BKPM: Realisasi Investasi Triwulan II 2016 Naik 12,3 Persen

Adhitya Himawan

Jum'at, 29 Juli 2016 | 23:53 WIB
BKPM: Realisasi Investasi Triwulan II 2016 Naik 12,3 Persen
Kepala BKPM Thomas Lembong memaparkan realisasi investasi Triwulan II 2016 di Jakarta, Jumat (29/7/2016). [Dok BKPM]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong hari ini, Jumat (29/7/2016) di Jakarta menyatakan optimismenya bahwa realisasi investasi pada tahun 2016 akan dapat mencapai target yang telah ditetapkan sebesar Rp594,8 triliun. Hal tersebut disampaikan Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong saat mengumumkan realisasi investasi dalam rangka penanaman modal dalam negeri (PMDN) dan penanaman modal asing (PMA) selama periode Triwulan II (April - Juni) untuk tahap konstruksi, serta Semester I (Januari - Juni) untuk yang sudah beroperasi komersial Tahun 2016 sebesar Rp 151,6 triliun. Realisasi investasi ini merupakan realisasi PMDN dan PMA, berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diterima BKPM.

Optimisme Thomas Lembong dilandasi angka realisasi investasi Triwulan II 2016 yang meningkat sebesar 12,3 persen bila dibandingkan dengan capaian periode yang sama pada tahun 2015 (Rp 135,1 triliun). Angka tersebut sekaligus kembali memecahkan rekor tertinggi realisasi investasi di Indonesia, terdiri dari penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp52,2 triliun, naik 21,7 persen dari Rp42,9 triliun pada periode yang sama tahun 2015, dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp99,4 triliun, naik 7,9 persen dari Rp92,2 triliun pada periode yang sama tahun 2015.

Realisasi PMA berdasarkan asal negara (5 besar) adalah : Singapura (2,0 miliar Dolar Amerika Serikat); Jepang (1,3 miliar Dolar AS); Hong Kong (0,6 miliar Dolar AS); Republik Rakyat Cona (0,5 miliar Dolar AS) dan Malaysia (0,4 miliar Dolar AS).

“Untuk mendongkrak realisasi investasi, BKPM senantiasa melakukan berbagai upaya percepatan pelayanan investasi serta mendukung kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Pemerintah, salah satunya adalah kebijakan pengampunan pajak atau Tax Amnesty. Saat ini, BKPM masih terus mematangkan pemberian kemudahan layanan investasi bagi peserta Tax Amnesty. Dalam skema investasi yang disiapkan, peserta Tax Amnesty yang ingin menyalurkan dananya melalui penanaman modal akan didampingi oleh tim khusus “Account Officer” BKPM, yang akan mendapatkan pelayanan seperti izin 3 jam, pemberian fasilitas pembebasan bea masuk, percepatan jalur hijau, serta dimungkinkan untuk mendapatkan fasilitas Tax Allowance atau Tax Holiday. Namun demikian, pelayanan bagi peserta Tax Amnesty tersebut hanya terbatas pada investasi infrastruktur, sektor riil prioritas dan investasi lainnya,” ungkap Thomas Trikasih Lembong, Kepala BKPM.

Hal lainnya yang menjadi catatan BKPM adalah sebaran investasi di luar Jawa yang semakin meningkat menjadi Rp69,6 triliun atau setara dengan 45,9 persen dari total investasi (dibanding Triwulan II 2015 sebesar 44,7 persen). Realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp82,0 triliun (54,1 persen).

Realisasi PMA berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah : Jawa Barat (1,2 miliar Dolar AS); DKI Jakarta (1,0 miliar Dolar AS); Banten (0,7 miliar Dolar AS); Jawa Timur (0,7 miliar Dolar AS) dan Riau (0,4 miliar Dolar AS).

Sedangkan, realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah : Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (0,9 miliar Dolar AS); Pertambangan (0,7 miliar Dolar AS); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (0,6 miliar Dolar AS); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (0,6 miliar Dolar AS) dan Industri Makanan (0,5 miliar Dolar AS). Apabila seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar 3,9 miliar Dolar AS atau 54,2 persen dari total PMA.

Realisasi PMDN berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah : Jawa Timur (Rp11,8 triliun); Jawa Barat (Rp8,8 triliun); Kalimantan Selatan (Rp5,5 triliun); DKI Jakarta (Rp5,2 triliun) dan Riau (Rp2,7 triliun).
Sedangkan, realisasi PMDN berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah : Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp8,4 triliun); Industri Mineral Non Logam (Rp8,1 triliun); Industri Makanan (Rp7,7 triliun); Konstruksi (Rp6,3 triliun); dan Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp3,5 triliun). Apabila seluruh sektor industri digabung, maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar Rp25,2 triliun atau 48,3 persen dari total PMDN.

Lembong optimis bahwa dengan berbagai kebijakan dan skema investasi yang disiapkan akan dapat mendorong pemerataan dan peningkatan investasi ke luar Jawa, yang pada gilirannya dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mendorong perekonomian di daerah serta membantu pencapaian target investasi tahun 2016 ini yang sebesar Rp594,8 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM Sebut 86 Proyek Investasi Serap 20 Ribu Tenaga Kerja

BKPM Sebut 86 Proyek Investasi Serap 20 Ribu Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 08:38 WIB

BKPM dan Bea Cukai Evaluasi Fasilitas Importasi Jalur Hijau

BKPM dan Bea Cukai Evaluasi Fasilitas Importasi Jalur Hijau

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 07:11 WIB

BKPM Tingkatkan Pemerataan Investasi ke Sumatera

BKPM Tingkatkan Pemerataan Investasi ke Sumatera

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 10:49 WIB

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 17:09 WIB

KADIN Rayu Pengusaha Agar Mau Berinvestasi di Poso

KADIN Rayu Pengusaha Agar Mau Berinvestasi di Poso

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:46 WIB

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:17 WIB

Agung Podomoro Incar Penjualan Properti Mewah di Batam

Agung Podomoro Incar Penjualan Properti Mewah di Batam

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 21:07 WIB

BKPM: 20 Perusahaan Guangdong Serius Mau Investasi di Indonesia

BKPM: 20 Perusahaan Guangdong Serius Mau Investasi di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 17:33 WIB

Kepala BKPM: Indonesia Tujuan Investasi Utama Cina

Kepala BKPM: Indonesia Tujuan Investasi Utama Cina

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 14:02 WIB

BKPM: Investasi Asing Penting Untuk Stimulus Sektor Perfilman

BKPM: Investasi Asing Penting Untuk Stimulus Sektor Perfilman

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:24 WIB

Terkini

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sopir Truk di Karangasem Meninggal usai Dibakar Bosnya Gara-gara Setoran

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 09:29 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

3 Pemain Timnas Indonesia Masuk Pantauan John Herdman Usai Bungkam Singapura, Kenapa?

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Ini 8 Keunggulan Mesin 4N15 dari Mitsubishi Pajero Sport

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 09:10 WIB

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

Guruh Soekarnoputra Akan Dikebumikan di Samping Makam Fatmawati

News | Sabtu, 26 September 2026 | 09:06 WIB

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Ilusi Mampu Mencicil: Saat Kemudahan Paylater Menguji Kontrol Diri

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 09:00 WIB

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Face Oil vs Serum, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Kamu?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Akhiri Penantian 28 Tahun: Momen Epic Comeback Timnas Bulu Tangkis Hancurkan China 3-2

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:50 WIB

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

×