Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

Kredit Macet Bank Victoria di 2015 Semakin Tinggi

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 26 Juni 2016 | 17:43 WIB
Kredit Macet Bank Victoria di 2015 Semakin Tinggi
Publik Ekspose Bank Victoria di Jakarta, Jumat (24/6/2016). [Dok Bank Victoria]

Direktur Kredit Bank Victoria Ramon Marlon Runtu optimis pertumbuhan kredit tahun ini jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan kredit industri perbankan pada umumnya. Sayangnya, rasio kredit macet Bank Victoria pada awal tahun lalu cukup tinggi.

Mengacu laporan keuangan Bank Victoria di akhir tahun 2015, jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp12,01 triliun. Jumlah tersebut tumbuh 5,81 persen dibanding akhir 2014 yang mencapai Rp11,35 triliun.  

Namun pertumbuhan penyaluran kredit Bank Victoria juga diikuti meningkatnya rasio kredit macet atau non performing loan (NPL) yang semakin mengkhawatirkan. NPL gross Bank Victoria meningkat dari 3,52 persen di akhir 2014 menjadi 4,48 persen di akhir 2015. Besaran ini sudah mendekati batas atas NPL yang diperbolehkan regulator, yaitu maksimal 5 persen.

“Bisa dikatakan daya beli para debitur (pihak pengaju kredit kepada bank) memang jeblok. Terutama sejak 2 tahun lalu dimana pertumbuhan ekonomi merosot yang membuat kualitas kredit kami terganggu,” kata Ramon dalam wawancara di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Ramon menegaskan terutama di 2015, seluruh sektor industri yang disalurkan kredit oleh Bank Victoria memang merosot. Beberapa sektor industri yang tidak disangka ikut merosot ternyata juga ikut terpuruk. Bahkan beberapa pelaku usaha debitur Bank Victoria terpukul karena tingkat penjualannya turun diatas 50 persen. Beberapa sektor yang sangat terpukul adalah pertambangan dan komoditi. “Ini benar-benar berdampak besar bagi kami,” jelas Ramon.

Ramon menegaskan secara bertahap, Bank Victoria akan melakukan restrukturisasi serta penjadwalan ulang angsuran kredit terhadap beberapa debitur. “Kami harapkan akhir tahun ini NPL kami bisa lebih rendah dibanding tahun lalu,” tutup Ramon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Victoria Telah Luncurkan Internet dan Mobile Banking

Bank Victoria Telah Luncurkan Internet dan Mobile Banking

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 15:01 WIB

Daya Beli Masyarakat Turun, Kredit Macet Perbankan Naik

Daya Beli Masyarakat Turun, Kredit Macet Perbankan Naik

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 11:06 WIB

Bank Victoria Buka Peluang Ekspansi Bisnis  ke KEK Bitung

Bank Victoria Buka Peluang Ekspansi Bisnis ke KEK Bitung

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 13:48 WIB

Bukopin Targetkan Kredit Macet Dibawah 2 Persen di 2016

Bukopin Targetkan Kredit Macet Dibawah 2 Persen di 2016

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 00:01 WIB

Kredit Macet BTN di 2015 Berhasil Ditekan Dibawah 4 Persen

Kredit Macet BTN di 2015 Berhasil Ditekan Dibawah 4 Persen

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 22:48 WIB

Kredit Macet Perbankan 2016 Diprediksi akan Turun

Kredit Macet Perbankan 2016 Diprediksi akan Turun

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 21:30 WIB

Tingkat Kredit Bermasalah di 2016 Diprediksi Tak Naik

Tingkat Kredit Bermasalah di 2016 Diprediksi Tak Naik

Bisnis | Selasa, 26 Januari 2016 | 18:37 WIB

Kredit Perdagangan Paling Prospektif Tahun Ini

Kredit Perdagangan Paling Prospektif Tahun Ini

Bisnis | Sabtu, 07 November 2015 | 14:54 WIB

BI Rate Naik, Cicilan Rumah Bisa Naik 30 Persen

BI Rate Naik, Cicilan Rumah Bisa Naik 30 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Desember 2014 | 15:41 WIB

Bank BTN Turunkan Kredit Macet di Bawah 4 Persen

Bank BTN Turunkan Kredit Macet di Bawah 4 Persen

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2014 | 15:00 WIB

Terkini

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB