Kementerian PUPR Targetkan Lelang Dini 2017 Capai Rp40 Triliun

Adhitya Himawan

Kamis, 08 September 2016 | 15:44 WIB
Kementerian PUPR Targetkan Lelang Dini 2017 Capai Rp40 Triliun
Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Jakarta, Kamis (25/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Memikul tanggung jawab sebagai anggota Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Kelompok Kerja (Pokja) pengadaan barang dan jasa pemerintah tidak gampang bahkan sekarang tantangannya lebih berat. Namun keberadaan ULP dan Pokja adalah ujung tombak kinerja Kementerian PUPR.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat memberikan arahan pada acara Acara Rapat Koordinasi Unit Layanan Pengadaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang mengangkat tema "Penguatan ULP Dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Kamis (8/9/2016).

Rakor yang dihadiri oleh 35 Kepala ULP, 35 Sekretaris ULP, dan 750 Ketua Pokja ini merupakan yang pertama diselenggarakan dengan tujuan membangun koordinasi antar ULP dan Pokja agar terdapat satu kesatuan langkah serta kesepahaman dalam pengelolaan ULP dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di Kementerian PUPR  khususnya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.

"Kita (Kementerian PUPR) ditugasi  oleh negara dan diamanahkan oleh rakyat untuk membelanjakan uang negara dengan sebaik-baiknya yang tepat waktu dan tepat sasaran" ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga mengingatkan kepada  para ULP dan Pokja serta seluruh jajaran Kementerian PUPR, agar jangan coba-coba bermain dengan dua hal yaitu uang dan narkoba.

Sementara dalam laporannya Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjoyono mengatakan bahwa acara ini juga dimaksudkan untuk persiapan pelaksanaan lelang dini paket-paket kegiatan 2017. "Kalau pada tahun 2016 yg lalu telah berhasil dilakukan pelelangan dini untuk paket senilai Rp6 triliun, maka untuk tahun 2017 diharapkan sudah dapat ditandatangani kontrak kegiatan senilai Rp 40 triliun" katanya.

Diakui Menteri Basuki bahwa pelelangan dini terbukti mampu mempercepat progres fisik dan keuangan. Pada awal September Tahun 2015 lalu, progres fisik hanya 37,8% dengan progres keuangan 31,88%; sedangkan sekarang ini progres fisik meningkat menjadi 51,68% dengan progres keuangan 45,02%. "Diharapkan tahun depan angka-angka menjadi lebih baik lagi" kata Basuki.

Acara diisi dengan diskusi dan tanya jawab dengan narasumber Dirjen Bina Kontruksi Kementerian PUPR Yusid Toyib dengan materinya tentang Pengadaan Barang/Jasa, Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) dan Layanan Pengadaan Kementerian PUPR Sumito dengan materinya Kebijakan Terkait Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Pelelangan Dini TA. 2017 di Lingkungan Kementerian PUPR, serta Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian PUPR Netty Malemna S dengan Materi tentang Evaluasi Pengadaan Terkait Pengadaan Barang/Jasa, serta Direktur Bina Penyelenggaraan Jasa Kontruksi Kementerian PUPR Darda Daraba dengan materi Pemetaan Kompetensi Pokja di Lingkungan Kementerian PUPR.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pasokan Baja Nasional Belum Mampu Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Pasokan Baja Nasional Belum Mampu Memenuhi Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 11:31 WIB

Kemenhub Pacu Pembangunan Infrastruktur di Tahun 2017

Kemenhub Pacu Pembangunan Infrastruktur di Tahun 2017

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 11:15 WIB

Indonesia Perlu Mekanisme Pembiayaan Infrastruktur yang Kreatif

Indonesia Perlu Mekanisme Pembiayaan Infrastruktur yang Kreatif

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 14:44 WIB

Arsitek Asing yang Bekerja di Indonesia akan Diatur Dalam UU

Arsitek Asing yang Bekerja di Indonesia akan Diatur Dalam UU

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 13:48 WIB

Inilah Proyek Prioritas Infrastruktur Pemerintah di 2017

Inilah Proyek Prioritas Infrastruktur Pemerintah di 2017

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 13:38 WIB

Rumah-rumah Bersubsidi Tidak Boleh untuk Kegiatan Investasi

Rumah-rumah Bersubsidi Tidak Boleh untuk Kegiatan Investasi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 15:11 WIB

PUPR Siagakan Alat Berat & Pompa di Seluruh Wilayah Sungai

PUPR Siagakan Alat Berat & Pompa di Seluruh Wilayah Sungai

News | Selasa, 06 September 2016 | 14:25 WIB

Progres Pembangunan Jembatan Holtekamp Capai 39,34 Persen

Progres Pembangunan Jembatan Holtekamp Capai 39,34 Persen

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:36 WIB

Balai Wilayah Sungai Diminta Punya Program Susur Sungai

Balai Wilayah Sungai Diminta Punya Program Susur Sungai

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:29 WIB

Kementerian PUPR Siap Lanjutkan Proyek Hambalang

Kementerian PUPR Siap Lanjutkan Proyek Hambalang

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

Heboh 7 Polisi Dimutasi Usai Ciduk Anggota DPRD Nyabu, Gerindra: Kami Dengar Mereka Minta Uang

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:25 WIB

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Pajak Pembayaran Digital: Negara Jangan Bikin Rakyat Makin Waswas

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 11:20 WIB

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

Stevia Beeru Diduga Mengandung Pemanis Buatan, BPOM Turun Tangan Uji Laboratorium

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:17 WIB

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Siapa Ferry Boboho? Saksi Kunci yang Buka-bukaan di Sidang Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:14 WIB

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

Donald Trump Isyaratkan Kesepakatan Damai dengan Iran Jelang Pemilu Sela AS

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:13 WIB

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Kemenkeu Optimistis Kejar Pertumbuhan 6% Lewat Kebijakan Fiskal Terukur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 11:11 WIB

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Pendaftaran MagangHub Batch 3 Ditutup 4 November 2026, Ini Jadwal Seleksinya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:09 WIB

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Minyak Zaitun Mustika Ratu Bisa untuk Bersihkan Makeup? Kenali Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 11:07 WIB

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

PPP Memanas! Taj Yasin Dicopot dari Sekjen dan Agus dari Waketum, Mardiono Beberkan Pemicunya

News | Selasa, 03 November 2026 | 11:06 WIB

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Kisah Rahman Sopir Bengkel Asal Kalimantan Ketiban Rezeki Miliarder Yamaha 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 11:05 WIB

×