Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Banyak Pengembang Apartemen di Jabodetabek Tunda Proyek Baru

Adhitya Himawan

Rabu, 29 Juni 2016 | 17:46 WIB
Banyak Pengembang Apartemen di Jabodetabek Tunda Proyek Baru
Apartemen Green Park Pramuka City, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa pengembang apartemen di kawasan Jabodetabek umumnya menunda pembangunan proyek baru karena mereka ingin menjual proyek yang sebelumnya.

"Proyek-proyek pengembang apartemen selanjutnya umumnya dipending dan mereka fokus menjual stok yang ada," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Menurut Ferry Salanto, kini merupakan saat yang cukup sulit bagi kebanyakan pengembang apartemen untuk berjualan karena terkait pula kondisi perekonomian.

Selain itu, ujar dia, mulai tahun lalu juga sudah dirasakan penurunan ekspatriat, terlebih semenjak ada regulasi yang lebih menyulitkan guna mendapatkan izin kerja dengan lebih mudah.

Biasanya terdahulu, lanjutnya, kontrak untuk penyewaan rumah bagi ekspatriat sebelumnya adalah kontrak dua tahun di muka, tetapi saat ini bisa lebih fleksibel bahkan kontraknya bisa hanya setahun atau di bawahnya.

Sebagaimana diwartakan, pasokan untuk pasar apartemen pada kuartal II tahun 2016 ini dominan terletak di kawasan di sekitar wilayah DKI Jakarta antara lain di Tangerang dan Bekasi, yang menunjukkan hunian vertikal semakin diterima di kawasan Jabodetabek.

"Pasokan yang sedang banyak dipasarkan adalah di Tangerang dan Bekasi," kata Direktur Riset Cushman & Wakefield Indonesia (konsultan properti internasional) Arief Rahardjo dalam paparan kajian properti kuartal II-2016 di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Berdasarkan data yang dihimpun Cushman & Wakefield, pasokan terbangun berdasarkan wilayah di kawasan Jabodetabek pada kuartal II-2016 yang terbesar adalah di Tangerang sebanyak 27,4 persen, dan disusul oleh Bekasi 18,1 persen.

Kemudian, daerah Jakarta Barat (10,9 persen), Jakarta Selatan (9,6 persen), Jakarta Utara (9,2 persen), Bogor (9,2 persen), Depok (7,0 persen), Jakarta Pusat (5,6 persen), dan terakhir Jakarta Timur (3,0 persen).

Pada kuartal ini pula, tercatat total pasokan kumulatif kondominium atau apartemen di Jakarta tercatat sebanyak 181.005 unit, atau naik 4,8 persen per kuartal dan 21,3 persen per tahun.

Selain itu, kebijakan pelonggaran "loan to value" atau persentase kredit perumahan yang diperbolehkan dari nilai total properti rumah dan apartemen diperkirakan dapat meningkatkan proporsi KPR dalam pembelian properti tempat tinggal.

"Dengan relaksasi LTV, trennya saat ini akan semakin banyak yang berminat kepada KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)," kata Arief.

Menurut dia, selama ini untuk pembelian kondominium atau apartemen, biasanya hanya 30 persen yang menggunakan KPA, sedangkan sekitar 20 persen membeli langsung secara tunai, dan 50 persen lainnya membeli secara mencicil kepada pengembang tanpa melalui mekanisme KPA dari perbankan.

Arief juga mengutarakan harapannya agar kebijakan relaksasi atau pelonggaran LTV ini juga dapat menggairahkan tingkat penjualan apartemen yang puncak penjualannya di kawasan Jabodetabek terjadi pada tahun 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

APL Dukung Pemerintah Bangun 37 Ribu Apartemen di Depok

APL Dukung Pemerintah Bangun 37 Ribu Apartemen di Depok

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 15:19 WIB

Balita Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Green Bay Jakarta Utara

Balita Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Green Bay Jakarta Utara

News | Senin, 30 Mei 2016 | 17:18 WIB

Esek-esek Rp500 Ribu di Kalibata City, Ada PSK yang Umur 18 Tahun

Esek-esek Rp500 Ribu di Kalibata City, Ada PSK yang Umur 18 Tahun

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 19:30 WIB

Esek-esek Rp500 Ribu Plus Kamar di Kalibata City Terbongkar

Esek-esek Rp500 Ribu Plus Kamar di Kalibata City Terbongkar

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 18:45 WIB

Awal Mula Keributan Penghuni dan Pengelola Green Park Pramuka

Awal Mula Keributan Penghuni dan Pengelola Green Park Pramuka

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 16:00 WIB

Pembangunan Pondok Indah Residence Kini Masuk Tahap Akhir

Pembangunan Pondok Indah Residence Kini Masuk Tahap Akhir

Bisnis | Senin, 25 April 2016 | 06:16 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB