Sri Mulyani Dinilai Ikut Andil Perbesar Ketimpangan di Indonesia

Adhitya Himawan

Kamis, 28 Juli 2016 | 07:10 WIB
Sri Mulyani Dinilai Ikut Andil Perbesar Ketimpangan di Indonesia
Menteri Keuangan yang baru Sri Mulyani di acara serah terima jabatan (sertijab) dengan Bambang Brodjonegoro di Kementerian Keuangan RI di Jakarta, Rabu (27/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Keuangan yang baru saja dilantik Sri Mulyani Indrawati (SMI) menyatakan meningkatnya ketimpangan masyarakat Indonesia merupakan kekhawatiran terbesarnya saat ini. Hal tersebut tercermin dari melebarnya angka indikator kesenjangan (koefisien gini) Indonesia secara tajam selama periode 2003-2014 dari 0,3 menjadi 0,41, yang bisa melemahkan kemampuan negara itu untuk tumbuh dalam jangka panjang.

Menanggapi pendapat tersebut, anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan bahwa kacamatanya Sri Mulyani selama ini jauh dari Amerika dan pendapatnya penuh dengan kepentingan.

Ekonomi Indonesia di era presiden Jokowi, lanjut Misbakhun, selama ini dijalankan oleh orang yang memiliki kelebihan dan kekurangan yang ada. Meski demikian, tim ekonomi di bawah pemerintahan Presiden Jokowi ingin bersungguh-sungguh mewujudkan Nawacita sesuai dengan tujuan negara di dalam UUD 1945, yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Misbakhun menilai perekonomian Indonesia jaman Presiden Jokowi dijalankan sebagai upaya membangun kemandirian bangsa. Semangat kegotongroyongan diperkuat untuk membangun kebersamaan dalam proses membangun negara.

"Pembangunan infrastruktur yang selama ini tertinggal dijadikan fokus utama pembangunan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang. Pelabuhan baru dibangun, jalan baru dibangun, bandara dibangun untuk membangun interkoneksi antar wilayah dan kepulauan untuk memperbaiki sistem distribusi sehingga harga barang-barang kebutuhan pokok di luar Pulau Jawa bisa lebih murah," beber Misbakhun dalam keterangan resmi, Rabu (27/7/2016).

Kalau kemudian SMI berbicara soal kesenjangan ekonomi saat ini dengan menyajikan data gini ratio 0,41, kata Misbakhun, situasi ekonomi saat ini juga karena peran dan andil SMI saat menjabat sebagai Menkeu jaman pemerintahan presiden SBY.

"Gini ratio 0,41 sudah terjadi sejak jaman pemerintahan SBY," cetusnya. 

Politisi Partai Golkar ini pun meyakinkan bahwa pemerintahan presiden Jokowi lebih jujur dalam upaya pembangunan bangsa. Semua permasalahan struktural diselesaikan sampai ke akar masalah. Membangun kemandirian bangsa diupayakan dengan seluruh daya upaya. UU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (PPKSK) sebagai jaring pengaman sistem keuangan di saat krisis dan UU Amnesti Pajak selesai disahkan.

"Kedua undang-undang itu sangat penting yang gagal diwujudkan oleh SMI yang pernah menjadi motor tim ekonomi jaman presiden SBY," tukas pendukung Presiden Jokowi itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Sri Mulyani Didukung Pejabat Bank Dunia Jadi Menteri

Cerita Sri Mulyani Didukung Pejabat Bank Dunia Jadi Menteri

News | Kamis, 28 Juli 2016 | 00:05 WIB

Sri Mulyani Siap Ngebut, Minta Dukungan Jajarannya

Sri Mulyani Siap Ngebut, Minta Dukungan Jajarannya

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:39 WIB

Ini Kerjaan Pertama Sri Mulyani Usai Jadi Menkeu

Ini Kerjaan Pertama Sri Mulyani Usai Jadi Menkeu

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:31 WIB

Bambang Titipkan Tax Amnesty ke Sri Mulyani

Bambang Titipkan Tax Amnesty ke Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 19:05 WIB

Bambang Brodjonegoro Nangis Serahkan Jabatan ke Sri Mulyani

Bambang Brodjonegoro Nangis Serahkan Jabatan ke Sri Mulyani

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 18:28 WIB

Tiba di Kantor Baru, Menteri Sri Mulyani Senyum Sumringah

Tiba di Kantor Baru, Menteri Sri Mulyani Senyum Sumringah

News | Rabu, 27 Juli 2016 | 17:15 WIB

Kadin Ingatkan Tantangan Sri Mulyani soal Tax Amnesty

Kadin Ingatkan Tantangan Sri Mulyani soal Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 16:24 WIB

Nasib Tax Amnesty, Komisi XI Tunggu 100 Hari Kerja Sri Mulyani

Nasib Tax Amnesty, Komisi XI Tunggu 100 Hari Kerja Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×