Kerugian RI Akibat Pencurian Ikan 20 Miliar Dolar AS per Tahun

Adhitya Himawan

Sabtu, 17 September 2016 | 13:23 WIB
Kerugian RI Akibat Pencurian Ikan 20 Miliar Dolar AS per Tahun
Dit Polair Polda Sumut berjaga di dekat nelayan asing pelaku pencurian ikan (illegal fishing) di Belawan, Sumatera Utara, Kamis (21/5). [Antara]

WWF menganugerahkan penghargaan “Leaders for a Living Planet Award“ kepada Susi Pudjiastuti, Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Leaders for a Living Planet Award diberikan kepada individu-individu di dunia yang berkontribusi signifikan terhadap pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan.

Penghargaan tersebut diserahkan Jumat, (16/9/2016) di Washington DC, Amerika Serikat (AS) oleh Presiden WWF Internasional, Yolanda Kakabadse, bersamaan dengan berlangsungnya “Our Ocean Conference” yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS).

 “Ibu Susi Pudjiastuti telah mendedikasikan waktunya selama ini  untuk memberantas praktek perikanan yang tidak sah, mendorong pengelolaan perikanan berkelanjutan berbasis ilmiah, dan memperkuat kesehatan laut dengan memperluas jejaring kawasan konservasi perairan. Beliau adalah tokoh yang berjuang untuk melindungi kesehatan laut Indonesia,” kata Yolanda dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/9/2016).

Selama karirnya, Ibu Susi telah menerbitkan kebijakan-kebijakan untuk melindungi kesehatan laut, termasuk meratifikasi Port State Measures Agreement, memperkenalkan ukuran tangkap minimum untuk beberapa biota, melarang penggunaan alat tangkap perikanan yang merusak lingkungan, menetapkan kawasan konservasi perairan, dan mendorong perlindungan spesies laut.

Indonesia, dengan potensi sektor perikanan yang berlimpah, saat ini menjadi negara penghasil penghasil perikanan tangkap dan budi daya terbesar kedua di dunia (FAO, 2016). Namun, kerugian negara akibat praktik pencurian ikan ilegal mencapai 20 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) per tahun.

“Ibu Susi Pudjiastuti telah menunjukkan ketegasan dan konsistensi dalam memberantas praktek perikanan yang tidak sah, tidak dilaporkan dan tidak diatur (Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing) untuk menjaga sumber daya laut di Indonesia. Sebagai negara maritim, aset sektor kelautan Indonesia harus dilindungi dan dikelola secara efektif demi kesejahteraan masyarakat dan kelestarian planet bumi. WWF berharap Ibu Susi melanjutkan terobosan untuk memperbaiki pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dengan memperluas kawasan konservasi perairan yang berkontribusi pada pemenuhan komitmen Indonesia terhadap Target Aichi,” ujar Direktur Program Coral Triangle dari WWF-Indonesia Wawan Ridwan dalam kesempatan yang sama.

Sejak tahun 2000, sudah lebih dari 100 individu telah menerima WWF Leaders for a Living Planet Awardatas  beragam inisiatif yang mereka lakukan, termasuk di dalamnya gerakan lokal untuk melindungi satwa, hingga memimpin berbagai upaya pemerintah untuk mencapai tujuan-tujuan konservasi. Dalam daftar penerima penghargaan tersebut dalam beberapa tahun terakhir di antaranya mantan Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, Menteri Perikanan Norwegia, Perdana Menteri China dan Menteri Bidang Pengairan Perancis, Togo dan Benin.

Penerima penghargaan “Leaders for a Living Planet Award“ merupakan sosok yang menginspirasi kepemimpinan dan tanggung jawab pribadi bagi konservasi alam. Aksi mereka memberikan kontribusi penting pada capaian terhadap prioritas tujuan konservasi global WWF. Bila digabungkan, dilipatgandakan dan diperbesar, upaya-upaya mereka mampu memberikan kontribusi yaang besar bagi penyelamatan kondisi bumi tempat kita hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Makin Gencar Perangi Illegal Fishing

Menteri Susi Makin Gencar Perangi Illegal Fishing

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 13:00 WIB

Global Fishing Watch Akhirnya Telah Diluncurkan

Global Fishing Watch Akhirnya Telah Diluncurkan

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 15:06 WIB

KKP Pulangkan 228 ABK Ilegal Asal Vietnam

KKP Pulangkan 228 ABK Ilegal Asal Vietnam

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 09:57 WIB

Gagalkan Penyelundupan Produk Perikanan

Gagalkan Penyelundupan Produk Perikanan

Foto | Selasa, 13 September 2016 | 15:57 WIB

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Susi Ajak Nelayan Ganti Alat Tangkap Ikan yang Ramah Lingkungan

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 17:45 WIB

KKP Antisipasi Modus Baru Kejahatan Perikanan

KKP Antisipasi Modus Baru Kejahatan Perikanan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 16:57 WIB

BPK Prediksi Kerugian Negara di Semester II 2015 Rp9,87 Triliun

BPK Prediksi Kerugian Negara di Semester II 2015 Rp9,87 Triliun

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 15:05 WIB

BAP DPD RI Beri Rekomendasi BPK untuk Tuntaskan Kerugian Negara

BAP DPD RI Beri Rekomendasi BPK untuk Tuntaskan Kerugian Negara

News | Jum'at, 18 Maret 2016 | 02:00 WIB

KPK, Kejagung, & Polri Selamatkan Uang Negara Rp3 Triliun di 2015

KPK, Kejagung, & Polri Selamatkan Uang Negara Rp3 Triliun di 2015

News | Rabu, 24 Februari 2016 | 19:23 WIB

Audit BPK: Kerugian Negara Era Jokowi Rp2,2 Triliun

Audit BPK: Kerugian Negara Era Jokowi Rp2,2 Triliun

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 06:01 WIB

Terkini

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Menkes Sentil Penikmat Dubai Chewy Cookie, Makan 1 Biji Perlu Lari 10.000 Kilometer

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:25 WIB

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:20 WIB

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Manfaat Ekosistem Gambut dan Peran Karbon untuk Satwa dan Manusia

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:19 WIB

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

Selain Ucap Goblok pada HUT PAN, Prabowo Juga Sebut Surah Al-Baqarah Ayat 191, Apa Maknanya?

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:17 WIB

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Pemula Wajib Tahu! 4 Cara Pilih Raket Badminton Biar Gak Salah Beli

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:15 WIB

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

5 Perbedaan Garment Steamer Gantung vs Setrika Uap Biasa, Ini Kelebihan Keduanya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 12:05 WIB

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

Sentil Sindiran Prabowo ke Pakar, Pengamat: Kebijakan Harus Berbasis Data, Bukan Saling Merendahkan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 12:03 WIB

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Manga Geopolitik Funso Deshitara Hatta Made Resmi Dapat Adaptasi Anime TV

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 12:00 WIB

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

Pelaku Penendang Perempuan di Senayan City Ditangkap, DPR: Jangan Ada Keistimewaan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:55 WIB

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Gubernur Sulsel Bawa Pulang Insentif Miliaran Rupiah

Sulsel | Sabtu, 19 September 2026 | 11:54 WIB

×