Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi

Dythia Novianty

Kamis, 08 September 2016 | 07:10 WIB
Ini Penyebab Angka Kemiskinan Buton Utara Masih Tinggi
Angka kemiskinan meningkat. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Angka kemiskinan di Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara saat ini masih cukup tinggi, yakni mencapai 17 persen dari total penduduk 58 ribu jiwa lebih.

"Tingginya angka kemiskinan di Buton Utara dikarenakan aksesbilitas masyarakat dengan dunia luar belum terbuka luas, yang menyebabkan pemasaran berbagai komoditas pertanian warga terhambat pula," kata Bupati Buton Utara Abu Hasan di Kendari, Kamis (8/9/2016).

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten Buton Utara saat ini tengah berkosentrasi membangun sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana transportasi lainnya seperti dermga pelabuhan bagi kapal-kapal pelayaran rakyat maupun kapal angkutan barang.

Diharapkan, ujarnya, dengan pembangunan berbagai infrastuktur jalan dan sarana transportasi laut tersebut dapat memperlancar aksesbilitas masyarakat dan pada gilirannya bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

"Kami sangat optimis bila sarana teransportasi laut dan darat sudah terbuka di Buton Utara, maka Buton Utara bisa tumbuh menjadi kawasan ekonomi baru di wilayah Sultra maupun Indonesia," ujar Abu.

Menurutnya, wilayah Buton Utara sangat mungkin menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Sultra maupun Indonesia, karena letak geografisnya yang sangat strategis.

Dari jalur transportasi laut kata dia, Buton Utara menjadi lintasan pelayaran dari Wakatobi-Kendari, sedangkan jalur transportasi darat terhubung dengan wilayah Kabupaten Buton, Buton Selatan dan Kota Baubau.

Sementara jalur angkutan penyeberangan lanjutnya, Buton Utara terhubung dengan wilayah Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna.

"Saya pikir, posisi strategis seperti ini sangat memungkinkan Buton Utara yang kaya dengan berbagai potensi sumber daya alam menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Sultra, bahkan di Indonesia," pungkasnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Ketimpangan Kemiskinan di Indonesia per Maret 2016 Sedikit Turun

Ketimpangan Kemiskinan di Indonesia per Maret 2016 Sedikit Turun

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 13:13 WIB

Turunnya Jumlah Penduduk Miskin Pedesaan Sangat Kecil

Turunnya Jumlah Penduduk Miskin Pedesaan Sangat Kecil

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 06:41 WIB

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

Harga Pangan Melonjak, Kemiskinan di Jakarta Naik

News | Senin, 18 Juli 2016 | 21:59 WIB

BPS: Jumlah Penduduk Miskin per Maret 2016 Capai 28,01 Juta Orang

BPS: Jumlah Penduduk Miskin per Maret 2016 Capai 28,01 Juta Orang

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 15:01 WIB

Terkini

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

BTN Pertimbangkan Lakukan Buyback Saham, Berapa Nilainya?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:08 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Rp2.673.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:01 WIB

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Jepang dan Jerman Kekurangan Pekerja, Pemerintah Siapkan Talenta RI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:54 WIB

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Nilai Tukar Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini, Nyaris ke Level Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:48 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Selat Hormuz Dibuka, Tarif Sewa Kapal Tanker Meroket Nyaris Dua Kali Lipat!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:25 WIB

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:17 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:05 WIB

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 08:51 WIB

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 07:57 WIB