BKPM Siapkan Fasilitas Instrumen Repatriasi Modal

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 14 September 2016 | 14:27 WIB
BKPM Siapkan Fasilitas Instrumen Repatriasi Modal
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mematangkan alternatif fasilitas instrumen repatriasi modal bagi peserta Tax Amnesty. Hal ini disampaikan oleh Kepala BKPM Thomas Lembong dalam kegiatan “Reform and Investment in Indonesia: From Amnesty to Opportunity” di Singapura, Selasa (13/9/2016). Tax amnesty merupakan program Presiden Joko Widodo yang bertujuan untuk membiayai proyek-proyek berskala besar seperti proyek-proyek infrastruktur.

Kepala BKPM Thomas Lembong menyampaikan bahwa saat ini terdapat isu-isu yang berkembang terhadap skema repatriasi yang ditawarkan pemerintah. “Pergerakan dana dari bentuk investasi satu ke yang lainnya masih diperbolehkan asal masih melalui payment gateway atau tempat penempatan dana yang telah diatur oleh pemerintah,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (14/9/2016).

Menurut Tom, BKPM sendiri sedang menyiapkan fasilitasi kepada investor yang telah memiliki pabrik atau usaha di sektor lainnya dapat merepatriasi dananya untuk memperluas bisnis mereka di Indonesia. “Dengan kata lain perluasan usaha boleh dijadikan salah satu instrumen repatriasi modal,” jelas pria yang sebelumnya berkarir sebagai investment manager ini. 

Tom juga menerangkan bahwa instrumen tersebut diharapkan berdampak positif terhadap mendukung pencapaian target Tax Amnesty sekaligus meningkatkan capaian realisasi investasi nasional. Singapura sebagai negara tetangga terdekat, merupakan salah satu negara tujuan utama program tax amnesty. Dia menilai bahwa dengan rate yang sangat kecil, kisaran 2-10 persen, program tax amnesty bisa dikatakan sangat meringankan. 

“Aturan penerapan tax amnesty lebih jelas dan pemerintah optimis bahwa target repatriasi bisa dicapai. Saat ini capaian targetnya belum terlalu bagus karena para wajib pajak terlihat masih berhati-hati dan teliti melakukan pengecekan kembali atas aset-aset yang perlu dilaporkan sebelum deadline yang pertama,” ungkapnya.

Sementara Deputi Bidang Restrukturasi dan Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Aloysius K. Ro menyampaikan ada beberapa opsi repatriasi yang ditawarkan oleh pemerintah Indonesia. “Prinsipnya, saat ini ada 3 opsi, yaitu investasi keuangan, direct investment dan capital market,” jelasnya.

Lebih lanjut Aloysius menerangkan bahwa direct investment bisa berbentuk kerjasama (joint venture), bahkan akuisisi (buyout 100 persen/joint operation) seperti contoh dalam proyek-proyek brownfield contohnya refinery dan proyek-proyek greenfield seperti trans Java toll road.

“Capital market berbentuk utang dan ekuitas yang diterbitkan di pasar modal beserta produk- produk berstruktur. Adapun skema yang ditawarkan harus melalui appointed gateway seperti lembaga-lembaga yang telah ditunjuk OJK dan bank-bank nasional,” pungkasnya.

Realisasi investasi dari Singapura di triwulan 2 tahun 2016 mencapai 2 miliar Dolar AS dengan total 1.927 proyek. Dengan nilai tersebut, Singapura menempati posisi pertama sebagai sumber realisasi investasi terbesar pada triwulan II tahun 2016 yang berkontribusi hingga 28 persen dari total realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang mencapai 7 miliar Dolar AS dengan proyek sebanyak 8.820. 

Sedangkan realisasi investasi Singapura pada Januari-Juni 2016 naik 34 persen mencapai 4,9 miliar Dolar AS terdiri dari 2.675 proyek ini menyumbang 29 persen dari total realisasi investasi PMA selama Januari-Juni 2016 sebesar 14 miliar Dolar AS terdiri dari 12.293 proyek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Harta yang Dilaporkan Tohir Bersaudara ke Ditjen Pajak

Ini Harta yang Dilaporkan Tohir Bersaudara ke Ditjen Pajak

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:35 WIB

Susul James Riady, Tohir Bersaudara Daftar Tax Amnesty

Susul James Riady, Tohir Bersaudara Daftar Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 12:43 WIB

Inpres Penghematan Tidak Kredibel

Inpres Penghematan Tidak Kredibel

DPR | Jum'at, 09 September 2016 | 00:21 WIB

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bank Indonesia Prediksi Uang Tebusan Tax Amnesty Rp21 Triliun

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:09 WIB

OJK: 60 Persen Saham Indonesia Dikuasai Investor Asing

OJK: 60 Persen Saham Indonesia Dikuasai Investor Asing

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 03:04 WIB

BKPM: Investasi Asing akan Tumbuhkan Kompetisi

BKPM: Investasi Asing akan Tumbuhkan Kompetisi

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 12:52 WIB

BKPM Tawarkan Investasi Sektor Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel

BKPM Tawarkan Investasi Sektor Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 13:39 WIB

Kepala BKPM: Pemerintah akan All Out Kawal Investasi Sektor Baja

Kepala BKPM: Pemerintah akan All Out Kawal Investasi Sektor Baja

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 07:02 WIB

Cegah Defisit Baja Nasional, BKPM Dukung Ekspansi Krakatau Steel

Cegah Defisit Baja Nasional, BKPM Dukung Ekspansi Krakatau Steel

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 07:26 WIB

BKPM Jamin Pencopotan Arcandra Tahar Tak Ganggu Iklim Investasi

BKPM Jamin Pencopotan Arcandra Tahar Tak Ganggu Iklim Investasi

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 14:03 WIB

Terkini

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:51 WIB

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:37 WIB

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:36 WIB

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Tol Cipali Mulai Sterilisasi One Way Arus Balik Lebaran, Cek Jadwal dan Rutenya

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 15:19 WIB

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB