Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Di Cina, Jokowi Temui Bos Alibaba Jack Ma

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 02 September 2016 | 23:26 WIB
Di Cina, Jokowi Temui  Bos Alibaba Jack Ma
Ilustrasi Alibaba, perusahaan penyedia jasa jual beli online terbesa di Cina (Shutterstock).

Suara.com - Presiden Joko Widodo berkunjung ke kantor pusat Alibaba Group di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Cina. Alibaba merupakan salah satu perusahaan layanan e-commerce terbesar di dunia.

Presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi beserta beberapa menteri langsung disambut pendiri perusahaan Alibaba Grup Jack Ma, Jumat (2/9/2016).

Beberapa menteri yang ikut rombongan Presiden, di antaranya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menko Maritim Luhut Pandjaitan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Sekrearis Kabinet Pramono Anung, Kepala BKPM Thomas Lembong.

Presiden langsung mendengarkan presentasi pihak Alibaba Grup dan juga berkeliling untuk menyaksikan beberapa layanan yang dimiliki perusahaan yang mengakusisi perusahaan e-commerce dari Indonesia, Lazada.

Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mengatakan kunjungan Presiden ini merupakan upaya memperluas kerjasama untuk memasarkan produk-produk Indonesia, terutama produk dari UMKM, ke pasar Tiongkok dan global.

"(Founder) Alibaba, Jack Ma, secara pribadi dan Presiden (Jokowi) memiliki pandangan yang sama terhadap UMKM yang harus diberdayakan dengan manfaatkan teknologi (e-commerce) ini," kata Rudiantara.

Rudiantara mengungkapkan bahwa Jack Ma menyebut saat ini seluruh dunia telah memfokuskan bagaimana memberdayakan UMKM.

"Sehingga kami usulkan UMKM Indonesia masuk ke Tmall (anak perusahaan Alibaba) tapi melalui agregator Indonesia, seperti Tokopedia dan lain-lainnya," katanya.

Rudiantara mengatakan kerjasama Alibaba dengan Indonesia sudah berjalan, yakni Tmall yang merupakan flatform milik Alibaba sebagai tempat memasarkan produk-produk ke pasar Tiongkok.

"Dalam flatform Tmall itu ada Inamall sebagai tempat memasarkan produk-produk Indonesia ke pasar Tiongkok," katanya.

Namun Rudiantara mengakui bahwa produk Indonesia yang masuk ke Inamall saat ini masih produk dari perusahaan besar, seperti produk Indomie, kopi Kapal Api, kopi Luwak White Coffee, Extra Joss dan beberapa produk lainnya.

Dengan kunjungan ini, Rudiantara berharap kerjasama diperluas dan merambah produk-produk UMKM yang bisa dipasarkan ke pasar Cina.

"Pertama masuk pasar Tiongkok melalui Tmall, kemudian UMKM-UMKM ini masuk juga Ali Express, yaitu flatform yang sama dari Alibaba untuk pasar intrnasional," harapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Tiba di Hangzhou

Presiden Jokowi Tiba di Hangzhou

News | Jum'at, 02 September 2016 | 12:58 WIB

Jokowi Dikunjungi Ratu Maxima dari Belanda, Tertawa Bersama

Jokowi Dikunjungi Ratu Maxima dari Belanda, Tertawa Bersama

News | Kamis, 01 September 2016 | 10:12 WIB

Presiden Jokowi Masuk Opsi Penyulut Api Pon 2016 Jabar

Presiden Jokowi Masuk Opsi Penyulut Api Pon 2016 Jabar

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 18:49 WIB

Terkini

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Isu 55.000 Buruh Kena PHK, Said Iqbal: Harga Gas Diturunkan untuk Tekan Ancaman PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:57 WIB

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Sepanjang Tahun, Bulog Tetap Menyerap Gabah dan Beras Petani Sesuai Arahan Pemerintah

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:53 WIB

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Strava Kena Pajak PPN PMSE, Biaya Langganan Naik? Ini Daftar Harga Terbaru

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:48 WIB

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Rebalancing MSCI: Mengapa AMMN dan DSSA Lebih Tangguh dari Saham Prajogo Pangestu?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:22 WIB

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 11:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 09:26 WIB

×