Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Pengusaha Senegal Bidik Sektor Bisnis Indonesia

Dythia Novianty | Suara.com

Minggu, 17 Juli 2016 | 03:39 WIB
Pengusaha Senegal Bidik Sektor Bisnis Indonesia
Berbagai kerajinan khas Indonesia dipamerkan. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - KBRI Dakar menyelenggarakan "Business Meeting" dengan pengusaha Senegal di Hotel Teroubbi, Dakar, untuk mempromosikan berbagai produk unggulan dan industri strategis Indonesia, serta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-31 di Jakarta, 12 hingga 16 Oktober mendatang.

Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran mengatakan bahwa hubungan bilateral Indonesia-Senegal, terutama di bidang ekonomi berjalan baik sejak lama namun dari sisi perdagangan, hubungan kedua negara masih dinilai sangat rendah, yakni hanya berkisar 89,37 juta dolar AS pada tahun 2015. Hal ini disampaikannya pada Minggu (17/7/2016).

Dalam paparannya mengenai kondisi terkini perekonomian Indonesia, Dubes juga mempromosikan berbagai produk unggulan serta industri strategis Indonesia yang telah berkembang pesat dan berorientasi pada ekspor seperti kelapa sawit, kakao, karet, cinnamon dan tekstil.

Dari pertemuan tersebut terlihat peserta tertarik mengembangkan bisnisnya dengan Indonesia, namun mereka memerlukan informasi yang bersifat teknis, antara lain harga produk, jenis produk dan turunannya, jasa transportasi kontainer ke Senegal, mekanisme pembayaran dan situasi perbankan syariah di Indonesia.

Selain itu, terdapat peserta yang meminta informasi lengkap mengenai perusahaan Indonesia yang bergerak di bidang kelapa sawit dan turunannya seperti sabun dan komestik, serta produk kayu triplek dan alumunium.

Pertemuan bisnis tersebut dihadiri pengusaha Senegal yang berpotensi dan telah melakukan bisnis dengan Indonesia sebelumnya, antara lain Ndeye Seye, Sekjen Kadin Nasional Senegal, Aly Mboub, Sekjen Kadin Dakar, Washim Obalah, CEO Poultrade (distributor Indomie di Senegal), Gaelle Rispal, CEO Libellule (toko dan showroom khusus menjual produk kayu dan handicraft Indonesia).

Selain itu, Business Meeting juga dihadiri pengusaha Senegal di wilayah Thies yang telah berkunjung ke TEI sebelumnya.

Bahkan, Gora Seck, CEO Senhuile (perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian dan pertambangan), akan melakukan perjalanan ke Indonesia dalam waktu dekat untuk menjajaki kerja sama dengan pengusaha Indonesia, khususnya di bidang mesin/peralatan perontok/pengupas padi menjadi beras dan mesin untuk pengupas kacang tanah.

Perusahaan Poultrade berminat mengembangkan bisnisnya dengan Indonesia untuk produk bahan baku sabun dan berencana untuk mengimpor soap noodles tersebut sebanyak 300-500 ton per bulan dari Indonesia.

Dubes Mansyur Pangeran menambahkan, kebijakan bebas visa kunjungan kepada warga negara Senegal disambut secara antusias oleh para pengusaha Senegal dan besar kemungkinannya partisipasi pada TEI ke-31 mendatang bertambah banyak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres Bertemu Presiden Mongolia Bahas Perdagangan dan Ekonomi

Wapres Bertemu Presiden Mongolia Bahas Perdagangan dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:51 WIB

Jokowi-Putin Bahas Peningkatan Ekspor Minyak Sawit

Jokowi-Putin Bahas Peningkatan Ekspor Minyak Sawit

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 05:00 WIB

Hari Ini Menteri Perekonomian Iran Bakal Temui JK

Hari Ini Menteri Perekonomian Iran Bakal Temui JK

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 02:16 WIB

Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Jokowi Kunjungi Cina dan Jepang

Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi, Jokowi Kunjungi Cina dan Jepang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2015 | 14:46 WIB

Terkini

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB