Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

HIPMI Apresiasi Gencarnya Blusukan Pemerintah Soal Tax Amnesty

Adhitya Himawan

Rabu, 27 Juli 2016 | 09:20 WIB
HIPMI Apresiasi Gencarnya Blusukan Pemerintah Soal Tax Amnesty
HIPMI Tax Center. [Dok HIPMI]

Ketua HIPMI Tax Center, Ajib Hamdani turut mengapresiasi ketegasan pemerintah yang tampak responsif dalam mengawal tax amnesty. Bahkan tempo hari, Presiden Jokowi kerap melakukan blusukan ke berbagai daerah untuk sosialisikan program tax amnesty. Tingginya animo masyarakat jelas terlihat, contohnya saat kedatangan beliau ke Surabaya, beliau sampai kaget lantaran acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh lebih dari 2000 peserta.

“HIPMI sangat mengapresiasi langkah pemerintah yang tampak getol gelorakan sosialisasi program tax amnesty. Tak tanggung-tanggung kedatangan beliau di Surabaya bahkan disambut antusias dengan tingginya kehadiran masyarakat. ,” terang Ajib di Jakarta dalam keterangan resmi, Rabu (27/7/2016).

Pakar Perpajakan Indonesia ini menyarankan kepada masyarakat untuk tak perlu ragu ikut tax amnesty, termasuk sebagian kecenderungan masyarakat yang selama ini suka menaruh uangnya di luar negeri yang dianggapnya lebih aman dan nyaman. Program tax amnesty selain dinilai aman dan nyaman, program ini juga dapat mendatangkan keuntungan yang sebenarnya justru pasti lebih tinggi.

Lanjut Ajib, ketika uang hasil repatriasi dimasukkan ke instrumen Surat Utang Negara, maka mereka sebenarnya dalam setahun pun bisa dibilang sudah dapat mengembalikan uang tersebut yang senilai dengan uang tebusan pajak yang semestinya dibayarkan. Artinya, kalau bicara persoalan secara finansial, ini sebenarnya sangat layak untuk diikuti.

Tak hanya itu, Ajib menambahkan, menariknya lagi jika dilakukan hitung-hitungan sebenarnya dengan tarif untuk yang repatriasi hanya dikenakan tarif yang sangat rendah sebesar 2 persen. Sementara jika deklarasi saja malah dikenai tarif 4 persen dengan asumsi jika mengikuti periode satu. 

“Ikut tax amnesty itu sangat menarik, kita tak hanya merasa aman dan nyaman, tetapi menariknya lagi kita bisa dapat return. Bayangkan jika kita sekaligus merepatriasi, maka akan dapat tarif yang jauh lebih rendah cuma 2 persen ketimbang deklarasi yang  4 persen,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menilai bahwa ini akan sejalan dengan paket-paket yang ada tentang bagaimana orang investasi itu cenderung lebih mudah, hingga dibentuknya berbagai satgas yang ada. Apalagi, pasar Indonesia masih luas dengan kebutuhan dana infrastruktur saja sekitar Rp 5000 triliun. Sementara, kemampuan APBN hanya sekitar Rp1500 triliun yang berarti uang berapapun akan masuk dan berpotensi menjadi pendongkrak ekonomi nasional.

“Banyak yang masih tertarik ceruk pasar nasional. Bahkan presiden sempat menyampaikan bahwa 5 tahun kedepan kebutuhan infrastruktur nasional saja itu Rp5000 triliun, tetapi kemampuan APBN hanya cukup Rp1500 triliun. Artinya, uang berapapun akan besar peluang masuknya dan ini akan bisa meleverage ekonomi yang  dampaknya akan luar biasa secara return maupun sisi nasionalisme juga,” paparnya.

Menurutnya, ada satu hal yang penting bagi pengusaha untuk perlu diketahui bahwa  tahun depan Automatic Exchange Of Information (AEOI) akan diberlakukan. Hal ini berarti semua data akan terbuka dan terungkap. Bila belum mengikuti atau tak mengikuti tax amnesty yang waktunya sangat terbatas ini, maka akan terlacak, terkecuali jika sudah patuh pajak karena yang akan dikejar petugas pajak ialah persoalan dari mana berbagai uang didapatkan, kapan diperolehnya, dan yang paling utama apakah sudah dibayar pajaknya?

“Tahun depan akan berlaku AEOI dan  nantinya semua data bisa diperoleh secara terbuka. Jadi, harap-harap cemas bagi mereka yang belum mengungkapkan dan melaporkan pajaknya dengan benar. Mereka akan dipertanyakan perihal berbagai aset yang didapatkan, kapan perolehannya? dari mana? dan apakah sudah bayar pajak belum waktu itu?” tutup Ajib.

Seperti yang diketahui, netizen media sosial Twitter mengapresiasi HIPMI yang terus mendukung Tax Amensty yang kini menjadi program Jokowi-JK sampai muncul Trending Topic Twitter “HIPMI Dukung Tax Amnesty”. Akun Twitter @Irfan_Mawey memuji HIPMI kini menjadi contoh panutan pengusaha nasional Indonesia.“Salut, HIPMI saja Taat pajak. HIPMI Dukung Tax Amnesty,” ujar Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HIPMI Dorong BEKRAF Wadahi Pengusaha Pemula

HIPMI Dorong BEKRAF Wadahi Pengusaha Pemula

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 08:51 WIB

BRI Ajak Saudagar Bugis Pulangkan Dana ke Indonesia

BRI Ajak Saudagar Bugis Pulangkan Dana ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 08:37 WIB

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 07:08 WIB

Pemerintah Ingin Tax Amnesty di Indonesia Sukses Seperti di India

Pemerintah Ingin Tax Amnesty di Indonesia Sukses Seperti di India

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:57 WIB

Lewat Tax Amnesty, Pemerintah Bidik Wajib Pajak Baru

Lewat Tax Amnesty, Pemerintah Bidik Wajib Pajak Baru

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:49 WIB

Pengusaha Masih Tunggu Kepastian Hukum Tax Amnesty

Pengusaha Masih Tunggu Kepastian Hukum Tax Amnesty

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 15:43 WIB

Keterlibatan Bank Asing untuk Mempermudah Ikut Tax Amnesty

Keterlibatan Bank Asing untuk Mempermudah Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 14:38 WIB

Ini Daftar Pasal UU Tax Amnesty yang Jadi Poin Gugatan ke MK

Ini Daftar Pasal UU Tax Amnesty yang Jadi Poin Gugatan ke MK

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 13:41 WIB

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:17 WIB

Sejak Pendaftaran Tax Amnesty Dibuka, 20 Wajib Pajak Sudah Lapor

Sejak Pendaftaran Tax Amnesty Dibuka, 20 Wajib Pajak Sudah Lapor

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:02 WIB

Terkini

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Teknologi AI Bikin Purbaya Lebih Cepat Endus Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp393 Miliar dari Pasar Saham di Sesi I

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:09 WIB

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

BUMI Resmi Tak Bagikan Dividen, Ke Mana Larinya Laba Bersih Tahun 2025?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Melihat Keuangan RANS yang Pincang Jelang IPO: Laba Turun 41%, Masih Bergantung pada Raffi-Nagita

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:46 WIB

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Industri Tekstil RI Tak Mampu Olah, Purbaya Pilih Musnahkan Pakaian Bekas Impor Ilegal

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:42 WIB

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Profil INACO (PT Niramas Utama Tbk): Saham IPO, Kondisi Keuangan, dan Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:39 WIB

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB