Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Perdagangan Negara RCEP Tahun Lalu Capai 11,9 Triliun Dolar AS

Adhitya Himawan

Minggu, 07 Agustus 2016 | 14:11 WIB
Perdagangan Negara RCEP Tahun Lalu Capai 11,9 Triliun Dolar AS
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Enam belas Menteri Ekonomi (10 negara ASEAN dan 6 negara mitra) yang tergabung dalam Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) menegaskan kembali komitmen mereka untuk mencapai perjanjian kerja sama ekonomi yang modern, komprehensif, berkualitas tinggi, dan saling menguntungkan. Hal tersebut disepakati Para Menteri anggota RCEP saat bertemu di Vientiane, Laos, Jum’at (5/6/2016) lalu. 

Menteri Perdagangan yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Iman Pambagyo, menjelaskan bahwa pertemuan para Menteri RCEP kali ini membahas isu-isu strategik perundingan di bidang barang, jasa, dan investasi secara pararel dan seimbang. Para Menteri berharap pada perundingan mendatang dapat disepakati perjanjian RCEP yang bernilai tinggi secara tepat waktu, berdasarkan Guiding Principles and Objectives for Negotiating the RCEP.

“Seluruh negara anggota RCEP diharapkan dapat melanjutkan proses negosiasi dengan memberikan fleksibilitas dan bernegosiasi secara positif dan konstruktif. Hal ini penting dilakukan sebagaimana mandat yang diberikan oleh Kepala Negara RCEP pada November 2015 untuk dapat menyelesaikan negosiasi RCEP pada akhir tahun 2016,” tambah Iman dalam keterangan resmi, Minggu (7/8/2016).

Para Menteri kembali meminta tim perunding melanjutkan perundingan secara intensif melalui proses request dan offer di seluruh bidang yang telah disepakati khususnya di bidang perdagangan barang, jasa dan investasi. Para Menteri juga menggarisbawahi pentingnya keterlibatan sektor swasta dalam proses perundingan agar dapat memberikan pandangan dan harapan dunia usaha dari implementasi RCEP di kemudian hari.

Perjanjian RCEP akan menjadi suatu perjanjian perdagangan bebas yang melibatkan setengah penduduk dunia dan sangat penting bagi perekonomian global. Hal tersebut mengingat potensi RCEP untuk menjadi booster dan peluang pertumbuhan ekonomi kawasan di tengah kondisi ekonomi global saat ini.

Para Menteri mencatat bahwa kinerja ekonomi negara anggota RCEP tetap stabil pada tahun 2015, dengan output gabungan RPC sebesar 22,4 triliun dolar Amerika Serikat (AS) atau 30,6 persen dari output dunia. Total perdagangan RCEP juga signifikan sebesar 11,9 triliun dolar AS pada tahun 2015, sedangkan total arus masuk ivestasi asing langsung ke RCEP mencapai 329,6 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gandeng Mitra Strategis, ASEAN Perkuat Iklim Investasi

Gandeng Mitra Strategis, ASEAN Perkuat Iklim Investasi

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 13:25 WIB

Kamboja Pro ke Cina, ASEAN Alami Jalan Buntu

Kamboja Pro ke Cina, ASEAN Alami Jalan Buntu

News | Minggu, 24 Juli 2016 | 23:33 WIB

G-20 Telurkan 7 Langkah Konkret Tingkatkan Perdagangan Global

G-20 Telurkan 7 Langkah Konkret Tingkatkan Perdagangan Global

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 09:57 WIB

Benarkah Pemerintah Jokowi Anak Emaskan Cina?

Benarkah Pemerintah Jokowi Anak Emaskan Cina?

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 07:00 WIB

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

Firma Hukum AS di Balik Kemenangan Filipina di Sengketa LCS

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:58 WIB

Mendag G-20 Gelar Pertemuan Bahas Investasi Global

Mendag G-20 Gelar Pertemuan Bahas Investasi Global

Bisnis | Sabtu, 09 Juli 2016 | 14:41 WIB

Negosiasi Formal Kemitraan Ekonomi Indonesia-Eropa Segera Dimulai

Negosiasi Formal Kemitraan Ekonomi Indonesia-Eropa Segera Dimulai

Bisnis | Sabtu, 09 Juli 2016 | 14:18 WIB

Terkini

Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan

Siapa Sari Sukoco? Korban KMP Mutiara Sentosa 2 yang Tak Pernah Sampai di Pelaminan

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026

Kilau Emas Jadi Biang Kerok Inflasi Lampung di Juli 2026

Lampung | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:10 WIB

17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak

17 Ide Lomba 17 Agustus yang Seru untuk Perusahaan, Bikin Makin Kompak

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:10 WIB

5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota

5 City Bike Bergaya Klasik Paling Ideal untuk Komuting dan Sepedaan Keliling Kota

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius

Aksi Curanmor Marak di Blora, 11 Kasus Masih Misterius

Jawa Tengah | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:06 WIB

PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat

PayLater Terbaik Tahun 2026 di Indonesia: Cara Memilih yang Tepat agar Belanja Makin Hemat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:00 WIB

The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?

The Catalyst: Kenapa Semakin Dipaksa, Orang Justru Semakin Sulit Berubah?

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Direstui Prabowo-DPR, Purbaya Bakal Datangi Kementerian-Lembaga Jika Lelet Belanja

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:57 WIB

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

Polisi Tutup Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif

Sword of Justice Rilis Season 1.3.1 ke Game, Update PVE Raid Baru hingga Hadiah Eksklusif

Tekno | Selasa, 04 Agustus 2026 | 09:55 WIB

×