Emas Berjangka Turun Akibat Aksi Ambil Untung

Ririn Indriani

Kamis, 08 September 2016 | 09:27 WIB
Emas Berjangka Turun Akibat Aksi Ambil Untung
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock).

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Rabu (Kamis pagi WIB), akibat tekanan aksi ambil untung (profit taking) pada logam mulia.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 4,8 dolar AS, atau 0,35 persen, menjadi menetap di 1.349,20 dolar AS per ounce.

Investor mengambil keuntungan setelah emas mencapai tingkat tertinggi dalam tiga pekan, mendorong harga logam mulia turun, meskipun kurangnya berita positif menandingi tekanan harga.

Indeks dolar AS juga menempatkan tekanan pada logam mulia karena naik 0,10 persen menjadi 94,96 pada pukul 17.45 GMT. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh, karena emas yang dihargakan dalam dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Namun para analis percaya bahwa ini adalah kemungkinan apa yang pedagang sebut sebuah "dead cat bounce", karena dolar AS turun tajam sehari sebelumnya dan pasar mengoreksi sendiri.

Ada sedikit penguatan dalam Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS pada Rabu, tetapi para analis percaya bahwa itu tidak cukup untuk menginspirasi optimisme investor.

Laporan tersebut menunjukkan lowongan pekerjaan meningkat menjadi 5,871 juta pada Juli, tetapi tidak mungkin bahwa laporan ini akan lebih besar daripada ekspektsai rendah dari laporan pekerjaan besar untuk Agustus.

Presiden Federal Reserve Kansas City Esther George juga berbicara pada Rabu, tetapi tidak memiliki dampak apapun pada ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS.

Harapan saat ini adalah bahwa Fed akan menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 selama pertemuan FOMC pada Desember. Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk menaikkan suku bunga dari 0,50 ke 0,75 adalah 18 persen pada pertemuan September 2016, 23 persen pada pertemuan November 2016, dan 52 persen pada pertemuan Desember 2016.

Perak untuk pengiriman Desember turun 29 sen, atau 1,44 persen, menjadi ditutup pada 19,848 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 9,9 dolar AS, atau 0,9 persen, menjadi ditutup pada 1.092,8 dolar AS per ounce. (Xinhua/Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Melemah Dorong Kenaikan Harga Emas

Dolar AS Melemah Dorong Kenaikan Harga Emas

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 07:30 WIB

Emas Turun Tertekan Data Ekonomi AS yang Lebih Kuat

Emas Turun Tertekan Data Ekonomi AS yang Lebih Kuat

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 07:54 WIB

Emas Turun, Dolar AS Menguat

Emas Turun, Dolar AS Menguat

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 07:35 WIB

Terkini

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×