Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BRI Ajak Saudagar Bugis Pulangkan Dana ke Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 26 Juli 2016 | 08:37 WIB
BRI Ajak Saudagar Bugis Pulangkan Dana ke Indonesia
Kantor Pusat BRI di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tbk mengajak seluruh saudagar Bugis yang berbisnis di seluruh pelosok nusantara hingga yang tengah merantau di mancanegara untuk membantu membangun negeri dengan berpartisipasi dalam program sosialisasi program Amnesti Pajak yang digagas Pemerintahan Jokowi – JK.

“Kami siap membantu para saudagar Bugis dan melayani konsultasi 24 jam, sekaligus siap menampung dana repatriasinya di BRI,” ungkap Direktur Utama Bank BRI Asmawi Syam, di sela-sela acara Halal Bihalal Saudagar Bugis Senin (25/7/2016) di Makassar.

Asmawi menjelaskan, program Amnesti Pajak saat ini sedang berlangsung dan merupakan kesempatan langka yang tidak boleh dilewatkan. Apalagi, pemerintah menetapkan program pengampunan pajak ini memiliki batas waktu cukup singkat.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan pelaku usaha untuk membawa pulang uangnya yang tengah disimpan di luar negeri ke Indonesia. Uang itu sangat dibutuhkan pemerintah sebagai modal pembangunan infrastruktur.

Asmawi menjelaskan, sebagai salah satu bank BUMN yang ditunjuk pemerintah, BRI optimistis bisa menampung dana repatriasi antara Rp 50 triliun sampai dengan Rp 100 triliun. Sebagian besar dana ini selanjutnya akan disalurkan ke berbagai proyek pemerintah yang strategis.

“Dana yang akan masuk cukup besar. Target dana di atas Rp 50 triliun itu merupakan target revisi, setelah kami melihat antusiasme nasabah saat kami melakukan beberapa gathering. Kami sangat optimistis target ini mampu kami capai, karena kami memiliki infrastruktur dan jaringan terbanyak di seluruh Indonesia. Selain itu, kami juga punya beberapa unit kerja operasional di luar negeri,” ujar Asmawi. Dengan pencapaian itu, BRI akan mampu berkontribusi optimal bagi kemajuan perekonomian nasional. 

Untuk menunjang program Amnesti Pajak, BRI akan mengerahkan sebanyak 120 Sentra Layanan Prioritas, 467 Kantor Cabang dan 603 Kantor Cabang Pembantu, serta 4 kantor BRI  cabang Luar Negeri yang tersebar di Singapura, Hong Kong, Cayman Island, serta New York. Selain itu, BRI juga akan menyiagakan help desk melalui call center selama 24 jam. Call center ini nantinya akan melayani sejumlah pertanyaan dari calon peserta program pengampunan pajak.

Menurut Asmawi, pada dasarnya, Amnesti Pajak memiliki dua tujuan. Pertama, tarif tebusan Amnesti Pajak masuk menjadi penerimaan negara. Kedua, dana repatriasi bisa menjadi sumber likuiditas perbankan. Dengan adanya peningkatan likuiditas perbankan, maka suku bunga bisa turun. Masuknya dana repatriasi juga bisa mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) BRI melampaui 10 persen.

Selain pengusaha besar, program Amnesti Pajak diharapkan bisa diikuti pelaku usaha UMKM. Pemerintah bahkan menargetkan 10.000 UMKM bisa ikut program ini. Tarif yang diusulkan untuk UMKM sebesar 0,5 hingga 1 persen. Pelaku UMKM perlu mendapat tarif lebih rendah agar mereka dapat berpartisipasi dalam program pembangunan sekaligus memanfaatkan program Amnesti Pajak ini.

Agar penyerapan dana berlangsung secara optimal, menurut Asmawi, BRI juga telah menyediakan instrumen yang bervariasi dengan tingkat imbal hasil yang kompetitif, mulai dari deposito berjangka, tabungan multi currency, obligasi, Medium Term Notes (MTN), Negotiable Certificate of Deposit (NCD), transaksi valuta asing, produk DPLK, bancassurance, reksa dana, jasa kustodian dan jasa trustee. Pada tahun 2016 – 2017, bank BRI akan menerbitkan obligasi dengan jumlah Rp 20 trilliun dan MTN Rp 5 Trilliun sebagai salah satu upaya mengantisipasi permintaan dari peserta amnesti pajak yang berinvestasi pada instrumen keuangan berpendapatan tetap. "Dari pilihan investasi tersebut, deposito merupakan pilihan yang paling menarik karena return yang diberikan dan fleksibilitas dalam menentukan jangka waktu," tutup Asmawi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Kucurkan Rp875 Miliar untuk Proyek Palapa Ring Barat

Bank Mandiri Kucurkan Rp875 Miliar untuk Proyek Palapa Ring Barat

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 08:31 WIB

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 07:08 WIB

Pemerintah Ingin Tax Amnesty di Indonesia Sukses Seperti di India

Pemerintah Ingin Tax Amnesty di Indonesia Sukses Seperti di India

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:57 WIB

Lewat Tax Amnesty, Pemerintah Bidik Wajib Pajak Baru

Lewat Tax Amnesty, Pemerintah Bidik Wajib Pajak Baru

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:49 WIB

Pengusaha Masih Tunggu Kepastian Hukum Tax Amnesty

Pengusaha Masih Tunggu Kepastian Hukum Tax Amnesty

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:43 WIB

Keterlibatan Bank Asing untuk Mempermudah Ikut Tax Amnesty

Keterlibatan Bank Asing untuk Mempermudah Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 14:38 WIB

Ini Daftar Pasal UU Tax Amnesty yang Jadi Poin Gugatan ke MK

Ini Daftar Pasal UU Tax Amnesty yang Jadi Poin Gugatan ke MK

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 13:41 WIB

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:17 WIB

Sejak Pendaftaran Tax Amnesty Dibuka, 20 Wajib Pajak Sudah Lapor

Sejak Pendaftaran Tax Amnesty Dibuka, 20 Wajib Pajak Sudah Lapor

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:02 WIB

Wow, Laba Bersih BNI Naik 79 Persen di Kuartal II 2016

Wow, Laba Bersih BNI Naik 79 Persen di Kuartal II 2016

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 18:43 WIB

Terkini

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Purbaya Klaim Program MBG hingga Kopdes Merah Putih Mulai Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:08 WIB

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:48 WIB

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB