Array

Ini 11 Jurus Pemerintah Kembangkan Destinasi Wisata Labuan Bajo

Kamis, 23 Juni 2016 | 12:17 WIB
Ini 11 Jurus Pemerintah Kembangkan Destinasi Wisata Labuan Bajo
Tenaga Ahli Menteri Bidang Pembangunan Regional Kemenko Maritim, Bambang Susanto Priyohadi. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Kameritiman saat ini tengah serius ingin mengembangkan pariwisata di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut lantaran pemerintah telah menargetkan akan mendatangkan wisatawan mancanegara dari 91 ribu per tahun menjadi 500 ribu per tahun.

Tenaga Ahli Menteri Bidang Pembangunan Regional Kemenko Maritim, Bambang Susanto Priyohadi mengaku Wisata Labuan Bajo direncanakan akan menjadi kawasan yang sangat indah di tahun 2017 mendatang.

Pemerintah juga direncanakan membangun infrastruktur untuk memberikan keyamanan para wisatawan yang akan berkunjung ke Labuan Bajo atau Pulau Komodo.

"Ini sudah saatnya lah kita buat daerah-daerah di Indonesia untuk mendatangkan turis. Karena di Labuan Bajo nggak kalah hebatnya dengan seperto yang di Bali. Di Labuan Bajo Ibaratnya paket komplit lah ini," kata Bambang dalam diskusi di kantor Kemenko Maritim, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2016).

Untuk mewujudkan ini semua, pihaknya mengaku sudah menyiapkan 11 rencana pembangunan dan pengembangan wisata di Labuan Bajo.

Berikut ini adalah 11 langkah pemerintah untuk membangun destinasi Wisata di Labuan Bajo:

1. Pengembangan kawasan baru sebagai turis hub. 
2. Percepatan pembangunan jalan lintas utara. 
3. Percepatan pembangunan Cargo Port Bari. 
4. Pengembangan sistem penyediaan air bersih dari Cunca Wulang atau Cunca Rami. 
5. Peningkatan penyediaan listrik melalui penarikan jaringan dari Ulumbu-Ruteng. 
6. Penyusunan RDTR Labuan Bajo. 
7. Pengembangan Sistem IPAL. 
8. Pengembangan Bandara Komodo. 
9. Pengintergrasian sistem tiketing yang ramah dengan konsumen. 
10. Pembangunan reasearch center untuk pengembangan konservasi. 
11. Penyediaan fasilitas kesehatan untuk mendukung kegiatan wisata.

Bambang menjelaskan, pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah saat ini akan terfokus di Labuan Bajo tidak untuk Pulau Komodo. Hal ini bertujuan untuk melindungi taman nasional komodo.

"Yang di pulau komodo kita stop dulu pembangunan. Karena selama ini sudah terlalu banyak pembangunan. Ini kan kawasan konservasi yang harus kita jaga. Ini memberikan ruang yang luas kepada binatang langka ini. Jadi kita stop dulu pembangunan di Pulau Komodo," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI