Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Kebijakan Ekonomi Global Hadapi Tiga Tantangan

Adhitya Himawan

Selasa, 02 Agustus 2016 | 02:10 WIB
Kebijakan Ekonomi Global Hadapi Tiga Tantangan
Gubernur BI Agus Martowardojo dan Presiden FRBNY William Dudley, Senin (1/8/2016) di Nusa Dua, Bali. [Antara/Sigid Kurniawan]

Ekonomi global saat ini menghadapi tiga tantangan besar. Demikian terungkap dalam seminar yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) dan Federal Reserve Bank of New York (FRBNY) kemarin, Senin (1/8/2016) di Nusa Dua, Bali. Seminar yang mengambil tema “Managing Stability and Growth under Economic and Monetary Divergence” tersebut merupakan langkah perwujudan hubungan strategis antara BI dan FRBNY yang selama ini telah terjalin.

Tiga tantangan kebijakan perekonomian global disampaikan oleh Gubernur BI, Agus D.W. Martowardojo, dalam pidato pembukanya. Tantangan pertama adalah bagaimana strategi mengejar target pertumbuhan usai krisis keuangan lobal. Kedua, bagaimana kebijakan moneter yang optimal dapat ditempuh dalam perekonomian yang terbuka. "Ketiga, bagaimana mencapai stabilitas keuangan di tengah keragaman (divergensi) kebijakan moneter dunia," kata Agus.  

Senada dengan pernyataan Gubernur BI, President of FRBNY, William C. Dudley, menyampaikan mengenai beragamnya kebijakan ekonomi dan moneter yang didominasi negara-negara ekonomi terbesar di dunia. Beragamnya kebijakan tersebut dapat menimbulkan risiko tersendiri, yang memberi tantangan bagi otoritas di negara-negara Timur maupun Barat. "Para pembuat kebijakan dipacu untuk menyusun kebijakan yang bertujuan mendukung pertumbuhan dan memitigasi risiko, sekaligus mempertahankan stabilitas moneter dan keuangan," kata Dudley.

Dudley menambahkan bahwa kebijakan moneter tidak bisa statis, namun harus mampu menyesuaikan dengan kondisi perekonomian. Terdapat dua langkah penting pengambilan kebijakan moneter. Langkah pertama adalah mempertimbangkan secara ekspansif ekosistem ekonomi global. "Untuk itu, pengambilan kebijakan moneter harus dilakukan secara cepat. Langkah kedua adalah dengan berkomunikasi secara jelas dan konsisten," ujar Dudley.

Penyelenggaran seminar oleh BI dan FRBNY ini merupakan bagian dari penyelenggaraan pertemuan eksekutif bank sentral Asia Timur dan Pasifik (Executives' Meeting of East Asia-Pacific Central Banks – EMEAP). Terdapat 11 jurisdiksi yang menjadi anggota EMEAP, yaitu Australia, Selandia Baru, Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Korea dan Jepang.

Tahun ini, selain menjadi tuan rumah penyelenggaraan EMEAP, Bank Indonesia berinisiatif menyelenggarakan seminar bersama dengan FRBNY untuk memperkaya diskusi dan memberi nilai tambah bagi anggota EMEAP.

Dalam seminar, secara umum dibahas mengenai latar belakang pentingnya penyelenggaraan seminar, yaitu adanya babak baru dalam perkembangan ekonomi global yang ditandai dengan semakin beragamnya kondisi pemulihan ekonomi dan kebijakan yang diambil negara-negara di dunia. Selain itu, dibahas pula mengenai dampak Brexit terhadap perekonomian global dan regional.

Pada akhirnya, seminar ini diharapkan menjadi wadah bertukar pandangan antara ekonomi maju dan berkembang dalam menghadapi gejolak ekonomi dan keuangan setelah krisis global. Lebih lanjut, anggota EMEAP dapat mengambil pelajaran dari negara anggota lainnya untuk memperkuat kerja sama keuangan kedepan. Melalui seminar ini, ditekankan mengenai pentingnya penyusunan kebijakan bank sentral yang baik, serta perlunya upaya mengatasi kerentanan dan memperkuat fondasi sistem keuangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bloomberg Terkoneksi dengan Monitoring Perdagangan Bank Indonesia

Bloomberg Terkoneksi dengan Monitoring Perdagangan Bank Indonesia

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 02:02 WIB

Gubernur Bank Sentral EMEAP Perkuat Kerja Sama

Gubernur Bank Sentral EMEAP Perkuat Kerja Sama

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2016 | 00:53 WIB

IMF Desak G20 Hidupkan Kembali Pertumbuhan Ekonomi Global

IMF Desak G20 Hidupkan Kembali Pertumbuhan Ekonomi Global

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 11:39 WIB

BI Sebut Rupiah Menguat Karena Kenaikan Fed Fund Rate Tak Pasti

BI Sebut Rupiah Menguat Karena Kenaikan Fed Fund Rate Tak Pasti

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 20:11 WIB

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Meningkat di Juni 2016

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Meningkat di Juni 2016

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:59 WIB

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Pascabrexit, BI Prediksi Ekonomi Global Tumbuh Lebih Lambat

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:54 WIB

Dukung Tax Amnesty, BI Perdalam Pasar Keuangan

Dukung Tax Amnesty, BI Perdalam Pasar Keuangan

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:14 WIB

Terkini

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Daftar Harga HP Motorola Agustus 2026 Terbaru, Lengkah dari Entry Level ke HP Lipat

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Stok AS Melonjak, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Wajah Baru Pasar Godean Usai Relokasi, Pedagang Masih Perlu Beradaptasi

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

×