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Harga Terbaru
PLN Jelaskan mengapa tagihan listrik bisa melonjak meski tarif tidak naik.

Dijelaskannya, tarif listrik rumah tangga tidak mengalami perubahan sejak Juli 2022. Jika terdapat perbedaan nilai pembayaran antar periode, hal tersebut umumnya dipicu oleh perubahan pola konsumsi listrik atau komponen biaya lainnya.

Pada layanan pascabayar, total tagihan dihitung dari jumlah pemakaian energi (kWh) yang tercatat pada meteran, kemudian ditambah Pajak Penerangan Jalan (PPJ) yang besarannya berbeda tiap daerah, materai, serta Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi golongan tertentu.

Sementara untuk layanan prabayar, nominal token yang dibeli tidak seluruhnya dikonversi menjadi energi listrik (kWh). Sebagian dana dialokasikan terlebih dahulu untuk membayar PPJ sesuai ketentuan pemda setempat.

Sebagai ilustrasi, pelanggan daya 2.200 VA di Jakarta yang membeli token Rp 200.000 akan dikenakan PPJ 2,4 persen. Nilai yang dikonversi menjadi energi listrik adalah Rp 195.200. Dengan tarif Rp 1.444,70 per kWh, maka pelanggan mendapatkan 135 kWh.

Untuk memudahkan pemantauan, pelanggan dapat melihat riwayat penggunaan listrik dan pembelian token melalui aplikasi PLN Mobile. Bagi pelanggan pascabayar, tersedia fitur Swacam (Swadaya Catat Angka Meter) untuk melakukan pencatatan meteran secara mandiri.

Fitur Swacam ini memungkinkan pelanggan memantau kesesuaian pemakaian secara transparan dengan cara mengunggah foto angka stand meter pada periode yang telah ditentukan setiap bulannya.

"Dengan pemahaman yang lebih baik terhadap komponen pembayaran, pelanggan diharapkan dapat memanfaatkan energi listrik secara lebih efisien dan terukur," tutup Gregorius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Tarif Listrik Mei 2026 Naik? Cek Tarif Terbaru untuk 13 Golongan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:23 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Terkini

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Laba Melesat 317%, Emiten Ini Ungkap Strategi Monetisasi Kawasan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:01 WIB

RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir

RI-Rusia Perluas Kerja Sama Energi: Dari Minyak Mentah, Kilang Tuban, hingga Pembangkit Nuklir

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Kapitalisme Negara ala Prabowo, Mengulangi Kegagalan Venezuela?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 15:01 WIB