Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Seberapa Besar Kebutuhan Dana Pensiun? Begini Cara Hitungnya

Angelina Donna | Suara.com

Selasa, 06 September 2016 | 19:00 WIB
Seberapa Besar Kebutuhan Dana Pensiun? Begini Cara Hitungnya
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Setiap orang bekerja pasti akan mengalami masa pensiun, di mana produktivitas menurun dan kemampuan mencari uang terbatas. Namun, kebutuhan orang di masa ini masih akan tetap ada sehingga uang yang dimiliki belum tentu cukup. Maka dari itu, menyiapkan dana pensiun merupakan sebuah hal yang harus kita lakukan sejak saat ini.

Mungkin bagi kita yang bekerja dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau tentara boleh jadi tidak terlalu bingung dalam mempersiapkan uang pensiun karena biasanya sudah disiapkan oleh pemerintah. Namun bagaimana dengan kita yang berstatus sebagai karyawan swasta?

Sebagian besar perusahaan swasta tidak memberikan dana jaminan hari tua kepada karyawannya setelah memasuki usia pensiun. Oleh karena itu, mempersiapkan dana pensiun bagi pegawai swasta adalah penting (krusial).

Salah satu hal yang dapat kita lakukan dalam menyiapkan dana pensiun adalah menghitung jumlah kebutuhan dana (biaya hidup) setelah pensiun. Dengan memperhitungkan berapa besarnya dana masa depan ini, kita akan mengetahui kebutuhan dana kita di masa mendatang ketika usia pensiun telah tiba.

Lantas, bagaimana cara menghitung dana pensiun ini? Berikut ini ada beberapa tahapan dalam memperhitungkan dana pensiun.

Sebagai langkah awal perhitungan dana pensiun, kita harus menentukan biaya hidup saat ini beserta kenaikannya per tahun. Sebagai acuan, kita dapat menggunakan indikator inflasi dalam memperhitungkan biaya masa depan.

Misalnya saja, saat ini pengeluaran biaya hidup kita adalah Rp3 juta per bulan. Dengan konsep future value (nilai uang dimasa depan) dan inflasi per tahun sebesar 6 persen, maka uang Rp3 juta tersebut akan setara dengan uang Rp17,2 juta per bulan pada 30 tahun yang akan datang (masa pensiun).

Biasanya biaya hidup saat pensiun bisa berkurang menjadi 70-80 persen dari biaya hidup saat ini karena sudah tidak membiayai anak sekolah.  Jadi kebutuhan biaya bulanan bisa menjadi sekitar Rp13,76 juta per bulan saat pensiun.

Setelah kita mengetahui kebutuhan dana per bulan saat pensiun, langkah selanjutnya adalah menghitung total kebutuhan pensiun. Saat membuat perhitungan, kita bisa membuat asumsi bahwa anda tidak perlu bekerja lagi setelah pensiun.

Misalnya kita pensiun di usia 55 tahun dengan usia angka harapan hidup hingga 75 tahun, maka kita perlu mempersiapkan dana  pensiun hingga 20 tahun ke depan setelah penisun. Ini artinya paling tidak kita harus menyiapkan dana sekitar Rp3,3 miliar selama masa pensiun.

Dengan mengetahui besarnya kebutuhan dana pensiun di masa depan ini, kita dapat mulai mempersiapkannya sejak saat ini misalnya dengan cara berinvestasi. Bila sudah menyiapkannya, kita bisa menikmati hari tua tanpa kesulitan menghadapi masalah finansial.

 

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Bebas Masalah Keuangan di Masa Tua? Lakukan 3 Langkah Ini

Ingin Bebas Masalah Keuangan di Masa Tua? Lakukan 3 Langkah Ini

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 19:18 WIB

Hadapi Kondisi Keuangan Tak Terduga, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Hadapi Kondisi Keuangan Tak Terduga, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 19:50 WIB

4 Alasan Untuk Melirik Investasi di Usia Muda

4 Alasan Untuk Melirik Investasi di Usia Muda

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 19:39 WIB

Berinvestasi Sesuai Usia, Awali Langkah Sukses Keuanganmu

Berinvestasi Sesuai Usia, Awali Langkah Sukses Keuanganmu

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 19:12 WIB

Ingin Simpan Uang Aman? Instrumen Keuangan ini Bisa Jadi Pilihan

Ingin Simpan Uang Aman? Instrumen Keuangan ini Bisa Jadi Pilihan

Bisnis | Senin, 04 Juli 2016 | 19:30 WIB

Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana

Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:47 WIB

Terkini

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:03 WIB

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bio Farma Perkuat Ekosistem Halal demi Dongkrak Daya Saing Industri Kesehatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:55 WIB

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Rupiah Anjlok, Bahlil: Doain BBM Subsidi Tak Naik Harga

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:49 WIB

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Gelar Donor Darah, Solidaritas Sosial Jadi Wajah Budaya Kerja PNM

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:45 WIB

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Komisi Gojek Turun Jadi 8 Persen, Driver Ojol Kini Kantongi 92 Persen Pendapatan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:31 WIB

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Pertamina dan ASRI Energi Edukasi Bangun Kesadaran Transisi Energi kepada Pelajar Jakarta

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:23 WIB

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Masa Bodo Rupiah Melemah, Restrukturisasi BUMN Karya Tetap Gaspol

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:21 WIB

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

IBC Berharap Pemerintah Beri Insentif untuk Baterai Nikel Buatan Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:52 WIB

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Pemerintah Pelit Informasi Soal Pembentukan Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:20 WIB

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Garuda Indonesia Kembali Jadi Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia Versi OAG

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 17:16 WIB