Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:50 WIB
Permintaan Dunia Melemah, Strategi Ekspor Nasional Diperkuat
Ekspor perdana kapal perang di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Antara/Zabur Karuru)

Melemahnya permintaan dunia membuat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan memperkuat strategi ekspor nasional. Direktur Jenderal PEN Arlinda menegaskan, strategi dan rencana aksi pengembangan produk ekspor harus disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pasar dunia. Untuk itu, perlu persepsi yang sama dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perwakilan perdagangan di luar negeri dalam menyusun dan mengaplikasikannya.

Pesan tersebut disampaikan Dirjen Arlinda dalam Forum Koordinasi Teknis (FKT) Program Pengembangan Ekspor antara Pusat dan Daerah Tahun 2016 di Bogor, hari ini, Kamis (25/8/2016). “Kami berharap semua pihak lebih memahami ruang lingkup tugas masing-masing serta bahu membahu dan berkomitmen untuk membantu pelaku usaha, khususnya eksportir, dalam meningkatkan ekspor Indonesia ke dunia,” kata Arlinda.

Tahun ini, kegiatan FKT mengangkat tema “Peningkatan Daya Saing (Nilai Tambah) dan Promosi Produk Ekspor Indonesia Dalam Rangka Peningkatan Ekspor Nasional”. FKT diikuti perwakilan dari 33 dinas provinsi yang membawahi sektor perdagangan, 5 Pusat Pelatihan dan Promosi Ekspor Daerah (P3ED), serta 19 Wakil Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC).

Dirjen PEN memastikan sinergi pusat-daerah sebagai pilar penting untuk meningkatkan ekspor nasional. Semua elemen dikumpulkan dan diberi arahan khusus untuk mempertajam strategi dan menciptakan rencana-rencana aksi jangka pendek. Untuk memperkuat daya saing produk, dalam kesempatan itu, Arlinda juga meluncurkan Indonesia Design Development Center (IDDC). "Melalui IDDC, kita ingin memperkuat daya saing produk nasional dari semua pengusaha. Ditjen PEN akan membantu, mengawal, dan mengarahkan pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produknya dan mensinergikan dengan pasar internasional," tutur Arlinda optimis.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, FKT 2016 melibatkan ITPC yang diwakili oleh para Wakil Kepala ITPC dari 19 kantor ITPC di kota-kota dagang dunia. Tujuannya diharapkan lebih mengintegrasikan antara potensi suplai dengan permintaan pasar ekspor. Informasi tentang suplai dari pemerintah provinsi akan disinergikan dengan strategi ITPC.

“Pemetaan potensi produk dan peningkatan daya saing akan disinergikan dengan analisis peluang dan kebutuhan pasar, seperti model, desain, harga, spesifikasi, dan standar. Jika produknya siap ekspor, ITPC akan memfasilitasi promosi dan pemasaran di pasar akreditasi masing. Dengan demikian, akan tersambung benang merah antara sisi suplai produk (potential supply) dengan sisi permintaan pasar (market demand),” jelas Arlinda.

Strategi lain yang makin diasah yaitu mengubah komposisi ekspor nasional. Arlinda mengatakan sebelumnya komposisi ekspor berbasiskan komoditas. "Sekarang harus diubah menjadi berbasiskan produk bernilai tambah," tegasnya.

Untuk itu, para eksportir sukses, desainer, dan wakil asosiasi yang mewakili produk terpilih dilibatkan secara intensif dalam kegiatan ini terutama sebagai narasumber. Produk-produk ekspor dari kelompok pertanian seperti kelapa, kopi, dan coklat diharapkan memiliki nilai tambah. Eksportir produk makanan dan minuman olahan, fesyen, serta kerajinan juga ikut mempertajam strategi dan rencana aksi Ditjen PEN.

Berdasarkan kondisi perkembangan masing-masing produk, peserta nantinya diharapkan dapat merekomendasikan dan menyusun strategi dan rencana aksi yang akan dilakukan dalam waktu 1-2 tahun ke depan. Jika kolaborasi kali ini sukses, produk terpilih akan dijadikan pilot project bagi pembinaan dan pengembangan jenis produk ekspor lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Pemerintah Mulai Selidiki Dugaan Dumping Impor PET

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:46 WIB

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Ekspor Baja Indonesia Terhindar Bea Masuk Safeguard 23 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:23 WIB

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun Ini Masih Lesu

BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun Ini Masih Lesu

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:59 WIB

Ekspor Indonesia Januari-Juli 2016 Turun 12 Persen

Ekspor Indonesia Januari-Juli 2016 Turun 12 Persen

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 07:30 WIB

Diduga Dumping, Produk Frit Asal Cina Diselidiki KADI

Diduga Dumping, Produk Frit Asal Cina Diselidiki KADI

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 16:55 WIB

Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:14 WIB

Indonesia Merugi Jika Rumput Laut Tak Dianggap Pangan Organik

Indonesia Merugi Jika Rumput Laut Tak Dianggap Pangan Organik

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:08 WIB

Ekspor Ikan Indonesia Tahun Lalu Turun 21 Persen Dibanding 2014

Ekspor Ikan Indonesia Tahun Lalu Turun 21 Persen Dibanding 2014

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:53 WIB

Perdagangan Negara RCEP Tahun Lalu Capai 11,9 Triliun Dolar AS

Perdagangan Negara RCEP Tahun Lalu Capai 11,9 Triliun Dolar AS

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 14:11 WIB

Kebijakan Ekonomi Global Hadapi Tiga Tantangan

Kebijakan Ekonomi Global Hadapi Tiga Tantangan

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 02:10 WIB

Terkini

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

×