Banyak Pengembang Apartemen di Jabodetabek Tunda Proyek Baru

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 29 Juni 2016 | 17:46 WIB
Banyak Pengembang Apartemen di Jabodetabek Tunda Proyek Baru
Apartemen Green Park Pramuka City, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jakarta Pusat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Konsultan properti Colliers International menyatakan bahwa pengembang apartemen di kawasan Jabodetabek umumnya menunda pembangunan proyek baru karena mereka ingin menjual proyek yang sebelumnya.

"Proyek-proyek pengembang apartemen selanjutnya umumnya dipending dan mereka fokus menjual stok yang ada," kata Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam paparan properti di Jakarta, Rabu (29/6/2016).

Menurut Ferry Salanto, kini merupakan saat yang cukup sulit bagi kebanyakan pengembang apartemen untuk berjualan karena terkait pula kondisi perekonomian.

Selain itu, ujar dia, mulai tahun lalu juga sudah dirasakan penurunan ekspatriat, terlebih semenjak ada regulasi yang lebih menyulitkan guna mendapatkan izin kerja dengan lebih mudah.

Biasanya terdahulu, lanjutnya, kontrak untuk penyewaan rumah bagi ekspatriat sebelumnya adalah kontrak dua tahun di muka, tetapi saat ini bisa lebih fleksibel bahkan kontraknya bisa hanya setahun atau di bawahnya.

Sebagaimana diwartakan, pasokan untuk pasar apartemen pada kuartal II tahun 2016 ini dominan terletak di kawasan di sekitar wilayah DKI Jakarta antara lain di Tangerang dan Bekasi, yang menunjukkan hunian vertikal semakin diterima di kawasan Jabodetabek.

"Pasokan yang sedang banyak dipasarkan adalah di Tangerang dan Bekasi," kata Direktur Riset Cushman & Wakefield Indonesia (konsultan properti internasional) Arief Rahardjo dalam paparan kajian properti kuartal II-2016 di Jakarta, Kamis (23/6/2016).

Berdasarkan data yang dihimpun Cushman & Wakefield, pasokan terbangun berdasarkan wilayah di kawasan Jabodetabek pada kuartal II-2016 yang terbesar adalah di Tangerang sebanyak 27,4 persen, dan disusul oleh Bekasi 18,1 persen.

Kemudian, daerah Jakarta Barat (10,9 persen), Jakarta Selatan (9,6 persen), Jakarta Utara (9,2 persen), Bogor (9,2 persen), Depok (7,0 persen), Jakarta Pusat (5,6 persen), dan terakhir Jakarta Timur (3,0 persen).

Pada kuartal ini pula, tercatat total pasokan kumulatif kondominium atau apartemen di Jakarta tercatat sebanyak 181.005 unit, atau naik 4,8 persen per kuartal dan 21,3 persen per tahun.

Selain itu, kebijakan pelonggaran "loan to value" atau persentase kredit perumahan yang diperbolehkan dari nilai total properti rumah dan apartemen diperkirakan dapat meningkatkan proporsi KPR dalam pembelian properti tempat tinggal.

"Dengan relaksasi LTV, trennya saat ini akan semakin banyak yang berminat kepada KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPA (Kredit Pemilikan Apartemen)," kata Arief.

Menurut dia, selama ini untuk pembelian kondominium atau apartemen, biasanya hanya 30 persen yang menggunakan KPA, sedangkan sekitar 20 persen membeli langsung secara tunai, dan 50 persen lainnya membeli secara mencicil kepada pengembang tanpa melalui mekanisme KPA dari perbankan.

Arief juga mengutarakan harapannya agar kebijakan relaksasi atau pelonggaran LTV ini juga dapat menggairahkan tingkat penjualan apartemen yang puncak penjualannya di kawasan Jabodetabek terjadi pada tahun 2014. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

APL Dukung Pemerintah Bangun 37 Ribu Apartemen di Depok

APL Dukung Pemerintah Bangun 37 Ribu Apartemen di Depok

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 15:19 WIB

Balita Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Green Bay Jakarta Utara

Balita Jatuh dari Lantai 18 Apartemen Green Bay Jakarta Utara

News | Senin, 30 Mei 2016 | 17:18 WIB

Esek-esek Rp500 Ribu di Kalibata City, Ada PSK yang Umur 18 Tahun

Esek-esek Rp500 Ribu di Kalibata City, Ada PSK yang Umur 18 Tahun

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 19:30 WIB

Esek-esek Rp500 Ribu Plus Kamar di Kalibata City Terbongkar

Esek-esek Rp500 Ribu Plus Kamar di Kalibata City Terbongkar

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 18:45 WIB

Awal Mula Keributan Penghuni dan Pengelola Green Park Pramuka

Awal Mula Keributan Penghuni dan Pengelola Green Park Pramuka

News | Jum'at, 06 Mei 2016 | 16:00 WIB

Pembangunan Pondok Indah Residence Kini Masuk Tahap Akhir

Pembangunan Pondok Indah Residence Kini Masuk Tahap Akhir

Bisnis | Senin, 25 April 2016 | 06:16 WIB

Terkini

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 07:05 WIB

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:55 WIB

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:52 WIB

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:39 WIB

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Biaya Transaksi BRI ke Sesama BRI, Bank Himbara, dan Bank Lain

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:05 WIB

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:34 WIB

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:43 WIB

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:41 WIB

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:27 WIB